Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dino Patti Djalal Bantah Viral ‘Tamu Dubes Singapura’, Bakal Lapor Komdigi yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta –
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal membantah unggahan yang memuat informasi dirinya berkunjung ke Kedutaan Besar (Kedubes) Singapura pekan ini. Dia menilai unggahan itu berisi fitnah yang dibuat oleh tim siluman.
Dalam unggahan viral seperti dilihat detikcom, Sabtu (24/10/2026), sebuah akun menyebut Dino dan peneliti Saiful Muzani berkunjung ke Kedubes Singapura pada hari Minggu. Unggahan itu menyebut Dino dan Saiful menjadi tamu bagi Dubes Singapura.
“Info A001. Hari Minggu, Rumah Dubes Singapur kedatangan tamu bernama Saiful Muzani, Dino Pati Djalal. Apakah ada titipan?” bunyi keterangan di postingan viral tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain informasi tersebut, unggahan itu juga memuat video pagar depan Kedubes Singapura. Unggahan itu juga menyertakan caption ‘Londo ireng is coming’.
Dikonfirmasi detikcom, Dino membantah keras semua narasi di unggahan tersebut. Dia mengatakan ada di Australia pada Minggu (18/10) hingga Selasa (20/10) pekan ini.
“Ini postingan fiktif dari tim siluman. Dia bilang hari Minggu saya ke rumah Dubes Singapura, nampaknya mau menciptakan narasi ada kongkalikong atau apa, faktanya hari Minggu sampai Selasa saya ada di Perth, Australia. Saya lagi diundang untuk bicara dalam konferensi perubahan iklim,” kata Dino.
|
Dino Patti Djalal saat menjadi pembicara di forum perubahan iklim di Australia, 18-20 Oktober 2026 (dok.istimewa)
|
“Saya sudah bertahun-tahun tidak datang ke rumah Dubes Singapura, for some reason saya sudah tidak pernah datang lagi bertahun-tahun,” sambungnya.
Dino juga membantah pernah melakukan pertemuan dengan Saiful Muzani. Dia mengatakan mengenal Saiful, namun tidak pernah bertemu secara langsung.
“Kalau dilihat video yang beredar kan tidak ada foto saya, makanya saya sampaikan ini sebagai tim siluman, ada sutradaranya apalagi kan ini di-posting di beberapa akun. Jadi menurut saya yang buat ini tim siluman yang jahat dengan niat tidak baik,” tutur Dino.
Lebih lanjut Dino mengatakan akan mengambil sejumlah langkah ke depan. Salah satunya ialah melapor kepada Menteri Komdigi Meutya Hafid. Dia mengaku ingin memberikan efek jera kepada para pihak yang kerap menyebarkan berita bohong di media sosial.
“Saya lagi pertimbangkan karena saya mau berikan efek jera, jadi saya akan mempertimbangkan itu. Yang jelas ke Komdigi karena itu masuknya ke sosial medial,” jelas Dino.
“Yang jelas saya nggak mau ini menjadi teknik yang baku untuk mendiskreditkan orang yang punya opini dan ini kan cara-cara yang kotor. Malam ini saya masih berpikir untuk mengajukan secara formal ke Menteri Komdigi agar dia tahu ada hal-hal seperti ini yang dilakukan oleh tim siluman,” sambungnya.
(ygs/lir)



