Wednesday, October 21, 2026
29.9 C
Indonesia

Kadin Soroti Kelas Menengah Tertekan, 33% Warga Tak Tersentuh Bansos

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kadin Soroti Kelas Menengah Tertekan, 33% Warga Tak Tersentuh Bansos yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyoroti tekanan ekonomi yang dihadapi kelompok masyarakat kelas menengah, khususnya penduduk dalam desil empat hingga tujuh.

Pasalnya, kelompok tersebut belum memperoleh bantuan sosial (bansos), sementara pendapatan mereka terus menurun.

Wakil Ketua Bidang Analisis Kebijakan Makro-Mikro Ekonomi Kadin Indonesia Aviliani mengatakan kelompok tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah karena jumlahnya mencapai 33 persen dari penduduk.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kelompok ini berada dalam posisi rentan karena tidak memperoleh bantuan seperti masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga tidak menikmati kondisi ekonomi sebaik kelompok berpenghasilan tinggi.



“Yang harus dipikirkan pemerintah desil yang warna kuning (kelas menengah, desil 4-7). Karena warna kuning ini jumlahnya besar, tapi pendapatannya makin turun. Dia enggak dapat tunjangan apa-apa,” kata Aviliani dalam acara Katadata Outlook Ekonomi 2027 di Lounge Katadata Indonesia, Blok M Plaza, Jakarta, Selasa (20/10).

Ia menjelaskan kelompok masyarakat dalam desil delapan hingga 10 atau kelompok ekonomi atas merupakan penyumbang belanja terbesar, dengan kontribusi sekitar 53 persen.

Kondisi tersebut, menurut Aviliani, membuat pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen masih dapat terasa stabil dari sisi konsumsi, meskipun manfaat pertumbuhan belum dirasakan secara merata.

“Makanya kita enggak terasa tumbuh 5 persen, oke-oke aja kok. Tapi jangan lupa yang menikmati adalah yang biru,” ujarnya.

Sementara itu, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah atau desil satu hingga tiga dinilai masih memperoleh perlindungan melalui program bantuan pemerintah, seperti bantuan langsung tunai (BLT) dan BPJS.

Sebaliknya, kelompok menengah yang pendapatannya tertekan berisiko tidak mendapatkan dukungan yang memadai.

Menurut Aviliani, tekanan ekonomi terhadap kelompok tersebut perlu diantisipasi karena dapat memicu keresahan sosial ketika daya beli masyarakat terus melemah.

“Ini yang biasanya berbahaya. Orang-orang di menengah yang seperti ini biasanya suka demo, yang bikin masalah unrest itu ada di sini,” ujar Aviliani.

Aviliani menilai pemerintah perlu menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan biaya hidup. Selain mengendalikan inflasi, penciptaan lapangan kerja juga perlu diperhatikan agar pertumbuhan kesempatan kerja tidak hanya terjadi di sektor informal.

Ia mencontohkan semakin banyaknya pengemudi ojek daring sebagai salah satu indikasi masyarakat mencari sumber pendapatan ketika kesulitan memperoleh pekerjaan.

“Memang benar penciptaan lapangan kerja nambah, tapi bukan formal, tapi sektor informal. Makanya tukang ojol makin banyak Bapak-Ibu. Kenapa ketika orang enggak bisa kerja, ya jadi tukang ojol,” ujarnya.

(lau/sfr)

Sumber

Sedang Hangat

Alumni UNS Gugat Syarat Bukti Ijazah SMA Capres-Cawapres ke MK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alumni UNS...

Andra Soni Usulkan Dinas PUPR Banten Dipisah Jadi Bina Marga dan SDA

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Andra Soni...

Prancis Masih Membara, Polisi Dikerahkan Besar-Besaran-Ada Jam Malam – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prancis Masih...

AirNav Tegaskan Komitmen Penguatan Layanan Navigasi Penerbangan RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AirNav Tegaskan...

JPPI Minta Pemerintah Kaji Ulang Wacana Tak Naik Kelas di Sekolah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai JPPI Minta...

Topik Terbaru

Alumni UNS Gugat Syarat Bukti Ijazah SMA Capres-Cawapres ke MK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alumni UNS...

Andra Soni Usulkan Dinas PUPR Banten Dipisah Jadi Bina Marga dan SDA

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Andra Soni...

Prancis Masih Membara, Polisi Dikerahkan Besar-Besaran-Ada Jam Malam – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prancis Masih...

AirNav Tegaskan Komitmen Penguatan Layanan Navigasi Penerbangan RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AirNav Tegaskan...

JPPI Minta Pemerintah Kaji Ulang Wacana Tak Naik Kelas di Sekolah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai JPPI Minta...

Puan Soroti Bocah Difabel Tewas Dibully, Minta Perlindungan Anak Dievaluasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Puan Soroti...

MUI Tak Setuju Wajib Halal Ditunda, Ini Alasannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MUI Tak...

Harta Keluarga Kaya Asia Terancam Berantakan, Ini Penyebabnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harta Keluarga...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories