Thursday, June 18, 2026
20.9 C
Indonesia

Bukan Iran, Drone dari Negara Teluk Ini Serang Pusat Nuklir Arab – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bukan Iran, Drone dari Negara Teluk Ini Serang Pusat Nuklir Arab yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan bahwa negaranya telah menjadi sasaran gelombang serangan pesawat tanpa awak (drone) masif yang diluncurkan dari wilayah Irak dalam 48 jam terakhir.

Angkatan bersenjata negara Teluk tersebut melaporkan salah satu drone bahkan berhasil menembus sistem pertahanan udara dan memicu kebakaran hebat di dekat fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir komersial pertama di dunia Arab.

Mengutip laporan dari Reuters pada Rabu (20/05/2026), Kementerian Pertahanan UEA menyatakan bahwa total ada enam unit drone yang diarahkan ke wilayah mereka, di mana tiga di antaranya secara spesifik membidik Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Barakah. Meskipun militer UEA mengklaim berhasil mengintersepsi lima drone lainnya, satu drone terbukti lolos dari penangkalan dan menghantam sebuah generator listrik yang terletak di luar batas perimeter dalam pembangkit tersebut.

Pascaserangan udara yang menggegerkan tersebut, Otoritas Federal untuk Regulasi Nuklir UEA langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan radiasi secara menyeluruh di sekitar lokasi ledakan. Pihak berwenang memastikan struktur utama reaktor nuklir tidak mengalami kerusakan fatal akibat hantaman proyektil tersebut.

“Pembangkit listrik tetap aman dan tidak ada bahan radioaktif yang terlepas akibat serangan tersebut,” demikian bunyi pernyataan resmi Otoritas Federal untuk Regulasi Nuklir UEA.

Meskipun demikian, insiden ini memicu kekhawatiran global yang sangat mendalam terkait potensi bencana kemanusiaan skala besar, mengingat Irak merupakan markas bagi kelompok-kelompok milisi kuat yang didukung penuh oleh Iran. Menanggapi situasi genting ini, Duta Besar UEA untuk PBB Mohamed Abushahab langsung melayangkan protes keras dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB di New York.

“Ini bukan insiden yang terisolasi. Ini terjadi dalam konteks regional yang lebih luas, di mana serangan lintas batas yang terus-menerus oleh satu negara dan proksinya telah mendorong kawasan ini menuju eskalasi yang meningkat dan konfrontasi yang berbahaya,” tegas Abushahab di hadapan Dewan Keamanan PBB.

Mendengar laporan tersebut, negara-negara sekutu utama Iran seperti Rusia dan China secara mengejutkan berbalik arah dengan melayangkan kritik keras terhadap aktor di balik pemboman fasilitas nuklir tersebut. Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi yang turut hadir dalam pertemuan tersebut juga memperingatkan dampak mengerikan jika reaktor utama sampai mengalami hantaman langsung di masa depan.

“Dalam kasus serangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Barakah, hantaman langsung dapat menghasilkan pelepasan radioaktivitas yang sangat tinggi ke lingkungan,” ujar Grossi memperingatkan.

Grossi menambahkan bahwa skenario hantaman yang melumpuhkan jalur pasokan daya listrik ke pembangkit tersebut dapat meningkatkan kemungkinan melelehnya inti reaktor, yang pada akhirnya memicu bencana radiasi nuklir masif di seluruh kawasan Teluk.

Di sisi lain, eskalasi penggunaan drone dari wilayah udara Irak ini dilaporkan terus meluas hingga mulai mengancam kedaulatan negara tetangga lainnya seperti Arab Saudi dan Kuwait, meskipun perjanjian gencatan senjata formal dalam perang Iran telah berlaku sejak April lalu.

Pemerintah Arab Saudi bahkan mengonfirmasi telah mengintersepsi tiga drone serupa dari Irak pada hari Minggu, sementara pihak militer Irak sendiri berkilah bahwa sistem pertahanan udara mereka sama sekali tidak mendeteksi adanya aktivitas peluncuran drone dari dalam wilayah hukum mereka.

(tps/luc)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Dana Mulai Cair, Tito Minta Rehabilitasi Pascabanjir Sumatra Dikebut

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dana Mulai...

Chandra Hamzah Respons Protes Kubu Pontjo Sutowo Soal Hotel Sultan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Chandra Hamzah...

Bahlil Jamin Tak Mati Lampu Meski PLN Kejar 20 Juta Ton Batu Bara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bahlil Jamin...

Komisi III DPR Gelar Audiensi Bareng Korban Hanania Travel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi III...

Massa Demo di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan dan Diawasi Bersama

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Massa Demo...

Topik Terbaru

Dana Mulai Cair, Tito Minta Rehabilitasi Pascabanjir Sumatra Dikebut

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dana Mulai...

Chandra Hamzah Respons Protes Kubu Pontjo Sutowo Soal Hotel Sultan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Chandra Hamzah...

Bahlil Jamin Tak Mati Lampu Meski PLN Kejar 20 Juta Ton Batu Bara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bahlil Jamin...

Komisi III DPR Gelar Audiensi Bareng Korban Hanania Travel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi III...

Massa Demo di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan dan Diawasi Bersama

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Massa Demo...

Warga Taiwan Tiru Cara Ukraina Belajar Drone, Siap Perangi China?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Taiwan...

Penampakan Luar Dalam Hotel Sultan yang Resmi Diambil Alih Negara – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penampakan Luar...

IHSG Anjlok 1 Persen ke 6.154 Siang Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai IHSG Anjlok...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories