Sunday, October 4, 2026
18.4 C
Indonesia

KKP Selamatkan Kapal Nelayan yang Hampir Tenggelam di Laut Jawa


Jakarta –

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyelamatkan KM Berkah Rizqi (85 GT), kapal nelayan asal Rembang, Jawa Tengah, yang dilaporkan hampir tenggelam di perairan Laut Jawa.

Informasi darurat tersebut diterima pada Selasa (9/12) langsung oleh Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono atau Ipunk.

Nughroho kemudian melakukan komunikasi video dengan nakhoda kapal, Suyadi, untuk memastikan kondisi kapal yang tengah beroperasi di Laut Jawa, tepatnya di perairan selatan Pulau Kalimantan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Dalam situasi seperti ini, penanganan cepat kami lakukan dengan menghubungi kapal nelayan terdekat, kemudian memerintahkan kapal pengawas di sekitar lokasi menuju ke lokasi memberikan pertolongan,” ujar Nughroho, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).

Posisi KM Berkah Rizqi diketahui berada di sekitar perairan Pulau Karamaian. Selain menggerakkan kapal pengawas terdekat, tim Pusat Pengendalian (Pusdal) KKP juga menghubungi KM Kurnia Tawakal (80 GT) sebagai kapal terdekat untuk memberikan bantuan awal.

“Inilah manfaat nyata VMS dengan adanya VMS di kapal nelayan maka akan mempermudah kami melakukan pertolongan cepat kepada nelayan dalam kondisi darurat di laut,” jelas Nugroho.

KP Orca 06 ikut dikerahkan pada Rabu (10/12) untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok, makanan, serta logistik kepada para ABK KM Berkah Rizqi.

“Ketika kapal mengalami kerusakan, bahkan hampir tenggelam, kami dapat dengan cepat melakukan pencarian dan bantuan melalui VMS. Untuk itu, kami ingatkan kembali kepada para nelayan untuk memasang VMS karena banyak manfaatnya, ketika berada di laut keberadaan VMS sangat penting,” pungkasnya.

Upaya penyelamatan ini juga sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, yang menegaskan pentingnya ekologi sebagai panglima dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan. Salah satunya melalui kewajiban penggunaan VMS pada kapal perikanan untuk meningkatkan keselamatan kapal dan awaknya saat terjadi kendala di laut.

(prf/ega)

Sumber

Sedang Hangat

Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Level Sangat Bahaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sesak Bernapas...

Gus Ipul Ajak Ribuan RT/RW di Makassar Jadi Agen Perlinsos

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

KKP Amankan KM Maulana 23 Terkait Dugaan Penganiayaan ABK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KKP Amankan...

BGN Ungkap Modus Pungli Menyasar Dapur MBG – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BGN Ungkap...

Topik Terbaru

Sesak Bernapas di Palembang, Kualitas Udara Level Sangat Bahaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sesak Bernapas...

Gus Ipul Ajak Ribuan RT/RW di Makassar Jadi Agen Perlinsos

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

KKP Amankan KM Maulana 23 Terkait Dugaan Penganiayaan ABK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KKP Amankan...

BGN Ungkap Modus Pungli Menyasar Dapur MBG – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BGN Ungkap...

Australia Investigasi Co-Pilot yang Serang Pesawat Menuju Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Australia Investigasi...

Bobby Nasution Mantap Pilih Gerindra usai Dipecat PDIP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bobby Nasution...

Kualitas Udara di Palembang Level Sangat Berbahaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kualitas Udara...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories