Wednesday, October 7, 2026
19.8 C
Indonesia

Banjir Rusak Ribuan Hektare Lahan Perkebunan di Aceh Timur


Jakarta, —

Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh melaporkan 5.606 hektare (ha) lahan perkebunan di wilayahnya rusak akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra sejak akhir November lalu.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur Murdhani mengungkapkan tingkat kerusakan bervariasi dari sedang hingga berat. Sebagian besar merupakan lahan peremajaan sawit rakyat yang tersebar di berbagai kecamatan.

“Berdasarkan pendataan sementara, lahan peremajaan sawit rakyat mendominasi wilayah terdampak banjir. Total luasan yang mengalami kerusakan cukup besar mencapai 4.510 ha,” ujar Murdhani di Aceh Timur, seperti dikutip Antara, Senin (22/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banjir, sambung Murdhani, menyebabkan genangan cukup lama sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman dan merusak struktur tanah perkebunan.

Di Kecamatan Birem Bayeun, terdapat sekitar 250 ha lahan peremajaan sawit rakyat yang mengalami rusak sedang. Lalu, di Kecamatan Rantau Selamat, kerusakan mencapai 200 ha.

Kerusakan perkebunan di Kecamatan Ranto Peureulak dan Banda Alam masing-masing mencapai 550 ha. Kemudian, kerusakan lahan sawit di Kecamatan Peureulak seluas 450 ha.

Di Kecamatan Peureulak Timur, kerusakan tercatat seluas 150 ha, di Tunong sekitar 375 ha, Julok mencapai 160 ha, dan di Indra Makmu mencapai 750 ha.

Kerusakan lahan sawit rakyat juga terjadi di Kecamatan Pante Bidari mencapai 555 ha dan Peunaron seluas 890 ha.

Banjir juga berdampak pada perkebunan kakao seperti di Kecamatan Pante Bidari seluas 90 ha.

Di Kecamatan Peunaron ada 50 ha lahan kakao rusak berat dan Kecamatan Indra Makmu 40 ha lahan kakao rusak sedang.

“Kerusakan lahan perkebunan ini berpotensi menurunkan produktivitas petani dalam jangka menengah hingga panjang. Selain kerusakan fisik tanaman, banjir juga menyebabkan erosi tanah, rusaknya saluran kebun, serta hilangnya unsur hara yang dibutuhkan tanaman,” terangnya.

Kerusakan tersebut juga berdampak pada pendapatan petani. Karenanya,pemerintah daerah akan mendata lanjutan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyusun langkah pemulihan, termasuk kemungkinan bantuan benih, perbaikan lahan, serta pendampingan teknis bagi petani.

“Kami berkomitmen untuk mendorong percepatan pemulihan sektor perkebunan agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal pascabencana,” pungkasnya.

(sfr)


Sumber

Sedang Hangat

FOTO: Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Penampakan...

Wapres Anak Mantan Presiden Diselidiki, Terkait Dana China-Hong Kong – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wapres Anak...

Momen Menko PMK Sugiono Santap MBG Bareng Siswa SDN di Cibinong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Momen Menko...

PLN dan The Climate Group Teken MoU Kembangkan Produk Energi Hijau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PLN dan...

74.000 Tewas, Konflik Belum Usai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 74.000 Tewas,...

Topik Terbaru

FOTO: Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Penampakan...

Wapres Anak Mantan Presiden Diselidiki, Terkait Dana China-Hong Kong – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wapres Anak...

Momen Menko PMK Sugiono Santap MBG Bareng Siswa SDN di Cibinong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Momen Menko...

PLN dan The Climate Group Teken MoU Kembangkan Produk Energi Hijau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PLN dan...

74.000 Tewas, Konflik Belum Usai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 74.000 Tewas,...

Subsidi Ditambah Rp3 Juta, Jemaah Haji 2027 Wajib Lunasi Rp23 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Subsidi Ditambah...

Ada Subsidi Rp3 Juta, Calon Jemaah Lunasi Biaya Haji Rp23,2 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Subsidi...

AHY Respons Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AHY Respons...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories