Wednesday, June 10, 2026
19.6 C
Indonesia

WHO Ungkap 8 Kasus Hantavirus Andes, Bisa Menular Antar Manusia? – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai WHO Ungkap 8 Kasus Hantavirus Andes, Bisa Menular Antar Manusia? yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan delapan orang yang terinfeksi dalam wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius telah dinyatakan positif terinfeksi virus Andes, satu-satunya jenis virus yang dapat menular antarmanusia.

“Delapan kasus telah dikonfirmasi secara laboratorium terinfeksi virus Andes (ANDV), dua kasus diklasifikasikan sebagai kasus yang kemungkinan terinfeksi, dan satu kasus masih belum pasti serta sedang menjalani tes lanjutan,” kata badan kesehatan PBB tersebut dalam pembaruan terbarunya mengenai wabah tersebut, mengutip AFP, Kamis (14/5/2026).

Tiga orang dari kapal tersebut telah meninggal sejak kapal itu berlayar dari Argentina pada 1 April untuk melakukan pelayaran melintasi Samudra Atlantik. Dua dari korban telah dikonfirmasi terinfeksi virus Andes, dan yang ketiga terdaftar sebagai kasus “kemungkinan”, menurut WHO.

Hantavirus biasanya menyebar melalui urin, feses, dan air liur hewan pengerat yang terinfeksi.

Tidak ada vaksin atau pengobatan khusus untuk penyakit langka ini. Semua kasus yang diketahui dalam wabah saat ini adalah orang-orang yang berada di atas kapal pesiar tersebut.

Kasus yang terdaftar sebagai “belum pasti” adalah seorang penumpang asal Amerika Serikat yang telah dipulangkan ke negaranya, yang “saat ini tidak menunjukkan gejala” dan sedang menjalani tes lanjutan setelah mendapatkan satu hasil positif dan satu hasil negatif, kata WHO.

WHO mempertahankan penilaiannya terhadap risiko kesehatan masyarakat dari wabah ini pada tingkat “sedang” bagi mereka yang berada di kapal dan “rendah” bagi sisa dunia.

Asal mula wabah ini masih belum diketahui. WHO menyatakan bahwa infeksi awal terjadi sebelum pelayaran, karena korban pertama, seorang pria Belanda berusia 70 tahun, mulai menunjukkan gejala pada 6 April, sementara masa inkubasi virus adalah satu hingga enam minggu.

(pgr/pgr)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Usai Sawit, Siap-Siap Kejaksaan Bakal Usut Perusahaan Batu Bara Nakal! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usai Sawit,...

Iran Sandera Ekonomi Dunia, Bola Panas di Tangan Trump – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Iran Sandera...

Ratusan Warga Dievakuasi Akibat Gelombang 11 Meter, Status Darurat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ratusan Warga...

Krisis Makin dalam di Lautan, Ini Bukti Terbarunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Makin...

Topik Terbaru

Usai Sawit, Siap-Siap Kejaksaan Bakal Usut Perusahaan Batu Bara Nakal! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usai Sawit,...

Iran Sandera Ekonomi Dunia, Bola Panas di Tangan Trump – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Iran Sandera...

Ratusan Warga Dievakuasi Akibat Gelombang 11 Meter, Status Darurat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ratusan Warga...

Krisis Makin dalam di Lautan, Ini Bukti Terbarunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Makin...

Memalukan! Donald Trump Kena Tampar Warga Sendiri di Momen Istimewa – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Memalukan! Donald...

Alam Bukan Lahan Kosong! Potret Warga Demo Hutan Mau Jadi Lahan Parkir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alam Bukan...

Purbaya Rancang Defisit APBN 2027 di Level 1,8-2,4% PDB – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Rancang...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories