Wednesday, August 19, 2026
18.6 C
Indonesia

Pesawat Bawa 227 Penumpang Hilang, Maskapai Diminta Bayar Rp52,8 M




Jakarta, – Pengadilan di Beijing memerintahkan Malaysia Airlines membayar kompensasi masing-masing lebih dari 2,9 juta yuan atau sekitar Rp 6,56 miliar per kasus kepada sejumlah keluarga penumpang hilang dalam tragedi MH370. Total kompensasi untuk delapan kasus mencapai sekitar US$ 3,3 juta atau kurang lebih Rp 52,8 miliar.

Pengadilan Rakyat Distrik Chaoyang menyatakan putusan tersebut mencakup biaya pemakaman, tekanan emosional, dan kerugian lain yang diderita keluarga korban. Pernyataan ini dikeluarkan menyusul lebih dari satu dekade sejak pesawat Boeing 777 menghilang dari radar pada 8 Maret 2014 saat penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing.

“Putusan ini tidak hanya mengakui kehilangan nyawa, tetapi juga penderitaan psikologis yang dialami keluarga,” ujar juru bicara pengadilan, seperti dikutip Reuters, Selasa (8/12/2025). Ia menegaskan kompensasi sebagai bentuk keadilan atas peristiwa memilukan yang belum terungkap.

Perlu dicatat, dari total lebih 227 penumpang MH370, dua pertiga adalah warga negara China. Sisanya warga negara Malaysia, Indonesia, Australia, India, Amerika Serikat, Belanda, dan Prancis. China menjadi salah satu negara yang paling terpukul, di mana keluarga korban terus mencari kejelasan atas nasib orang-orang mereka.

Pengadilan juga mengungkap bahwa dari total 78 gugatan awal, 47 sudah ditarik setelah penyelesaian di luar pengadilan dengan Malaysia Airlines dan anak perusahaannya, sedangkan 23 kasus masih dalam proses persidangan.

Hingga saat ini, Malaysia Airlines belum merespons permintaan komentar atas putusan tersebut.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan Malaysia menyatakan bahwa pencarian ulang MH370 akan dilanjutkan mulai 30 Desember dan berlangsung 55 hari di area-area yang dinilai memiliki probabilitas tertinggi menemukan lokasi pesawat. Namun, mereka belum mengungkap lokasi spesifik target pencarian.

(tfa/tfa)

Sumber

Sedang Hangat

Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia Hadirkan GATF 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mandiri Perkuat...

Penampakan Hotel Usai Terbakar, 9 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penampakan Hotel...

Mantan Kepala BPN Sumbawa Divonis 15 Bulan Penjara Kasus Lahan MXGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mantan Kepala...

Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Jadi Mata, Telinga & Suara Lembaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

Pemerintah Kucurkan Rp44 M untuk Penanganan Awal Pascagempa NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

Topik Terbaru

Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia Hadirkan GATF 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mandiri Perkuat...

Penampakan Hotel Usai Terbakar, 9 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penampakan Hotel...

Mantan Kepala BPN Sumbawa Divonis 15 Bulan Penjara Kasus Lahan MXGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mantan Kepala...

Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Jadi Mata, Telinga & Suara Lembaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

Pemerintah Kucurkan Rp44 M untuk Penanganan Awal Pascagempa NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Kucurkan...

RI Produsen Timah Terbesar Dunia, Tapi Tak Bisa Tentukan Harga Sendiri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI Produsen...

Warga RI Banyak Ngadu Soal Pertanahan-Kereta Api, Ini Respons AHY

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga RI...

Benahi Tata Kelola Timah, Pemerintah Siapkan Peraturan Presiden – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Benahi Tata...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories