Sunday, September 6, 2026
29.1 C
Indonesia

Mana yang Lebih Cocok Saat Ini?

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mana yang Lebih Cocok Saat Ini? yang sedang hangat diperbincangkan.

Daftar Isi



Jakarta,

Menabung masih menjadi salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan keuangan. Namun, banyak orang masih bingung memilih antara tabungan biasa atau tabungan berjangka, terutama di tengah kondisi ekonomi yang membuat masyarakat semakin berhati-hati mengelola uang.

Meski sama-sama berfungsi menyimpan dana, kedua produk tersebut memiliki tujuan, karakteristik, hingga keunggulan yang berbeda.

Perencana keuangan menyarankan masyarakat memilih produk sesuai kondisi finansial dan tujuan keuangannya, bukan semata-mata karena iming-iming bunga yang lebih tinggi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pilih tabungan biasa jika dana darurat belum terkumpul

Perencana Keuangan Advisors Alliance Group Indonesia Dandy menyarankan masyarakat memprioritaskan tabungan biasa apabila belum memiliki dana darurat.



Menurutnya, dana darurat idealnya mencapai minimal tiga kali pengeluaran bulanan sebelum mulai mengunci dana dalam tabungan berjangka.

“Bisa ambil tabungan berjangka kalau dana darurat sudah terkumpul tiga bulan pengeluaran bulanan. Kalau belum, saran saya tabungan biasa dulu sampai dana darurat terkumpul,” ujar Dandy.

2. Tabungan berjangka cocok untuk yang sulit disiplin menabung

Tabungan berjangka umumnya memiliki fitur autodebet setiap bulan sehingga membantu nasabah menyisihkan uang secara otomatis. Karena itu, produk ini dinilai cocok bagi orang yang kesulitan menjaga konsistensi menabung.

“Ambil tabungan berjangka kalau memang sulit sekali untuk nabung dan mau konsisten belajar nabung. Sebaiknya tidak lebih dari tiga tahun karena saya yakin kebiasaan menabung sudah mulai terbentuk,” ujar Dandy.

3. Pertimbangkan biaya peluang sebelum memilih

Dandy mengingatkan masyarakat juga perlu memperhitungkan potensi keuntungan (opportunity cost)  yang hilang ketika dana hanya ditempatkan di tabungan berjangka.

Pasalnya, bunga tabungan berjangka dinilai masih relatif rendah, kecuali pada beberapa bank digital yang menawarkan imbal hasil lebih menarik.

“Menurut saya sayang saja ada opportunity cost yang terlewat kalau di tabungan berjangka. Opsi lain bisa ke reksa dana pasar uang yang juga bisa autodebet setiap bulan,” terangnya.

4. Bunga tabungan berjangka memang lebih tinggi, tetapi tetap terbatas

Perencana Keuangan OneShildt Consulting Budi Rahardjo mengatakan tabungan berjangka biasanya menawarkan bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa.

Namun, selisih bunga tersebut muncul karena dana tidak bisa diambil sewaktu-waktu seperti rekening tabungan harian.

“Biasanya tabungan berjangka memberikan tingkat bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa karena fungsinya memang berbeda,” kata Budi.

5. Tabungan biasa lebih cocok untuk transaksi harian

Menurut Budi, fungsi utama tabungan biasa bukan mengejar keuntungan bunga, melainkan memberikan kemudahan dalam aktivitas keuangan sehari-hari. Fitur seperti transfer, pembayaran, autodebet, hingga transaksi digital menjadi nilai utama rekening tabungan biasa.

“Rekening tabungan biasanya digunakan sebagai rekening penampung dan rekening transaksi sehari-hari. Tingkat bunganya memang sangat kecil,” jelasnya.

6. Tabungan berjangka pas untuk target keuangan 1-5 tahun

Tabungan berjangka dinilai lebih sesuai bagi masyarakat yang sedang menyiapkan tujuan keuangan tertentu dalam jangka menengah.

Misalnya untuk biaya pendidikan, uang muka rumah, hingga dana darurat yang tidak ingin mudah digunakan.

“Tabungan berjangka biasanya lebih untuk tujuan di atas satu tahun tetapi tidak lebih dari lima tahun ke depan,” pungkas Budi.

(sfr)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Kasus Ibu Bunuh 3 Anak Bikin Geger, Satu Negara Terpecah Belah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus Ibu...

Bandara Soetta Tutup, Ini Daftar Penerbangan Lion Group yang Batal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bandara Soetta...

Erupsi Anak Krakatau, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Tenang & Waspada

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Erupsi Anak...

TransJ Setop Sementara Lift dan Eskalator Halte Dampak Abu Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TransJ Setop...

42 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan Imbas Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 42 Penerbangan...

Topik Terbaru

Kasus Ibu Bunuh 3 Anak Bikin Geger, Satu Negara Terpecah Belah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus Ibu...

Bandara Soetta Tutup, Ini Daftar Penerbangan Lion Group yang Batal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bandara Soetta...

Erupsi Anak Krakatau, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Tenang & Waspada

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Erupsi Anak...

TransJ Setop Sementara Lift dan Eskalator Halte Dampak Abu Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TransJ Setop...

42 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan Imbas Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 42 Penerbangan...

Jaga Kondisi Perbankan, Begini Strategi LPS Selamatkan Bank Gagal – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jaga Kondisi...

Gunung Sinabung Sudah Siaga III, Warga Diminta Waspada

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gunung Sinabung...

Buka PSMTI Charity Walk & Health Day 2026, Pramono Serukan Hidup Sehat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Buka PSMTI...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories