Sunday, July 26, 2026
26 C
Indonesia

Banyak Daerah Rawan Korupsi, Kemendagri Siapkan Strategi ini – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Banyak Daerah Rawan Korupsi, Kemendagri Siapkan Strategi ini yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Kementerian Dalam Negeri berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi bekerja sama dalam rangka pencegahan tindak korupsi di berbagai daerah. Langkah ini khususnya ditujukan untuk mencegah tindak korupsi di berbagai daerah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan terdapat sejumlah titik rawan tindak pidana korupsi. Di antaranya program titipan, pokok pikiran yang tidak selaras, dan proyek tanpa kebutuhan dibuat. Kemudian pengadaan barang dan jasa, dan pergeseran tanpa justifikasi juga menjadi titik rawan korupsi.

Selanjutnya, pengaturan pemenang, pemecahan paket, dan HPS (harga perkiraan sendiri) yang tidak wajar. Kemudian pekerjaan fiktif, pengurangan volume, dan adendum tidak wajar.

Untuk area pembayaran terdapat titik rawan pembayaran yang sebelum pekerjaan selesai dan bukti tidak valid. Lalu untuk area manajemen ASN, terdapat jual beli jabatan dan mutasi berbasis kedekatan. Kemudian mengenai perizinan terdapat suap percepatan, pungutan tidak resmi, dan intervensi tata ruang. Lalu kebocoran pajak dan retribusi, dan manipulasi basis data.

Sedangkan untuk area Barang Milik Daerah, BUMD/BULD, dan hibah, mencakup penguasaan aset oleh pihak lain, pemanfaatan tanpa kontribusi, transaksi afiliasi, intervensi pengurus dan pengadaan, serta penerima tidak valid, kepentingan politik, dan pertanggungjawaban fiktif. Untuk mencegah potensi kerawanan-kerawanan itu, terdapat delapan area yang menjadi perhatian dalam mencegah tindak korupsi.

“Mulai di bidang perencanaan/penganggaran, pengadaan barang jasa, layanan publik, perizinan, pengawasan oleh aparat pengawas internal, pemerintah, (APIP), kemudian juga tata kelola, manajemen ASN, tadi masalah jabatan, pengelolaan barang milik daerah, masalah pajak dan retribusi, gratifikasi,” ungkap Tito dalam konferensi pers bersama pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (24/7/2026).

Di samping itu, terdapat juga beberapa yang menjadi perhatian khusus, yakni pengelolaan layarnya, BMD, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Layanan Umum Daerah, Hibah Bantuan Sosial, POKIR, DPRD, Dana Desa.

Kementerian Dalam Negeri nantinya berkolaborasi dengan KPK untuk memberikan edukasi baik kepada kepala daerah dan wakilnya, ketua DPRD, perwakilan DPRD, sekretaris daerah, dan perangkat-perangkat daerah. Edukasi diberikan di 10 kluster daerah.

“Nanti diikuti oleh 2 atau 3 provinsi, dan diselenggarakannya nanti di kantor gubernur, di kantor dinas, yang provinsi ditetapkan sebagai tuan rumah,” kata Tito.

Menurut Tito, kegiatan ini rencananya dilakukan pada pekan depan atau mulai Agustus. Sementara untuk daerahnya akan diselenggarakan di Jawa Timur dan Bali.

“Kegiatan itu akan difokuskan pada area-area yang tadi rawan korupsi. Kemendagri dan KPK akan menyusun materi, memetakan daerah-daerah, serta risiko-risikonya, menyiapkan juga narasumber, dan merumuskan langkah perbaikan yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah,” pungkas dia.

(rah/rah)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Dapil Neraka Jateng V yang Jadi Sasaran Kaesang di Pileg 2029

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dapil Neraka...

Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini, Termasuk SDN Kebayoran Lama

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pramono Bakal...

Prabowo Bilang Hati PDIP Sama dengan Pemerintah, PKB: Demokrat Sejati

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Bilang...

Serbu! Seskab Spill Deretan Event Besar di RI, Ada Konser Musik hingga MotoGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Serbu! Seskab...

Cerai, Konglomerat Ini Wajib Bayar Rp11 Triliun ke Mantan Istri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cerai, Konglomerat...

Topik Terbaru

Dapil Neraka Jateng V yang Jadi Sasaran Kaesang di Pileg 2029

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dapil Neraka...

Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini, Termasuk SDN Kebayoran Lama

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pramono Bakal...

Prabowo Bilang Hati PDIP Sama dengan Pemerintah, PKB: Demokrat Sejati

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Bilang...

Serbu! Seskab Spill Deretan Event Besar di RI, Ada Konser Musik hingga MotoGP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Serbu! Seskab...

Cerai, Konglomerat Ini Wajib Bayar Rp11 Triliun ke Mantan Istri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cerai, Konglomerat...

Menlu RI Bertemu Menteri Palestina, Dukung Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menlu RI...

Bea Impor LPG dan Suku Cadang Pesawat 0%

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bea Impor...

Jenazah Jubir IKN Troy Pantouw Bakal Tiba di Jakarta Besok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jenazah Jubir...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories