Friday, August 14, 2026
20 C
Indonesia

Drone China Buat AS Kalah Telak di Medan Perang

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Drone China Buat AS Kalah Telak di Medan Perang yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Amerika Serikat (AS) kembali berhadapan dengan China lewat teknologi militer. Beijing disebut berhasil mengalahkan AS dalam dominasi drone.

Jauh sebelumnya, drone yang ditemukan di Ukraina mengungkap komponen dari China mulai dari baterai, motor dan chip. Kemungkinan China juga ikut dalam pertarungan Iran melawan Israel dan AS dalam perang yang pecah beberapa waktu lalu.

Hingga kini memang belum diketahui seberapa besar bantuan China untuk pesawat nirawak yang digunakan Iran. Namun analis pertahanan dan pakar industri mengatakan kendalinya kemungkinan sama dengan yang dilakukan pada perang Rusia dan Ukraina.

“China sudah memenangkan Perang Dunia III karena semua berada di tangannya. Tidak seorang pun mampu mengubah itu dalam waktu dekat, bahkan jangka panjang,” jelas spesialis drone Bulava dengan nama samaran Udav, dikutip dari Wall Street Journal, Minggu (3/5/2026).

Tapi, AS dipastikan tak menyerah begitu saja. Washington menyiapkan cara untuk mematahkan dominasi China dalam industri drone.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth telah menyiapkan program Dominasi Drone bernilai US$1,1 miliar. Tujuan proyek adalah meningkatkan produksi drone dalam negeri dan menurunkan biaya dengan perjanjian membeli lebih banyak dari pemasok AS.

Meski begitu, tak mudah mengalahkan China. Wall Street Journal mencatat China unggul dalam skala produksi dengan harga murah.

Berbeda dengan AS. Qudcopter bernilai lebih dari US$15 ribu atau tiga kali lipat harga drone yang setaran buatan China.

Selain itu, AS perlu menemukan solusi untuk mematahkan dominasi China pada baterai dan motor. Pemerintahan Donald Trump mencoba melakukannya.

AS diketahui memberikan investasi miliaran dolar kepada perusahaan lokal untuk memproduksi mineral, yang penting bagi pembuatan motor dan baterai. Di sisi lain, sejumlah ahli mengingatkan membangun infrastruktur kompleks dengan produksi massal butuh waktu hingga satu dekade atau lebih.

Masalah lainnya tak banyak permintaan drone AS. Klien perusahaan setempat hanya berasal dari militer, sebaliknya DJI yang merupakan raksasa teknologi China bekerja untuk produsen konten, agen real estat, inspektur pabrik hingga departemen kepolisidan dan pemadam kebakaran AS.

Pentagon berupaya untuk merangsang pertumbuhan rantai pasok dengan program Drone Dominance. Yakni menjanjikan membeli 340 ribu drone FPV.

Segala upaya yang dilakukan disebut mantan ahli rantai pasokan di Unit Inovasi Pertahanan Pentagon, Trent Emeneker sudah bergerak ke arah yang benar. Namun dia mengakui cukup lambat.

“Ini sulit karena Anda harus menciptakan kembali industri yang sudah ada, dengan kualitas tinggi dan biaya rendah,” ucapnya.

(fsd/fsd)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Penyelundupan Ekspor Emas Makin Marak, Purbaya Beberkan Penyebabnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penyelundupan Ekspor...

Kasus 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak Kapal MV King Sun Ditahan di Jakarta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus 1,3...

Sekjen Partai Koalisi Kumpul Jelang HUT RI, Momentum Perkuat Gotong Royong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sekjen Partai...

HUT RI ke-81, Pelita Air Tebar Promo Diskon Tiket hingga 45 Persen

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai HUT RI...

Potret Siaga Perang Baru di Asia, Militer Terjun ke Pusat Kota – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Siaga...

Topik Terbaru

Penyelundupan Ekspor Emas Makin Marak, Purbaya Beberkan Penyebabnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penyelundupan Ekspor...

Kasus 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak Kapal MV King Sun Ditahan di Jakarta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus 1,3...

Sekjen Partai Koalisi Kumpul Jelang HUT RI, Momentum Perkuat Gotong Royong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sekjen Partai...

HUT RI ke-81, Pelita Air Tebar Promo Diskon Tiket hingga 45 Persen

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai HUT RI...

Potret Siaga Perang Baru di Asia, Militer Terjun ke Pusat Kota – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Siaga...

Terungkap! Rudal Pencari Panas Iran Buru Air Force One, Trump Ngungsi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Terungkap! Rudal...

Kemensos Siapkan 31 Shelter di Aceh hingga Papua Hadapi Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemensos Siapkan...

Gandeng Dukcapil, Pertamina Perketat Penyaluran Subsidi Elpiji 3 Kg

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gandeng Dukcapil,...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories