Sunday, October 4, 2026
30.5 C
Indonesia

Serangan Drone Hantam TK dan RS Sudan, Puluhan Warga Tewas


Jakarta, —

Serangan drone menghantam sebuah taman kanak-kanak dan rumah sakit di kota Kalogi, Sudan Selatan Kordofan, menewaskan puluhan warga sipil. Insiden ini terjadi pada Kamis lalu dan baru dikonfirmasi pejabat lokal kepada AFP pada Minggu (7/12).

Essam al-Din al-Sayed, kepala unit administratif Kalogi, mengatakan serangan terjadi dalam tiga gelombang.

“Pertama menghantam taman kanak-kanak, lalu rumah sakit, dan ketiga saat warga mencoba menyelamatkan anak-anak,” ujarnya melalui sambungan Starlink.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menuding serangan dilakukan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) dan kelompok sekutunya, Sudan People’s Liberation Movement-North faksi Abdelaziz al-Hilu.

Sejak April 2023, bentrokan antara militer Sudan dan RSF terus berkecamuk, menewaskan puluhan ribu orang dan memaksa hampir 12 juta warga mengungsi. Verifikasi independen atas laporan di wilayah Kordofan sulit dilakukan karena akses terbatas, komunikasi yang tidak stabil, dan situasi keamanan yang memburuk.

UNICEF menyatakan lebih dari 10 anak usia lima hingga tujuh tahun termasuk dalam korban tewas. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri yang berafiliasi dengan militer mencatat total 79 orang meninggal, termasuk 43 anak.

“Membunuh anak-anak di sekolah mereka adalah pelanggaran berat terhadap hak anak,” kata Perwakilan UNICEF untuk Sudan, Sheldon Yett. Ia mendesak semua pihak menghentikan serangan dan membuka akses kemanusiaan.

Dalam beberapa pekan terakhir, RSF terus bergerak ke arah timur setelah merebut El-Fasher, benteng terakhir militer di Sudan barat. Dorongan ini mengarah ke wilayah kaya minyak Kordofan yang terbagi dalam tiga negara bagian.

PBB mencatat lebih dari 40 ribu warga melarikan diri dari kawasan itu dalam sebulan terakhir. Para analis menilai ofensif RSF bertujuan mematahkan pertahanan terakhir militer di Sudan tengah dan membuka jalan untuk merebut kembali kota-kota besar, termasuk ibu kota Khartoum.

(tis/tis)


Sumber

Sedang Hangat

Daftar Lengkap Pejabat di Lingkaran Prabowo: Jumlahnya 166 Orang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar Lengkap...

Rumah Warga dan Sekolah Rusak Imbas Gempa M6,1 Guncang Sumba

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rumah Warga...

Kemenhub Bakal Larang Truk ODOL Beli Tiket Kapal Penyeberangan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemenhub Bakal...

Era Baru Penyaluran Bansos RI, Data Digital Bisa Ungkap Aset-Kelayakan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Era Baru...

Bukan Sebagai Penentu Penerima Bansos – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bukan Sebagai...

Topik Terbaru

Daftar Lengkap Pejabat di Lingkaran Prabowo: Jumlahnya 166 Orang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar Lengkap...

Rumah Warga dan Sekolah Rusak Imbas Gempa M6,1 Guncang Sumba

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rumah Warga...

Kemenhub Bakal Larang Truk ODOL Beli Tiket Kapal Penyeberangan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemenhub Bakal...

Era Baru Penyaluran Bansos RI, Data Digital Bisa Ungkap Aset-Kelayakan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Era Baru...

Bukan Sebagai Penentu Penerima Bansos – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bukan Sebagai...

7 Pati Polri Naik Pangkat Jadi Komjen

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 7 Pati...

Pemerintah RI Tawarkan 76 Proyek KPBU Rp1,13 Triliun, Ini Daftarnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah RI...

Alasan Pemerintah Masukkan Ojol ke Transportasi Umum di Aturan Baru

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Pemerintah...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories