Wednesday, August 19, 2026
24.3 C
Indonesia

Serangan Drone Hantam TK dan RS Sudan, Puluhan Warga Tewas


Jakarta,

Serangan drone menghantam sebuah taman kanak-kanak dan rumah sakit di kota Kalogi, Sudan Selatan Kordofan, menewaskan puluhan warga sipil. Insiden ini terjadi pada Kamis lalu dan baru dikonfirmasi pejabat lokal kepada AFP pada Minggu (7/12).

Essam al-Din al-Sayed, kepala unit administratif Kalogi, mengatakan serangan terjadi dalam tiga gelombang.

“Pertama menghantam taman kanak-kanak, lalu rumah sakit, dan ketiga saat warga mencoba menyelamatkan anak-anak,” ujarnya melalui sambungan Starlink.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menuding serangan dilakukan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) dan kelompok sekutunya, Sudan People’s Liberation Movement-North faksi Abdelaziz al-Hilu.

Sejak April 2023, bentrokan antara militer Sudan dan RSF terus berkecamuk, menewaskan puluhan ribu orang dan memaksa hampir 12 juta warga mengungsi. Verifikasi independen atas laporan di wilayah Kordofan sulit dilakukan karena akses terbatas, komunikasi yang tidak stabil, dan situasi keamanan yang memburuk.

UNICEF menyatakan lebih dari 10 anak usia lima hingga tujuh tahun termasuk dalam korban tewas. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri yang berafiliasi dengan militer mencatat total 79 orang meninggal, termasuk 43 anak.

“Membunuh anak-anak di sekolah mereka adalah pelanggaran berat terhadap hak anak,” kata Perwakilan UNICEF untuk Sudan, Sheldon Yett. Ia mendesak semua pihak menghentikan serangan dan membuka akses kemanusiaan.

Dalam beberapa pekan terakhir, RSF terus bergerak ke arah timur setelah merebut El-Fasher, benteng terakhir militer di Sudan barat. Dorongan ini mengarah ke wilayah kaya minyak Kordofan yang terbagi dalam tiga negara bagian.

PBB mencatat lebih dari 40 ribu warga melarikan diri dari kawasan itu dalam sebulan terakhir. Para analis menilai ofensif RSF bertujuan mematahkan pertahanan terakhir militer di Sudan tengah dan membuka jalan untuk merebut kembali kota-kota besar, termasuk ibu kota Khartoum.

(tis/tis)


Sumber

Sedang Hangat

Mantan Kepala BPN Sumbawa Divonis 15 Bulan Penjara Kasus Lahan MXGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mantan Kepala...

Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Jadi Mata, Telinga & Suara Lembaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

Pemerintah Kucurkan Rp44 M untuk Penanganan Awal Pascagempa NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

RI Produsen Timah Terbesar Dunia, Tapi Tak Bisa Tentukan Harga Sendiri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI Produsen...

Warga RI Banyak Ngadu Soal Pertanahan-Kereta Api, Ini Respons AHY

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga RI...

Topik Terbaru

Mantan Kepala BPN Sumbawa Divonis 15 Bulan Penjara Kasus Lahan MXGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mantan Kepala...

Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Jadi Mata, Telinga & Suara Lembaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

Pemerintah Kucurkan Rp44 M untuk Penanganan Awal Pascagempa NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

RI Produsen Timah Terbesar Dunia, Tapi Tak Bisa Tentukan Harga Sendiri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI Produsen...

Warga RI Banyak Ngadu Soal Pertanahan-Kereta Api, Ini Respons AHY

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga RI...

Benahi Tata Kelola Timah, Pemerintah Siapkan Peraturan Presiden – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Benahi Tata...

Wakapolri Beri 1.000 Paket Bansos untuk Gapoktan Bawang Putih Cianjur

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wakapolri Beri...

Saudi Blokir Dana DP Haji RI 14 Juta Riyal, Kemenhaj Kirim Nota Diplomatik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Saudi Blokir...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories