Monday, July 13, 2026
27.5 C
Indonesia

Warga Mengungsi ke Gunung saat Gempa Guncang Buol Sulteng

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Mengungsi ke Gunung saat Gempa Guncang Buol Sulteng yang sedang hangat diperbincangkan.


Makassar,

Wilayah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, diguncang keras oleh gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,4 yang mengakibatkan sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, Minggu (12/7) malam sekitar pukul 20.46 Wita.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol juga melaporkan sebagian warga juga telah memilih untuk mengungsi ke wilayah Gunung Kali dan beberapa kecamatan di wilayah itu yang dianggap lebih aman. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah menyatakan atas gempa yang terjadi tak ada potensi tsunami.

Menyikapi perkembangan tersebut Wakil Bupati Buol, Moh Nasir Dj Daimaroto meminta masyarakat di wilayah itu untuk tetap tenang dan tidak panik.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tetap tenang dan tidak panik. Kepanikan yang berlebihan justru membahayakan diri sendiri dan orang sekitar,” kata Nasir dalam keterangannya, Minggu malam.





Selain itu, Nasir meminta masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi terkait gempa dan diimbau untuk tidak mudah mempercayai kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Pastikan hanya mempercayai informasi resmi dari BMKG dan BPBD Buol. Jangan mudah terprovokasi oleh berita hoaks yang tidak jelas sumbernya,” katanya.

Sementara ini, kata Nasir Pemerintah Kabupaten Buol terus memantau perkembangan situasi pascagempa tersebut.

Sebelumnya, BPBD Buol melaporkan  ada satu korban meninggal dunia, yang merupakan pasien di RSUD Buol, saat terjadi gempa bumi tersebut.

“Iya, data sementara yang kita terima saat ini, terdapat satu korban meninggal dunia yang merupakan pasien di RSUD Buol akibat terdampak gempa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Buol Moh Kachfi Mardjuni dalam keterangannya, Minggu malam tadi.

BMKG sebelumnya merilis gempa berkekuatan magnitudo5,4 itu memiliki pusat (episentrum) sekitar 37 kilometer timur laut Buol.

“Getaran gempa dirasakan cukup kuat di Kabupaten Buol dan di daerah Tolitoli, Parigi Moutong hingga wilayah Marisa dan Tilamuta, Provinsi Gorontalo,” ujar Kachfi.

Akibat gempa tersebut, Kachfi mengatakan BPBD mencatat sejumlah bangunan mengalami kerusakan seperti kantor mal pelayanan publik, sebagian ruang perawatan RSUD Buol, kantor inspektorat, rumah makan, rumah warga yang berada di Kelurahan Kali dan satu rumah di Leok II.

Kemudian sebagian warga juga telah memilih untuk mengungsi ke wilayah Gunung Kali dan beberapa kecamatan di Buol yang dianggap lebih aman.

“Warga sempat berhamburan keluar rumah dan ada yang sebagian mengungsi ke daerah yang dianggap lebih aman, karena khawatir akan terjadinya gempa susulan,” ujar Kachfi.

Kachfi menerangkan pihaknya bersama pemerintah setempat dan BPBD Sulteng lalu melakukan asesmen untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dan kerusakan yang dialami akibat gempa tersebut.

“Untuk malam ini situasi dilaporkan sudah kondusif dan sebagian besar warga telah kembali ke rumahnya masing-masing, namun kita tetap imbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan,” kata dia.

Sementara itu, dalam keterangan pers pada Minggu malam, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan atas peristiwa gempa tersebut tak ada potensi tsunami. Dia pun memutakhirkan laporan pemantauan gempa berdasarkan hasil analisis terbaru.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.1 pada kedalaman 21 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.31° LU ; 121,36° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 37 km Timurlaut Buol, Sulawesi Tengah. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Untuk kekuatan guncangan dirasa, dia bilang skala IV MMI dilaporkan dirasakan di Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli dan Kota Buol. Skala IV MMI berarti pada siang hari dirasakan orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.

Kemudian Skala III MMI dirasakan di Kota Parigi, Kota Marisa dan Kota Tilamuta. Skala III MMI berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik geser (Oblique-thrust),” kata Wijayanto.

(mir/kid/gil)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Polda NTT Tunda Pemeriksaan Anggota DPRD Kasus Intimidasi Dokter Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda NTT...

Koperasi Naik Kelas! Kini Bisa Kelola Tambang, Minyak & Pabrik CPO – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Koperasi Naik...

Jangan Sampai Kasus Febrie Rusak Keharmonisan Polri-Kejagung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jangan Sampai...

Harga Emas Antam Turun Rp20 Ribu Jadi Rp2,635 Juta per Gram

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Emas...

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalur Pantura Indramayu, 13 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kecelakaan Beruntun...

Topik Terbaru

Polda NTT Tunda Pemeriksaan Anggota DPRD Kasus Intimidasi Dokter Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda NTT...

Koperasi Naik Kelas! Kini Bisa Kelola Tambang, Minyak & Pabrik CPO – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Koperasi Naik...

Jangan Sampai Kasus Febrie Rusak Keharmonisan Polri-Kejagung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jangan Sampai...

Harga Emas Antam Turun Rp20 Ribu Jadi Rp2,635 Juta per Gram

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Emas...

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalur Pantura Indramayu, 13 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kecelakaan Beruntun...

279 Orang Kaya Ketahuan Akali Pajak, Begini Modusnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 279 Orang...

Asa Koperasi Kembali Jadi Soko Guru Ekonomi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Asa Koperasi...

Energi hingga Perbankan Bisa Dilirik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Energi hingga...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories