Wednesday, June 17, 2026
21.1 C
Indonesia

Terus Kejar 200 Penunggak Pajak, DJP Sudah Kumpulkan Rp26 T – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Terus Kejar 200 Penunggak Pajak, DJP Sudah Kumpulkan Rp26 T yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengungkapkan, proses penagihan tunggakan 200 pengemplang pajak kini sudah mampu terkumpul Rp26 triliun.

Ia mengatakan, nilai itu merupakan akumulasi dari nilai yang sudah terkumpul sebesar Rp 8 triliun pada akhir tahun lalu, ditambah dengan setoran dari hasil penindakan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Rp 17,9 triliun.

“Jadi per angka terakhir yang sudah kita sampaikan kan sekitar Rp 8 triliun koma sekian ya, hampir Rp 9 triliun. Lalu, ada tambahan sehingga sampai hampir 26 triliun. Nanti akan diumumkan pada saat penyerahan,” katanya saat ditemui di komplek gedung parlemen, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Bimo mengklaim tambahan penerimaan pajak sekitar Rp17,9 triliun dari Satgas PKH itu termasuk tunggakan 200 pengemplang pajak yang memiliki utang sekitar Rp60 triliun ke negara.

Sebelumnya, keberadaan tunggakan 200 pengemplang pajak itu diungkapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada tahun lalu. Ia mengaku memiliki daftar nama 200 penunggak pajak besar yang kasus sengketa pajaknya sudah inkrah di pengadilan.

“Kita punya list 200 penunggak pajak besar yang sudah inkrah, kita mau kejar nilainya Rp 50 triliun-Rp 60 triliun. Dalam waktu dekat akan kita tagih, mereka tidak akan bisa lari,” ujar Purbaya.

Waktu itu, Purbaya mengatakan bahwa Kemenkeu juga akan bekerja sama dengan penegak hukum seperti Kejaksaan, Kepolisian, PPATK untuk mengejar wajib pajak yang non-compliance.

Selain itu, juga ada kerja sama pertukaran data dengan kementerian/lembaga untuk menarik pajak.

(arj/arj)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Ada Perkara Duit, Jadi Duri Dalam Daging Deal AS-Iran? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Perkara...

Buruh Wanti-wanti Gelombang PHK Baru di Tengah Tekanan Global

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Buruh Wanti-wanti...

Pernyataan Mahasiswa UGM soal Diskusi Budiman Cs: Bukan Forum Genuine

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pernyataan Mahasiswa...

BNN Usul Tambah Anggaran Rp 5,05 T, buat Rapid Test Etomidate hingga Advokasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BNN Usul...

AS-Iran Deal, Kejutan Baru Muncul dari Selat Hormuz – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AS-Iran Deal,...

Topik Terbaru

Ada Perkara Duit, Jadi Duri Dalam Daging Deal AS-Iran? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Perkara...

Buruh Wanti-wanti Gelombang PHK Baru di Tengah Tekanan Global

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Buruh Wanti-wanti...

Pernyataan Mahasiswa UGM soal Diskusi Budiman Cs: Bukan Forum Genuine

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pernyataan Mahasiswa...

BNN Usul Tambah Anggaran Rp 5,05 T, buat Rapid Test Etomidate hingga Advokasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BNN Usul...

AS-Iran Deal, Kejutan Baru Muncul dari Selat Hormuz – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AS-Iran Deal,...

Wamentan Bantah Tudingan Warga Digusur Demi Food Estate Merauke

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wamentan Bantah...

PDIP Bantah Tudingan BEM Bersatu Soal Kendalikan Tiyo Ardianto

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PDIP Bantah...

Apakah Juli 2026 Ada Tanggal Merah? Cek Hari Libur Nasional di Sini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Apakah Juli...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories