Sunday, October 4, 2026
18.9 C
Indonesia

Kata-Kata Kepala BPS Sorot Harga Daging Sapi Ngamuk-Ada yang Rp200.000

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kata-Kata Kepala BPS Sorot Harga Daging Sapi Ngamuk-Ada yang Rp200.000 yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap harga daging sapi masih menunjukkan tekanan pada awal Agustus 2026. Bahkan, harga rata-rata nasional daging sapi sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP), dan menyentuh Rp143.737 per kilogram (kg).

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, berdasarkan pemantauan hingga minggu pertama Agustus 2026, harga rata-rata daging sapi secara nasional telah naik dibandingkan bulan sebelumnya.

Dalam paparannya, rata-rata harga daging sapi pada minggu pertama Agustus 2026 mencapai Rp143.737 per kg, naik 0,54% dibandingkan Juli 2026. Harga tersebut sudah melampaui HAP konsumen sebesar Rp140.000 per kg.

“Daging sapi ini perlu mendapatkan perhatian khusus, karena secara nasional rata-rata harga daging sapi pada Minggu pertama Agustus 2026, ini sudah jauh di atas HAP. Bahkan di Minggu pertama bulan Agustus itu per kilogramnya menyentuh Rp143.737 per kg,” kata Amalia dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (10/8/2026).

Kenaikan harga memang tidak terjadi di banyak daerah seperti daging ayam ras. Namun, BPS mencatat terdapat 56 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH daging sapi hingga minggu pertama Agustus 2026, atau sekitar 15,56% dari wilayah yang terpantau.

“Walaupun hanya ada 56 Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan IPH, tetapi secara rata-rata nasional perlu mendapatkan perhatian karena sudah di atas HAP,” ujarnya.




Tangkapan layar dari paparan BPS dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, melalui kanal YouTube Kemendagri, Senin (10/8/2026). (Dok. Kemendagri) Foto: Tangkapan layar dari paparan BPS dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, melalui kanal YouTube Kemendagri, Senin (10/8/2026). (Dok. Kemendagri)

Tekanan harga juga terlihat ekstrem di sejumlah daerah. BPS mencatat harga daging sapi tertinggi mencapai Rp200.000 per kg di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, dan Kabupaten Nabire.

Amalia mengatakan, kondisi harga daging sapi perlu mendapatkan perhatian, terutama karena secara rata-rata nasional harganya sudah berada di atas HAP.

Berdasarkan data BPS, sejumlah kabupaten/kota mencatat harga daging sapi jauh di atas HAP. Kabupaten Melawi menjadi salah satu daerah dengan harga tertinggi, yakni mencapai Rp180.000 per kg. Harga tersebut sekitar 28,57% di atas HAP, meski IPH daging sapi di daerah tersebut masih mengalami kenaikan sebesar 4,68%.

Kemudian Kabupaten Kubu Raya mencatat harga daging sapi Rp165.000 per kg, atau 17,86% di atas HAP, dengan kenaikan IPH sebesar 7,51%.

Kabupaten Kutai Kartanegara juga mencatat harga relatif tinggi, yakni Rp157.333 per kg, atau 12,38% di atas HAP. Sementara Kabupaten Bengkulu Selatan berada di level Rp150.000 per kg, atau 7,14% di atas HAP.

Kabupaten Pacitan mencatat harga Rp149.400 per kg atau 6,71% di atas HAP. Adapun Kota Sungai Penuh berada di Rp149.000 per kg atau 6,43% di atas HAP.

BPS juga mencatat beberapa daerah dengan kenaikan IPH daging sapi, meski harga rata-ratanya masih berada di bawah HAP. Misalnya Kabupaten Lampung Tengah dengan harga Rp140.000 per kg dan kenaikan IPH 9,60%, Kabupaten Simalungun Rp128.000 per kg dengan kenaikan IPH 3,62%, serta Kabupaten Nganjuk Rp131.667 per kg dengan kenaikan IPH 3,51%.

Artinya, tekanan harga daging sapi tidak hanya terlihat dari daerah yang harganya sudah melampaui HAP, tetapi juga dari sejumlah daerah yang mulai mencatat kenaikan IPH.




Tangkapan layar dari paparan BPS dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, melalui kanal YouTube Kemendagri, Senin (10/8/2026). (Dok. Kemendagri)Tangkapan layar dari paparan BPS dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, melalui kanal YouTube Kemendagri, Senin (10/8/2026). (Dok. Kemendagri) Foto: Tangkapan layar dari paparan BPS dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, melalui kanal YouTube Kemendagri, Senin (10/8/2026). (Dok. Kemendagri)

(dce)

Sumber

Sedang Hangat

Negara ini Dilanda Wabah Ebola Terbesar, Korban Tewas Tembus 4.000 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Negara ini...

Alasan Kapolri Suyudi Belum Lantik Kapolda Metro Jaya Malam Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Kapolri...

3.069 Huntap Bakal Dibangun di Pidie Jaya, Jadi Prioritas Pemulihan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3.069 Huntap...

Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Touring ke Sirkuit Mandalika

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Lepas...

Warga RI Ramai Kumpul Kebo, Wilayah Ini Paling Banyak – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga RI...

Topik Terbaru

Negara ini Dilanda Wabah Ebola Terbesar, Korban Tewas Tembus 4.000 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Negara ini...

Alasan Kapolri Suyudi Belum Lantik Kapolda Metro Jaya Malam Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Kapolri...

3.069 Huntap Bakal Dibangun di Pidie Jaya, Jadi Prioritas Pemulihan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3.069 Huntap...

Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Touring ke Sirkuit Mandalika

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Lepas...

Warga RI Ramai Kumpul Kebo, Wilayah Ini Paling Banyak – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga RI...

China Mendadak Bangun ‘Hong Kong’ Baru Bernilai Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Mendadak...

Polri Gelar Pelantikan Pejabat Utama dan Kapolda Malam Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polri Gelar...

Bamsoet Tegaskan Politik Hukum Harus Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bamsoet Tegaskan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories