Saturday, November 7, 2026
20.5 C
Indonesia

Bupati Langkat Tahu Hendak di-OTT, Ungkap Kode ‘Situasi Memanas’

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bupati Langkat Tahu Hendak di-OTT, Ungkap Kode ‘Situasi Memanas’ yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Bupati Langkat, Syah Afandin alias Ondim mengetahui bakal ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein menyebut kasus ini bermula ketika Syah meminta sisa fee proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Permukiman Langkat yang sedang dikerjakan oleh Yaqub Abdhal Al Mu’arif.

Ia menjelaskan Yaqub merupakan pihak swasta sekaligus Tim Sukses Syah pada saat Pilkada 2024. Ia mengatakan keduanya juga telah menyepakati fee yang akan diberikan sebesar Rp1,2 miliar.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, Taufik mengayakan total uang yang baru diterima Syah hanya Rp800 juta. Karenanya, Syah meminta sisanya kepada Yaqub namun hanya disanggupi Rp100 juta.





Ia menuturkan rencananya uang itu akan diserahkan pada Rabu (1/7). Syah kemudian menghubungi Yaqub untuk bertemu usai menghadiri acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

Kendati demikian, rencana pertemuan itu batal karena Syah mengetahui dirinya sedang dipantau oleh KPK. Sekitar pukul 23.00 WIB, sopir Syah yang bernama Zulkifli lantas menghubungi Yaqub untuk meminta kembali pulang.

“Hal ini dikarenakan SAF mengetahui ada tim KPK sedang berada di Kabupaten Langkat. Jadi rupanya kedatangan tim juga sudah dimonitor oleh SAF,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (3/7).

Selanjutnya pada Kamis (2/7), rencana penyerahan uang kembali dibahas. Syah menugaskan orang dekatnya yang juga mantan anggota DPRD Sumatera Utara, Syahrial untuk menghubungi Yaqub.

“Disampaikan oleh SYH bahwa situasi sedang memanas sehingga kesepakatan pemberian uang Rp100 juta yang diminta oleh SAF untuk diserahkan melalui SYH,” tuturnya.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Yaqub dan Syahrial kemudian bertemu di sebuah kafe di Kota Medan untuk melakukan serah terima uang sebesar Rp100 juta. Setelah uang berpindah tangan, Syahrial lalu berangkat menuju Kota Binjai.

Dalam perjalanan Syahrial menuju Binjai itulah tim penyidik KPK menghentikan kendaraan yang ditumpanginya dan mengamankan uang tersebut.

“Penyerahan serah terima uang yang 100 juta sudah dilakukan, tim KPK di lapangan kemudian berhasil mengamankan uang 100 juta yang ditemukan di bawah jok kursi di mobil yang ditumpangi oleh saudara SYH,” jelasnya.

Atas perbuatannya, KPK resmi menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) sebagai tersangka setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap proyek.

Selain Afandin, KPK juga menetapkan Yaqub Abdhal Al Mu’arif, selaku pihak swasta sekaligus tim sukses Afandin pada PIlkada 2024 sebagai tersangka dalam kasus ini.

(ryn/fra)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Kasus Penembakan di Aceh Diserahkan ke Komnas HAM, TGPF Tak Dibentuk

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus Penembakan...

Dorong Transformasi Kementan, Amran Sabet Penghargaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dorong Transformasi...

Daftar 10 Daerah dengan Pengeluaran per Orang Terbesar di RI 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar 10...

Detik-detik Evakuasi Jasad Prajurit TNI yang Sempat Terjebak di Heli Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Detik-detik Evakuasi...

Harapan Hidup di RI Naik, Tapi di Papua Pegunungan Tak Sampai 70 Tahun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harapan Hidup...

Topik Terbaru

Kasus Penembakan di Aceh Diserahkan ke Komnas HAM, TGPF Tak Dibentuk

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus Penembakan...

Dorong Transformasi Kementan, Amran Sabet Penghargaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dorong Transformasi...

Daftar 10 Daerah dengan Pengeluaran per Orang Terbesar di RI 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar 10...

Detik-detik Evakuasi Jasad Prajurit TNI yang Sempat Terjebak di Heli Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Detik-detik Evakuasi...

Harapan Hidup di RI Naik, Tapi di Papua Pegunungan Tak Sampai 70 Tahun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harapan Hidup...

Kapolri Suyudi Dianugerahi Leadership in Community Policing Reform

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolri Suyudi...

Dupoin Futures Raih Outstanding Futures Broker di Awards

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dupoin Futures...

Jumlah Penduduk Miskin di Jakarta Turun 6.500 Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jumlah Penduduk...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories