Sunday, October 4, 2026
18.9 C
Indonesia

Kemenhut Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemenhut Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang didominasi tutupan savana dan semak belukar kering.

Balai Dalkarhut Jabalnusra Seksi Wilayah III Mataram langsung mengerahkan personel dan sarana prasarana pemadaman untuk memperkuat upaya penanganan yang telah dilakukan tim gabungan di lapangan setelah mendapat laporan.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seluas kurang lebih 30 hektare kawasan TN Gunung Rinjani berhasil dikendalikan pada Sabtu (8/8).





Setelah api utama berhasil dipadamkan, tim melanjutkan kegiatan penyisiran atau mop-up, lalu pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun sumber api yang berpotensi kembali menyala.

Pemantauan lanjutan juga dilakukan hingga seluruh titik dipastikan benar-benar padam. Langkah tersebut penting dilakukan karena kawasan yang terbakar memiliki vegetasi savana dan semak belukar yang mudah terbakar, terutama dalam kondisi musim kemarau.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan pentingnya deteksi dini dan respons cepat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Ia menjelaskan sistem peringatan dini termasuk pemantauan titik panas, perlu dimanfaatkan untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.

“Jangan menunggu api membesar. Manfaatkan sistem peringatan dini kita melalui pantauan hotspot Sipongi+ dan teknologi lainnya, lakukan deteksi awal, dan lakukan penanganan sedini mungkin. Setiap upaya pencegahan dan penanggulangan dini merupakan langkah penting untuk menjaga hutan tetap lestari,” kata Raja Juli dalam keterangan tertulis, Senin (10/8).

Sementara itu, Kepala Balai Dalkarhut Jabalnusra, Bambang Setyo Antoko mengatakan kecepatan respons dan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci dalam mencegah kebakaran hutan berkembang lebih luas.

“Setiap kejadian kebakaran di kawasan konservasi harus direspons sedini mungkin. Kecepatan Manggala Agni bersama pengelola kawasan dan seluruh unsur di lapangan dalam melakukan pemadaman menjadi kunci penanggulangan dini kebakaran hutan,” kata Bambang.

TN Gunung Rinjani merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Nusa Tenggara Barat. Kawasan tersebut memiliki fungsi ekologis dalam menjaga keanekaragaman hayati, habitat berbagai jenis flora dan fauna, tata air, serta keberlanjutan ekosistem.

Selain memiliki fungsi ekologis, kawasan TN Gunung Rinjani juga memiliki nilai sosial dan budaya penting bagi masyarakat sekitar yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat secara turun-temurun.

“Operasi pemadaman di Sembalun menunjukkan pentingnya sinergi antara Manggala Agni, pengelola kawasan, TNI, Polri, MPA/MMP, masyarakat, dan unsur terkait lainnya. Kerja bersama di lapangan memungkinkan api segera dilokalisasi dan dipadamkan sebelum berkembang lebih luas,” ujarnya.

Kebakaran sebelumnya dilaporkan terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani pada Jumat (7/8).

Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR, Astekita Ardiaristo mengatakan, kebakaran terjadi sejak Jumat sore di area perbatasan antara kawasan TNGR dengan lahan milik warga.

Kebakaran ini dilaporkan oleh masyarakat setempat. Sekitar 30 hektare kawasan TNGR dilalap api.

(yoa/fra)



Sumber

Sedang Hangat

Komisi III DPR Berkunjung ke Rumah Kapolri Jenderal Suyudi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi III...

KKP Bekukan Izin KM Maulana 23 usai Viral Dugaan Penganiayaan ABK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KKP Bekukan...

Negara ini Dilanda Wabah Ebola Terbesar, Korban Tewas Tembus 4.000 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Negara ini...

Alasan Kapolri Suyudi Belum Lantik Kapolda Metro Jaya Malam Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Kapolri...

3.069 Huntap Bakal Dibangun di Pidie Jaya, Jadi Prioritas Pemulihan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3.069 Huntap...

Topik Terbaru

Komisi III DPR Berkunjung ke Rumah Kapolri Jenderal Suyudi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi III...

KKP Bekukan Izin KM Maulana 23 usai Viral Dugaan Penganiayaan ABK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KKP Bekukan...

Negara ini Dilanda Wabah Ebola Terbesar, Korban Tewas Tembus 4.000 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Negara ini...

Alasan Kapolri Suyudi Belum Lantik Kapolda Metro Jaya Malam Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Kapolri...

3.069 Huntap Bakal Dibangun di Pidie Jaya, Jadi Prioritas Pemulihan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3.069 Huntap...

Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Touring ke Sirkuit Mandalika

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Lepas...

Warga RI Ramai Kumpul Kebo, Wilayah Ini Paling Banyak – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga RI...

China Mendadak Bangun ‘Hong Kong’ Baru Bernilai Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Mendadak...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories