Saturday, June 27, 2026
19.4 C
Indonesia

Rute MRT Tangsel Belum Dipublikasi demi Cegah Calo Tanah

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rute MRT Tangsel Belum Dipublikasi demi Cegah Calo Tanah yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan rute Moda Raya Terpadu (MRT) dari DKI Jakarta menuju Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, sengaja belum dibuka kepada publik.

Hal itu, katanya, demi mencegah spekulasi tanah yang berpotensi meningkatkan biaya pembangunan proyek akibat adanya calo tanah.

“Itu biasanya kita enggak akan buka, karena apa? Nanti calo tanahnya beredar di mana-mana, kasihan juga kan mereka (investor). Yang paling penting mereka akan lihat dari sudut ekonomisnya mana yang menguntungkan rutenya,” kata Menhub dalam bincang bersama awak media, di Jakarta, Jumat (26/6) malam.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan tersebut disampaikan Dudy menanggapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebut jalur MRT akan melintasi sejumlah kawasan berbeda menuju Kota Tangsel yakni Pondok Cabe dan Pondok Aren.

“Mereka (investor) akan ngitung mau lewat Pondok Cabe kah atau mau lewat Pondok Aren,” ujar Dudy.



Menurut Dudy, pemerintah memilih menjaga kerahasiaan trase, karena informasi tersebut berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk melakukan spekulasi harga tanah di sekitar jalur pembangunan nantinya.

Menurutnya kenaikan harga tanah akibat kebocoran informasi dapat meningkatkan biaya investasi, sehingga perencanaan proyek menjadi kurang efisien dan berpotensi membebani pengembangan infrastruktur transportasi.

“Kita belum tahu, kalau pun keluar (rutenya) itu akan mereka simpan sendiri, kenapa? Karena kan yang berinvestasi mereka. Karena kalau misalnya ini bocor keluar, itu akan mempengaruhi biaya perolehan tanahnya,” ujarnya/

Dia menegaskan investor juga memiliki kepentingan menjaga kerahasiaan rute, agar proses pengadaan lahan tidak dipengaruhi lonjakan harga yang dapat mengganggu kelayakan investasi proyek.

Menurut Dudy, kenaikan harga tanah yang tidak wajar justru lebih banyak menguntungkan para spekulan dibandingkan masyarakat yang membutuhkan pembangunan transportasi massal untuk meningkatkan mobilitas sehari-hari.

Ia menilai apabila biaya investasi meningkat akibat spekulasi lahan, dampaknya dapat dirasakan masyarakat karena pengembangan proyek menjadi lebih mahal dibandingkan perencanaan awal pemerintah.

“Biasanya mereka enggak akan buka itu. Karena takutnya itu akan berpengaruh ke biaya investasinya mereka. Nanti tiba-tiba tanah yang tadinya Rp1 juta (per hektare) jadi Rp30 juta gitu. Nah, hitungannya sudah enggak masuk. Akhirnya apa, yang dikorbankan siapa? Masyarakat, yang diuntungkan cuman para makelar-makelar aja,” ujar Dudy.

Dudy menegaskan pemerintah lebih mengutamakan perluasan jangkauan layanan transportasi massal serta peningkatan konektivitas, sehingga masyarakat memperoleh akses perjalanan yang semakin mudah dan efisien.

Ia menambahkan, investor memiliki kewenangan menentukan pola pengembangan jaringan berdasarkan hasil kajian bisnis dan kebutuhan kawasan tanpa harus mengungkapkan rute sejak tahap awal perencanaan.

“Tujuan akhir (MRT Tangsel) kan BSD. Ya terserah mereka mau lewat mana. Kalau saya sih yang penting jangkauannya sudah semakin jauh gitu, dan konektivitasnya lebih bagus,” kata Menhub.

[Gambas:Youtube]

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono mengatakan kajian pembangunan jalur MRT menuju Tangsel saat ini masih disusun oleh investor bersama PT MRT Jakarta.

Menurut Allan, proses kajian tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar penentuan rute dan tahapan pengembangan proyek tersebut.

“Terkait MRT Tangsel, Sinar Mas [investor] bersama MRT Jakarta sedang menyusun kajiannya dan kita harapkan di akhir tahun ini kajiannya sudah selesai,” kata Allan.

(antara/kid)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Proyek LRT Gading-JIS dan Manggarai-Dukuh Atas Ditawarkan ke Investor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Proyek LRT...

Total 6.500 Pekerja di 2 Perusahaan RI Ini Terancam Kena PHK Massal – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Total 6.500...

Hidupkan Mesin Partai, Yakin Lolos ke Senayan 202

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hidupkan Mesin...

Kepercayaan Publik ke Polri 82,4%, Waka DPR Minta Jaga Profesionalisme

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kepercayaan Publik...

Jepang Mencekam Diterjang Topan Dahsyat, Rumah-Mobil Tertimbun Longsor – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jepang Mencekam...

Topik Terbaru

Proyek LRT Gading-JIS dan Manggarai-Dukuh Atas Ditawarkan ke Investor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Proyek LRT...

Total 6.500 Pekerja di 2 Perusahaan RI Ini Terancam Kena PHK Massal – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Total 6.500...

Hidupkan Mesin Partai, Yakin Lolos ke Senayan 202

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hidupkan Mesin...

Kepercayaan Publik ke Polri 82,4%, Waka DPR Minta Jaga Profesionalisme

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kepercayaan Publik...

Jepang Mencekam Diterjang Topan Dahsyat, Rumah-Mobil Tertimbun Longsor – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jepang Mencekam...

Terminal ‘Preman Pensiun’ di Bandung Ditutup, Pedagang Masih Bertahan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Terminal 'Preman...

Sherly Tjoanda-Diana Kusumastuti Bicara Soal Perempuan dan Energi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sherly Tjoanda-Diana...

Titiek Soeharto Puji Kepercayaan Publik ke Polri Tinggi: Hasil Kerja Keras

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Titiek Soeharto...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories