Monday, June 29, 2026
26.1 C
Indonesia

Putin Beri Keputusan Penting, Ini yang Akan Terjadi di Ukraina

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Putin Beri Keputusan Penting, Ini yang Akan Terjadi di Ukraina yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan negaranya akan tetap melanjutkan operasi militer untuk menguasai sepenuhnya empat wilayah Ukraina yang diklaim telah dianeksasi Moskow. Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya usulan baru dari Ukraina untuk menghentikan sementara serangan jarak jauh sebagai bagian dari upaya meredakan perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

Dalam wawancara yang disiarkan televisi pemerintah Rusia pada Minggu (28/6/2026), Putin menolak proposal tersebut dengan alasan bahwa penghentian serangan hanya akan menguntungkan pasukan Ukraina yang saat ini menghadapi tekanan besar di garis depan.

Selain itu, Putin mengatakan Rusia juga akan meningkatkan kapasitas pertahanan udaranya guna menghadapi serangan drone Ukraina yang semakin intensif dan sebagian besar menyasar fasilitas industri minyak Rusia.

Menurutnya, meskipun serangan-serangan tersebut sempat memicu gangguan pasokan bahan bakar di sejumlah wilayah Rusia, pemerintah berhasil mengatasinya.

Sebelumnya pada Minggu, dalam pertemuan di Kremlin bersama para menteri dan pejabat pemerintah lainnya, Putin mengakui bahwa serangan drone Ukraina telah menyebabkan kelangkaan bahan bakar di beberapa daerah Rusia. Namun, ia menegaskan situasi tersebut kini berada di bawah kendali pemerintah.

Dalam wawancara televisi tersebut, Putin mengungkapkan bahwa Ukraina mengusulkan penghentian bersama terhadap serangan jarak jauh sebagai langkah menuju perdamaian.

Namun menurutnya, Moskow memandang usulan itu sebagai upaya untuk mengurangi tekanan terhadap pasukan Ukraina di sepanjang garis depan sepanjang sekitar 1.250 kilometer dan tidak akan mengubah strategi militernya.

“Jelas mengapa usulan ini diajukan, karena serangan balasan kami jauh ke dalam wilayah Ukraina jauh lebih kuat, memiliki dampak yang lebih besar dan, terus terang, jauh lebih menghancurkan,” kata Putin, sebagaimana dikutip Reuters.

Ia kemudian menambahkan bahwa kekurangan personel yang dialami militer Ukraina menjadi salah satu alasan di balik proposal tersebut.

“Dengan kekurangan personel yang sangat parah, Angkatan Bersenjata Ukraina tampaknya menganggap ini bisa menjadi penyelamat mereka. Tetapi menyelamatkan rezim Kyiv bukan bagian dari rencana kami,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky belum memberikan tanggapan atas pernyataan Putin. Permintaan komentar diajukan pada larut malam waktu Ukraina.

Pada bulan ini, Zelensky diketahui telah mengirim surat terbuka kepada Putin yang mengusulkan pertemuan tatap muka secara langsung. Namun usulan tersebut ditolak oleh pemimpin Rusia itu.

Dalam wawancara tersebut, Putin menegaskan bahwa serangan-serangan yang dilakukan Ukraina bertujuan mengalihkan perhatian Rusia dari sasaran utama operasi militernya.

“Serangan-serangan Ukraina bertujuan mengalihkan perhatian dan kekuatan kami dari pencapaian tujuan utama, yaitu pembebasan sepenuhnya Donbas dan Novorossiya,” kata Putin.

Yang dimaksud Putin dengan Novorossiya adalah wilayah Zaporizhzhia dan Kherson yang berbatasan dengan Donbas.

Sejak lama Putin bersikeras bahwa Ukraina harus meninggalkan seluruh posisi militernya yang masih tersisa di wilayah Donetsk sebagai salah satu syarat utama tercapainya kesepakatan damai.

Tujuh bulan setelah melancarkan invasi pada 2022, Rusia secara sepihak mencaplok empat wilayah Ukraina, yakni Donetsk dan Luhansk di kawasan Donbas, serta Kherson dan Zaporizhzhia. Namun hingga kini Rusia hanya menguasai sebagian wilayah Kherson dan Zaporizhzhia.

Menanggapi meningkatnya kampanye serangan drone jarak menengah dan jarak jauh Ukraina, Putin mengatakan Rusia harus segera memperkuat kemampuan pertahanan udaranya.

“Tugas pertama adalah dengan cepat dan secara signifikan meningkatkan produksi sistem pertahanan udara yang paling dibutuhkan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa serangan terhadap infrastruktur Rusia tidak mengubah situasi di medan perang.

“Semua serangan itu, di mana pun mereka menghantam infrastruktur kami, sama sekali tidak memengaruhi situasi di garis depan maupun di garis kontak pertempuran,” ujar Putin.

Putin juga mengatakan Rusia memperkirakan upaya diplomasi yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengakhiri perang akan kembali dilanjutkan.

Menurutnya, utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner diperkirakan akan kembali mengunjungi Moskow setelah fase paling panas konflik antara AS, Israel, dan Iran berakhir.

Dalam kesempatan itu, Putin juga tampak sejalan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pekan lalu yang mengatakan bahwa tidak ada kesepakatan resmi yang ditandatangani dalam pertemuan Putin dengan Presiden AS Donald Trump di Alaska tahun lalu, meskipun sejumlah usulan dari Washington telah dibahas.

“Tidak ada seorang pun yang menandatangani apa pun, tetapi kami membahas sejumlah kemungkinan untuk mengakhiri konflik di Ukraina,” kata Putin.

Menurutnya, pihak Amerika Serikat telah meminta adanya sejumlah kompromi yang kemudian dituangkan dalam proposal-proposal yang diajukan Washington selama pembicaraan berlangsung.

 

(luc/luc)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Penumpang GoCar Bakal Didenda Rp3.000 Jika Cancel, Ini Ketentuannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penumpang GoCar...

Truk Tabrak Motor di Bekasi, Diduga Terobos Lampu Merah dan Rem Blong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Truk Tabrak...

Ini Kabar Gembira bagi Pekerja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ini Kabar...

Purbaya Ingatkan Ditjen Pajak, Jangan Ribut Soal Restitusi! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Ingatkan...

Harga Minyak Dunia Naik ke US$72 Gara-gara AS-Iran Kembali Panas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Minyak...

Topik Terbaru

Penumpang GoCar Bakal Didenda Rp3.000 Jika Cancel, Ini Ketentuannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penumpang GoCar...

Truk Tabrak Motor di Bekasi, Diduga Terobos Lampu Merah dan Rem Blong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Truk Tabrak...

Ini Kabar Gembira bagi Pekerja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ini Kabar...

Purbaya Ingatkan Ditjen Pajak, Jangan Ribut Soal Restitusi! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Ingatkan...

Harga Minyak Dunia Naik ke US$72 Gara-gara AS-Iran Kembali Panas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Minyak...

Balita Meninggal usai Terjebak 4 Jam di Lubang Proyek Tebet Jaksel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Balita Meninggal...

Hari Keluarga Nasional, Mensos Ingatkan Ayah Wajib Terlibat Aktif Asuh Anak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hari Keluarga...

Purbaya Heran Pengusaha Tak Punya Bisnis Tapi Dapat Restitusi Pajak – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Heran...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories