Thursday, August 27, 2026
17.1 C
Indonesia

Said Iqbal Ungkap Raksasa Otomotif Jepang yang Batal Cabut dari RI

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Said Iqbal Ungkap Raksasa Otomotif Jepang yang Batal Cabut dari RI yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Presiden KSPI sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal menyampaikan dua pabrik komponen otomotif asal Jepang yakni PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto batal memindahkan produksinya secara besar-besaran ke Vietnam.

Kedua perusahaan tersebut merupakan merupakan bagian dari Grup Yazaki, yakni perusahaan multinasional asal Jepang yang memproduksi suku cadang otomotif.

Said mengatakan semula kedua produsen itu berencana memindahkan sekitar 50 persen lini produksi tersebut ke Vietnam, sebagaimana dilansir dari DetikFinance, Minggu (28/6).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana tersebut kemudian batal dilakukan berkat dialog antara manajemen dan serikat pekerja, rencana itu berhasil ditekan sehingga hanya sekitar tiga hingga lima lini produksi yang akhirnya dipindahkan.



“Yang rencananya besar-besaran, hanya 50 persen enggak jadi. Hanya 3 sampai 5 line saja, line produksi yang dipindahkan ke Vietnam,” ujar Said Iqbal dalam konferensi pers yang secara daring, Minggu (28/6).

Adapun jika terjadi pengurangan karyawan, Said Iqbal mengatakan bahwa kondisi tersebut terjadi secara alamiah melalui tidak diperpanjangnya sebagian kontrak kerja yang berakhir, bukan melalui PHK massal. Hal ini diketahui Said berdasarkan business plan perusahaan hingga 2030 yang dijelaskan kepada dirinya.

[Gambas:Youtube]

“Sampai 2030 kalaulah terjadi perampingan jumlah karyawan sampai tahun 2030, itu lebih, apa namanya, secara alamiah. Yaitu karyawan-karyawan kontrak yang habis kontraknya, maka mereka tidak memperpanjang kontraknya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan potensi perpanjang kontrak memungkinkan untuk dilakukan jika terjadi peningkatan permintaan pasar selama periode terkait.

“Tetapi bila ada permintaan pasar yang meningkat, terutama di grup Toyota, yang nomor satu biasanya grup Toyota dan perusahaan-perusahaan mobil lainnya, maka bisa saja perpanjangan karyawan kontrak tetap dilakukan. Tapi sampai 2030, jadi hanya pengurangan secara alamiah, mungkin sekitar 20 persen sampai 30 persen itu akan berkurang sampai 2030,” sambungnya.

(ins)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Gawat! Pesawat Rusia Terobos Zona Korsel, Jet Tempur Dikerahkan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gawat! Pesawat...

Karhutla di Berau Kaltim Diklaim Tak Ancam Habitat Orangutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka Kasus Intimidasi dr Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Anggota...

BNI wondrX 2026 Dikunjungi 100 Ribu Orang, Transaksi Capai Rp2,73 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BNI wondrX...

Ini Video TV Iran yang Ancam Bunuh Putra Trump Baron-Imbalan Rp 177 M – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ini Video...

Topik Terbaru

Gawat! Pesawat Rusia Terobos Zona Korsel, Jet Tempur Dikerahkan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gawat! Pesawat...

Karhutla di Berau Kaltim Diklaim Tak Ancam Habitat Orangutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka Kasus Intimidasi dr Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3 Anggota...

BNI wondrX 2026 Dikunjungi 100 Ribu Orang, Transaksi Capai Rp2,73 T

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BNI wondrX...

Ini Video TV Iran yang Ancam Bunuh Putra Trump Baron-Imbalan Rp 177 M – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ini Video...

Pipa Transmisi Gas dari Aceh Sampai Jatim Bisa Tersambung di 2028

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pipa Transmisi...

Raksasa Eropa Makin Sakit, Angka Kebangkrutan Meledak-Tembus 188 Ribu – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Raksasa Eropa...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories