Monday, August 31, 2026
18 C
Indonesia

Menteri P2MI Percepat Pemulangan Pekerja Migran Asal Jabar dari Libya – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menteri P2MI Percepat Pemulangan Pekerja Migran Asal Jabar dari Libya yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Tripoli, serta kementerian/lembaga terkait dalam menangani Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial AJ yang berada di Libya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban, memberikan pelindungan, memfasilitasi proses pemulangan ke Indonesia, serta menindaklanjuti dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menjelaskan kasus ini mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan AJ, seorang PMI asal Jawa Barat, memohon bantuan untuk dipulangkan ke Indonesia.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI Tripoli, AJ diketahui berada di Benghazi, Libya Timur. KBRI Tripoli telah berhasil melakukan penelusuran awal terhadap keberadaan korban, berkomunikasi dengan pihak terkait di lokasi, serta memperoleh dokumen identitas yang bersangkutan. Saat ini pekerja migran tersebut berada dalam perlindungan intensif KBRI Tripoli,” ungkap Mukhtarudin, Selasa (30/6/2026).

Saat ini, Kementerian P2MI bersama Kementerian Luar Negeri terus mengupayakan proses pemulangan AJ ke Indonesia. Mengingat terdapat sejumlah konsekuensi hukum, administratif, dan finansial yang harus diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku di Libya sebelum pemulangan dapat dilakukan.

“Pemerintah saat ini terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat penyelesaian proses tersebut, sekaligus memastikan hak-hak pelindungan AJ tetap terpenuhi,” imbuhnya.

Kementerian P2MI menyampaikan apresiasi kepada KBRI Tripoli dan Kementerian Luar Negeri atas respons cepat dan langkah-langkah pelindungan yang telah dilakukan dalam memastikan keberadaan, kondisi, serta penanganan terhadap WNI yang bersangkutan di tengah situasi keamanan dan tantangan operasional di Libya.

Di sisi lain, Kementerian P2MI menemukan indikasi awal bahwa keberangkatan AJ diduga dilakukan secara nonprosedural. Berdasarkan informasi yang diterima, korban telah berada di Libya selama lebih dari satu tahun dan diduga diberangkatkan oleh pihak sponsor yang saat ini sedang dalam penelusuran.

“Menindaklanjuti hal tersebut, kami telah mengoordinasikan penanganan melalui Desk Koordinasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersama kementerian/lembaga terkait serta berkoordinasi dengan Satgas TPPO untuk mendalami dugaan jaringan perekrutan ilegal guna mengungkap sindikat jaringan TPPO yang diduga terlibat dalam pemberangkatan korban ke Libya secara nonprosedural,” tegas Mukhtarudin.

Kementerian P2MI juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Tripoli, aparat penegak hukum, serta pemerintah daerah untuk memastikan kondisi dan keselamatan korban, memfasilitasi proses pemulangan ke Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku, menelusuri pihak sponsor maupun jaringan perekrutan yang diduga memberangkatkan korban secara nonprosedural, serta memberikan pendampingan dan pelindungan kepada korban beserta keluarganya.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh tawaran bekerja ke luar negeri melalui jalur yang tidak resmi. Penempatan pekerja migran Indonesia harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku agar hak, keselamatan, dan pelindungan pekerja dapat dijamin sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air,” pungkasnya.

Kementerian P2MI akan terus menyampaikan perkembangan penanganan kasus ini kepada masyarakat sesuai hasil koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.

(wur/wur)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Mumpung Gratis, Belajar Keuangan Bisa Sambil Nonton Konser di Sini!

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mumpung Gratis,...

Mau Wisata Seks? Negara Ini Geger Kapal Perang AS Mau Mampir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mau Wisata...

Tampil di Lampung Finansial Festival, Marshel Siap Kocok Perut Peserta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tampil di...

Erupsi Gunung Sinabung, Dua Kecamatan Diselimuti Abu Vulkanik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Erupsi Gunung...

MPR Gelar Pameran Arsip Sejarah Konstitusi, Kenang Peran Sumitro Ayah Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MPR Gelar...

Topik Terbaru

Mumpung Gratis, Belajar Keuangan Bisa Sambil Nonton Konser di Sini!

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mumpung Gratis,...

Mau Wisata Seks? Negara Ini Geger Kapal Perang AS Mau Mampir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mau Wisata...

Tampil di Lampung Finansial Festival, Marshel Siap Kocok Perut Peserta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tampil di...

Erupsi Gunung Sinabung, Dua Kecamatan Diselimuti Abu Vulkanik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Erupsi Gunung...

MPR Gelar Pameran Arsip Sejarah Konstitusi, Kenang Peran Sumitro Ayah Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MPR Gelar...

Prabowo Akan Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026, Target Hemat Rp100 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Akan...

GRIB Jaya Buka Suara soal Kebakaran Markas di Kedoya Jakbar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai GRIB Jaya...

IDI Usul Gaji Minimum Dokter Umum Rp 30 Juta, Menkes: Sedang Dibicarakan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai IDI Usul...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories