Wednesday, August 26, 2026
15.9 C
Indonesia

Negara Ini Diguncang Kasus Genosida, Penculikan & Pembunuhan Terungkap – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Negara Ini Diguncang Kasus Genosida, Penculikan & Pembunuhan Terungkap yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) di Sudan diguncang tuduhan melakukan genosida. Tuduhan itu mengemuka setelah penyelidikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan pola pembunuhan massal, pemerkosaan, penculikan perempuan dan anak-anak, hingga tindakan sengaja menciptakan kelaparan selama pengepungan Kota al-Fashir di Darfur Utara.

Misi Pencari Fakta PBB untuk Sudan menyimpulkan bahwa rangkaian kekerasan tersebut bukan terjadi secara acak, melainkan merupakan bagian dari kebijakan yang direncanakan.

“Pola-pola yang kami dokumentasikan di al-Fashir, termasuk pengepungan, serangan terhadap infrastruktur sipil, pembatasan akses kemanusiaan, dan pelanggaran luas terhadap warga sipil, menjadi peringatan keras,” kata Ketua Misi Pencari Fakta PBB untuk Sudan, Mohamed Chande Othman, seperti dikutip Reuters, Kamis (9/7/2026).

Menurut laporan tersebut, RSF yang tengah berperang melawan militer Sudan dalam perang saudara dituduh melakukan berbagai kejahatan setelah merebut al-Fashir usai pengepungan berkepanjangan tahun lalu. Para penyintas menceritakan kepada penyelidik bahwa mereka diperkosa di ruangan yang masih dipenuhi jasad warga sipil, termasuk anggota keluarga mereka sendiri.

Penyelidikan juga menemukan RSF dan kelompok sekutunya menggunakan kelaparan sebagai senjata perang. Hal itu dilakukan melalui pengepungan berkepanjangan terhadap kota, menghambat distribusi bantuan kemanusiaan, serta menyerang sistem produksi pangan sehingga memperburuk kondisi warga sipil.

Temuan terbaru ini memperkuat laporan PBB sebelumnya pada Februari yang menyebut pembunuhan massal terhadap komunitas non-Arab saat RSF merebut wilayah tersebut memiliki karakteristik genosida. Dalam laporan terbaru, PBB menyatakan telah memperoleh bukti tambahan bahwa pembunuhan skala besar, pemerkosaan massal, dan kelaparan disengaja merupakan bagian dari pola yang sistematis.

Meski demikian, RSF kembali membantah seluruh tuduhan tersebut. Kelompok itu menyatakan laporan PBB telah direkayasa oleh pihak-pihak yang memusuhinya dan melontarkan tuduhan serupa kepada lawan mereka dalam konflik.

Sementara itu, Kepala Hak Asasi Manusia PBB memperingatkan situasi serupa kini berpotensi terjadi di sekitar Kota al-Obeid, ibu kota Negara Bagian Kordofan Utara. Kantornya mengaku telah mendokumentasikan pola eksekusi di luar proses hukum, penculikan, penyiksaan, hingga kekerasan seksual di kawasan tersebut.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada awal pekan ini juga mengutuk meningkatnya kekerasan di wilayah tersebut dan memutuskan membentuk penyelidikan darurat atas dugaan pelanggaran yang terjadi.

Inggris bersama sejumlah negara lain turut memperingatkan risiko terjadinya kekejaman dalam skala besar seiring pengerahan pasukan RSF di sekitar al-Obeid, yang kini dihuni sekitar 500.000 orang, termasuk lebih dari 83.000 pengungsi internal.

Othman menegaskan temuan di al-Fashir harus menjadi peringatan bagi dunia internasional. “Masyarakat internasional harus memperhatikan pelajaran ini dan bertindak untuk mencegah bencana lebih lanjut,” ujarnya.

(tfa/luc)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Indeks Kerukunan Beragama RI Cetak Rekor, Konflik Agama Selesai 100%? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Indeks Kerukunan...

Polisi Ungkap Manifes KM Mutiara Sentosa Terbakar Diduga Tak Sesuai

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Ungkap...

Ragam Komentar Warga soal Wacana Kereta Gantung di Puncak Bogor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ragam Komentar...

Prabowo Resmi Luncurkan Program PLTS Kapasitas 100 GWp

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Resmi...

Tegas! Prabowo Titahkan Izin Korporasi Terlibat Karhutla Dicabut – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tegas! Prabowo...

Topik Terbaru

Indeks Kerukunan Beragama RI Cetak Rekor, Konflik Agama Selesai 100%? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Indeks Kerukunan...

Polisi Ungkap Manifes KM Mutiara Sentosa Terbakar Diduga Tak Sesuai

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Ungkap...

Ragam Komentar Warga soal Wacana Kereta Gantung di Puncak Bogor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ragam Komentar...

Prabowo Resmi Luncurkan Program PLTS Kapasitas 100 GWp

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Resmi...

Tegas! Prabowo Titahkan Izin Korporasi Terlibat Karhutla Dicabut – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tegas! Prabowo...

Semangat Pantang Menyerah Remaja ‘Superman’ Lawan Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Semangat Pantang...

Merek Besar AS Mulai Redup di China, Nike hingga Ford Tak Selaris Dulu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Merek Besar...

72 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Polri Usut Kebakaran di 9 Wilayah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 72 Orang...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories