Wednesday, September 16, 2026
25.5 C
Indonesia

KPK Juga Tangkap Presiden Direktur Summarecon Adrianto Pitojo Adhi

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Juga Tangkap Presiden Direktur Summarecon Adrianto Pitojo Adhi yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), Adrianto Pitojo Adhi, menjadi salah satu pihak yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Senin (14/9).

“Benar,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dihubungi melalui pesan tertulis, Selasa (15/9).

Hingga berita ini ditulis belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Summarecon.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KPK menangkap total 17 orang dalam operasi senyap tersebut. Selain Adrianto Pitojo Adhi, KPK turut menangkap tangan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung; Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Tardi; Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri.





Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq dan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto juga menjadi pihak yang terjaring OTT tersebut.

Berdasarkan informasi CNNIndonesia.com di internal KPK, Fahd dan Arif mempunyai kepentingan dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

OTT ini berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah Kabupaten Bogor dan juga dugaan penerimaan-penerimaan lainnya.

Dalam penyelidikan tertutup ini, terang Budi, tim juga mengamankan barang bukti, di antaranya dalam bentuk uang tunai yaitu rupiah dan valas yang dibungkus, dikemas dalam boks, kardus, ataupun koper yang berjumlah sekitar 20-an koper.

“Saat ini masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar rupiah,” ucap Budi, Senin (14/9) malam.

Berdasarkan ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang tertangkap tangan tersebut.

(ryn/fra)

Sumber

Sedang Hangat

Suahasil Berpengalaman di Kemenkeu, DPR Yakin Jaga Kreadibilitas APBN – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suahasil Berpengalaman...

Prabowo Akui Kapasitas Pramono: Dia Gubernur Hebat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Akui...

KPK Panggil ASN Terima Jatah Rp 1,8 M Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Panggil...

Stok Beras Ritel Dipastikan Aman usai 25 Merek Fortifikasi Ditarik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Stok Beras...

Suplai BBM di Makassar & Sekitarnya Kondusif, Antrean Mulai Terurai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suplai BBM...

Topik Terbaru

Suahasil Berpengalaman di Kemenkeu, DPR Yakin Jaga Kreadibilitas APBN – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suahasil Berpengalaman...

Prabowo Akui Kapasitas Pramono: Dia Gubernur Hebat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Akui...

KPK Panggil ASN Terima Jatah Rp 1,8 M Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Panggil...

Stok Beras Ritel Dipastikan Aman usai 25 Merek Fortifikasi Ditarik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Stok Beras...

Suplai BBM di Makassar & Sekitarnya Kondusif, Antrean Mulai Terurai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suplai BBM...

Viral Kartu Layanan Gratis Dijual Rp500 Ribu, Transjakarta Buka Suara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Viral Kartu...

Video: Makkah Kena Alarm Perang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Video: Makkah...

Di Depan Bahlil, PDIP Pertanyakan Apa Kabar Gerangan RUU Migas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Di Depan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories