Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendag Pede Harga Pangan RI Terkendali hingga Akhir Tahun yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, —
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso optimistis harga pangan tetap terkendali hingga akhir 2026 meski harga cabai sedang meningkat akibat penurunan produksi yang dipengaruhi cuaca.
Pemerintah akan berkoordinasi dengan produsen, pemasok, dan distributor untuk menjaga pasokan serta memperlancar distribusi bahan pangan.
“Optimis (harga bahan pokok turun di akhir tahun), kan sebenarnya kebanyakan masih relatif sama dengan harga acuan. Ya, misalnya ayam masih sesuai harga acuan. Telur malah di bawah harga acuan,” ujar Budi di ICE BSD, Tangerang, Rabu (14/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menyebut harga cabai rawit merah saat ini berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram (kg), melampaui harga acuan penjualan (HAP) sebesar Rp57 ribu per kg. Menurutnya, kenaikan tersebut berkaitan dengan kondisi cuaca yang memengaruhi produksi.
Kemendag telah berkomunikasi dengan asosiasi petani cabai untuk mendorong peningkatan produksi. Ia juga meminta distribusi dipercepat, terutama ke daerah yang jauh dari sentra produksi cabai.
“Jadi kita minta untuk produksinya terus ditingkatkan dan juga distribusinya, karena sentra distribusi cabai itu kan di daerah tertentu. Ini yang (harganya) naik kan pasti yang jauh dari sentra, jadi distribusinya supaya cepat merata,” ucap Budi.
[Gambas:Youtube]
Sementara itu, Budi menyebut harga telur berada di kisaran Rp26.700 per kg, masih di bawah harga acuan Rp30 ribu per kg. Adapun harga ayam sekitar Rp40 ribu per kg, sesuai dengan harga acuan yang berlaku.
Ia mengatakan pemerintah akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga serta pelaku usaha pangan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mengendalikan harga hingga akhir tahun.
“Kita terus tetap menjaga agar produk-produk atau bahan pangan ini harganya terkendali, pasokannya cukup. Kita harus jaga terus,” ujarnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata harga cabai merah nasional mencapai Rp67.313 per kg pada minggu kedua Oktober 2026, naik 17,3 persen dibandingkan September.
Sementara itu, harga cabai rawit mencapai Rp88.138 per kg atau meningkat 11,85 persen.
Kenaikan harga cabai merah terjadi di 314 kabupaten/kota, sedangkan cabai rawit naik di 268 kabupaten/kota. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan kedua komoditas tersebut perlu diwaspadai karena harganya telah berada di atas HAP.
(del/ins)




