Friday, July 10, 2026
17.7 C
Indonesia

Polisi Pajang Tumpukan Emas dan Uang Dolar Hasil Geledah 3 Kasus Korupsi

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Pajang Tumpukan Emas dan Uang Dolar Hasil Geledah 3 Kasus Korupsi yang sedang hangat diperbincangkan.

Jakarta

Polri telah melakukan penggeledahan di sejumlah wilayah di Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel) hingga Sentul, Bogor, Jawa Barat (Jabar), terkait dugaan kasus korupsi batu bara di PLN, ASABRI, dan utang Krakatau Steel. Polisi menyita berbagai barang bukti mulai dari emas batangan hingga uang.

Barang bukti itu ditampilkan dalam konferensi pers di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). Tampak emas batangan hingga gepokan duit mulai dari rupiah, dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura dipamerkan di ruang konferensi pers.

Ada juga beberapa kontainer plastik hingga komputer. Ada juga barang bukti yang ditutup dengan selimut salah satu klub bola.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



“Saat ini, Kortas Polri sedang melaksanakan dengan skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian ASABRI tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025,” kata Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, Rabu (8/7).

Barang bukti hasil penggeledahan polisi terkait 3 kasus korupsi (Wildan/detikcom)

Berikut hasil penggeledahan di berbagai lokasi berdasarkan keterangan dari Kortas Tipikor Polri.

Hasil Penggeledahan di de’Clan Cipete
1. Dokumen
2. Handphone
3. SGD 3.130.000 dalam bentuk 100 SGD
4. USD 889.965
5. Rp 259.159.000

Polisi kemudian mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total Rp 60 miliar.

Hasil Penggeledahan di Money Changer Cipete
1. 71 item barang bukti
2. 16 uang asing, dikonversi ke rupiah total sekitar Rp 7,2 miliar

Hasil Penggeledahan di Rumah Mewah Sentul
1. 74 kg emas batangan
2. USD 4.767.300
3. SGD 14.083.800
4. Rp 100.000.000
5. Dokumen
6. Handphone
7. Sejumlah foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan brankas

Polisi kemudian mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total senilai Rp 476 miliar.

Barang bukti hasil penggeledahan polisi terkait 3 kasus korupsi (Wildan/detikcom)Barang bukti hasil penggeledahan polisi terkait 3 kasus korupsi (Wildan/detikcom)

Atensi Presiden

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pengusutan kasus dugaan korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto.

“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan,” kata Budi Hermanto seusai penggeledahan di Cafe de’Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).

Budi mengatakan penggeledahan bagian dari pengungkapan dugaan korupsi batu bara di PLN yang memicu blackout di Sumatera beberapa waktu lalu, ASABRI, dan Krakatau Steel. Kasus korupsi yang diusut meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang.

“Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de’Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel,” ujarnya.

Halaman 2 dari 3

(wnv/haf)





Sumber

Sedang Hangat

Percepat Pemulihan Sumatera, Anggaran Belanja Tambahan K/L 2026 Cair

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Percepat Pemulihan...

Polisi Pamerkan Barang Bukti Dolar-Emas Jelang Konpers Kasus Korupsi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Pamerkan...

Purbaya Beri Pesan ke Mahasiswa STAN: APBN Bukan Sekedar Tabel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Beri...

Sosok Pengusaha Ramah dan Banyak Sahabat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sosok Pengusaha...

Walkot Bandung Farhan Dilarikan ke RS, Kondisi Lemas Terbaring Diinfus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Walkot Bandung...

Topik Terbaru

Percepat Pemulihan Sumatera, Anggaran Belanja Tambahan K/L 2026 Cair

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Percepat Pemulihan...

Polisi Pamerkan Barang Bukti Dolar-Emas Jelang Konpers Kasus Korupsi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Pamerkan...

Purbaya Beri Pesan ke Mahasiswa STAN: APBN Bukan Sekedar Tabel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Beri...

Sosok Pengusaha Ramah dan Banyak Sahabat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sosok Pengusaha...

Walkot Bandung Farhan Dilarikan ke RS, Kondisi Lemas Terbaring Diinfus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Walkot Bandung...

Pertamina Salurkan Ribuan Seragam Sekolah Jelang Ajaran Baru

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Salurkan...

Prabowo Buka-bukaan Dapat Banyak Perlawanan dari Kelompok Koruptor – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Buka-bukaan...

Teka-teki Amplop Isi Dolar Singapura dari Bupati Kuansing ke Menhut Raja Juli

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Teka-teki Amplop...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories