Wednesday, August 19, 2026
18.6 C
Indonesia

Rumah Tongkonan Ka’pun Toraja Usia 300 Tahun Dirobohkan


Jakarta,

Eksekusi perobohan rumah Tongkonan Ka’pun yang terletak di Kelurahan Ratte Kurra, Kecamatan Kurra, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, digelar Jumat (5/12) lalu. Eksekusi yang diklaim dilakukan atas putusan pengadilan itu melibatkan aparat keamanan gabungan.

Sebanyak 6 lumbung padi (alang), 3 tongkonan, dan 2 rumah semi permanen menjadi objek eksekusi. Salah satu tongkonan yang dirobohkan disebut berusia lebih dari 300 tahun dan menjadi simbol sejarah keluarga besar Tongkonan Ka’pun.

Saat proses eksekusi, keluarga Tongkonan Ka’pun melakukan protes dan menghalangi proses eksekusi.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ada perlawanan tetapi dapat diatasi,” ujar Kabag Ops Polres Tana Toraja AKP Yulianus Tedang, mengutip detikcom, Senin (8/12).

Yulianus membantah informasi yang beredar adanya warga terluka karena pemakaian peluru karet. Dia menegaskan pengamanan dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Tidak ada pemakaian senjata. Kami menggunakan SOP protap yang ada,” kata dia.

Menurutnya, isu warga terluka karena pemakaian senjata oleh aparat disebar pihak tak bertanggung jawab. Dia memastikan tidak ada senjata dipakai aparat saat pengamanan.

Sementara, pemakaian gas air mata saat eksekusi kata dia masih sesuai dengan SOP pengamanan. Gas air mata kata dia juga tidak berbahaya.

“Kalau gas air mata ada dan itu standar dan tidak merusak kesehatan,” kata dia.

Sebelumnya, ramai publik membela keberadaan rumah Toraja yang dikatakan sudah berusia 3 abad ini. Warga yang menentang diserang aparat dan dilemparkan gas air mata.

Sejumlah netizen juga menyoroti soal belasan warga terluka tertembak peluru karet dan terkena gas air mata yang telah kadaluarsa. Mereka mengecam Pemda dan DPRD Tana Toraja adat yang tidak peduli terhadap tongkonan dan situs budaya.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)


Sumber

Sedang Hangat

Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia Hadirkan GATF 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mandiri Perkuat...

Penampakan Hotel Usai Terbakar, 9 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penampakan Hotel...

Mantan Kepala BPN Sumbawa Divonis 15 Bulan Penjara Kasus Lahan MXGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mantan Kepala...

Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Jadi Mata, Telinga & Suara Lembaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

Pemerintah Kucurkan Rp44 M untuk Penanganan Awal Pascagempa NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

Topik Terbaru

Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia Hadirkan GATF 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mandiri Perkuat...

Penampakan Hotel Usai Terbakar, 9 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penampakan Hotel...

Mantan Kepala BPN Sumbawa Divonis 15 Bulan Penjara Kasus Lahan MXGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mantan Kepala...

Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Jadi Mata, Telinga & Suara Lembaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

Pemerintah Kucurkan Rp44 M untuk Penanganan Awal Pascagempa NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

RI Produsen Timah Terbesar Dunia, Tapi Tak Bisa Tentukan Harga Sendiri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI Produsen...

Warga RI Banyak Ngadu Soal Pertanahan-Kereta Api, Ini Respons AHY

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga RI...

Benahi Tata Kelola Timah, Pemerintah Siapkan Peraturan Presiden – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Benahi Tata...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories