Saturday, July 4, 2026
26.1 C
Indonesia

Mana yang Lebih Cocok Saat Ini?

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mana yang Lebih Cocok Saat Ini? yang sedang hangat diperbincangkan.

Daftar Isi



Jakarta,

Menabung masih menjadi salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan keuangan. Namun, banyak orang masih bingung memilih antara tabungan biasa atau tabungan berjangka, terutama di tengah kondisi ekonomi yang membuat masyarakat semakin berhati-hati mengelola uang.

Meski sama-sama berfungsi menyimpan dana, kedua produk tersebut memiliki tujuan, karakteristik, hingga keunggulan yang berbeda.

Perencana keuangan menyarankan masyarakat memilih produk sesuai kondisi finansial dan tujuan keuangannya, bukan semata-mata karena iming-iming bunga yang lebih tinggi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pilih tabungan biasa jika dana darurat belum terkumpul

Perencana Keuangan Advisors Alliance Group Indonesia Dandy menyarankan masyarakat memprioritaskan tabungan biasa apabila belum memiliki dana darurat.



Menurutnya, dana darurat idealnya mencapai minimal tiga kali pengeluaran bulanan sebelum mulai mengunci dana dalam tabungan berjangka.

“Bisa ambil tabungan berjangka kalau dana darurat sudah terkumpul tiga bulan pengeluaran bulanan. Kalau belum, saran saya tabungan biasa dulu sampai dana darurat terkumpul,” ujar Dandy.

2. Tabungan berjangka cocok untuk yang sulit disiplin menabung

Tabungan berjangka umumnya memiliki fitur autodebet setiap bulan sehingga membantu nasabah menyisihkan uang secara otomatis. Karena itu, produk ini dinilai cocok bagi orang yang kesulitan menjaga konsistensi menabung.

“Ambil tabungan berjangka kalau memang sulit sekali untuk nabung dan mau konsisten belajar nabung. Sebaiknya tidak lebih dari tiga tahun karena saya yakin kebiasaan menabung sudah mulai terbentuk,” ujar Dandy.

3. Pertimbangkan biaya peluang sebelum memilih

Dandy mengingatkan masyarakat juga perlu memperhitungkan potensi keuntungan (opportunity cost)  yang hilang ketika dana hanya ditempatkan di tabungan berjangka.

Pasalnya, bunga tabungan berjangka dinilai masih relatif rendah, kecuali pada beberapa bank digital yang menawarkan imbal hasil lebih menarik.

“Menurut saya sayang saja ada opportunity cost yang terlewat kalau di tabungan berjangka. Opsi lain bisa ke reksa dana pasar uang yang juga bisa autodebet setiap bulan,” terangnya.

4. Bunga tabungan berjangka memang lebih tinggi, tetapi tetap terbatas

Perencana Keuangan OneShildt Consulting Budi Rahardjo mengatakan tabungan berjangka biasanya menawarkan bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa.

Namun, selisih bunga tersebut muncul karena dana tidak bisa diambil sewaktu-waktu seperti rekening tabungan harian.

“Biasanya tabungan berjangka memberikan tingkat bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa karena fungsinya memang berbeda,” kata Budi.

5. Tabungan biasa lebih cocok untuk transaksi harian

Menurut Budi, fungsi utama tabungan biasa bukan mengejar keuntungan bunga, melainkan memberikan kemudahan dalam aktivitas keuangan sehari-hari. Fitur seperti transfer, pembayaran, autodebet, hingga transaksi digital menjadi nilai utama rekening tabungan biasa.

“Rekening tabungan biasanya digunakan sebagai rekening penampung dan rekening transaksi sehari-hari. Tingkat bunganya memang sangat kecil,” jelasnya.

6. Tabungan berjangka pas untuk target keuangan 1-5 tahun

Tabungan berjangka dinilai lebih sesuai bagi masyarakat yang sedang menyiapkan tujuan keuangan tertentu dalam jangka menengah.

Misalnya untuk biaya pendidikan, uang muka rumah, hingga dana darurat yang tidak ingin mudah digunakan.

“Tabungan berjangka biasanya lebih untuk tujuan di atas satu tahun tetapi tidak lebih dari lima tahun ke depan,” pungkas Budi.

(sfr)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

China Mendadak Bangun Hong Kong Baru di Dekat RI Bernilai Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Mendadak...

Buntut Panjang OTT Bupati Kuansing hingga Menhut Raja Juli Buka Suara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Buntut Panjang...

Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Tetapkan...

Pilot Amerika Tewas di Papua, Pesawat Dibakar Usai Mendarat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pilot Amerika...

Respons KPK soal Menhut Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Respons KPK...

Topik Terbaru

China Mendadak Bangun Hong Kong Baru di Dekat RI Bernilai Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Mendadak...

Buntut Panjang OTT Bupati Kuansing hingga Menhut Raja Juli Buka Suara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Buntut Panjang...

Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Tetapkan...

Pilot Amerika Tewas di Papua, Pesawat Dibakar Usai Mendarat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pilot Amerika...

Respons KPK soal Menhut Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Respons KPK...

Penasihat Prabowo Nilai Bebas Pajak JHT Bisa Dongkrak Konsumsi Warga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penasihat Prabowo...

Penampakan Lamborghini Huracan di Deret Mobil TSK Kasus PT QSS, Disita – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penampakan Lamborghini...

Kemenkes Terjun Tangani Warga ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemenkes Terjun...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories