Sunday, October 4, 2026
19.8 C
Indonesia

Tak Ingin Jadi Bagian Konflik Masa Lalu


Jakarta, —

KH Zulfa Mustofa mengatakan dirinya tak ingin menjadi bagian konflik masa lalu usai resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU menggantikan KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang telah dicopot.

Zulfa ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU berdasarkan rapat Pleno yang diinisiasi Syuriah PBNU di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (9/12) malam.

Dalam konferensi pers jelang tengah malam, Zulfa menyabut bahwa dirinya ingin menjadi solusi bagi masa depan NU.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya juga menyampaikan bahwa saya tidak ingin menjadi bagian konflik masa lalu. Tapi saya ingin menjadi solusi buat jam’iyah ini untuk masa depan,” kata Zulfa dalam pernyataan perdananya usai penetapan.

Dia menyebut jabatannya saat ini merupakan satu kehormatan pada satu sisi, namun sekaligus menjadi amanah yang besar di sisi lain.

Zulfa mengaku bertekad untuk menjalankan roda organisasi NU dalam sisa periode kepengurusan hingga 2026 mendatang.

Keponakan dari eks Rais Aam PBNU yang juga Wapres ke-13 RI Ma’ruf Amin itu menyebut dirinya akan menjalankan tugas yang berat.

Pertama, dia mengaku ingin menormalisasi roda organisasi hingga Muktamar. Dia pun mengajak semua pengurus PBNU dan jemaat NU untuk kembali bersatu.

“Mari kita bersatu kembali di rumah besar kita ini. Karena sudah lama masyarakat warga NU bersedih atas ketidakpastian ini,” katanya.

Zulfa berjanji akan menjalankan sisa kepemimpinan PBNU sebaik-baiknya, seadil-adilnya, seikhlas –ikhlasnya, dan sesantun-santunnya. Menurut dia, Tanfidziyah merupakan santri.

Dia mengaku bukan siapa-siapa, dan hanya santri Rais Aam dan Syuriah PBNU.

“Saya berjanji, saya akan menjalankan amanah ini seadil-adilnya, sebersih-bersihnya, seikhlas-ikhlasnya, dan sesantun-santunnya menjaga keadaban sebagai santri,” ujar Zulfa. 

(thr/kid)


Sumber

Sedang Hangat

Gus Ipul Ajak Ribuan RT/RW di Makassar Jadi Agen Perlinsos

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

KKP Amankan KM Maulana 23 Terkait Dugaan Penganiayaan ABK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KKP Amankan...

BGN Ungkap Modus Pungli Menyasar Dapur MBG – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BGN Ungkap...

Australia Investigasi Co-Pilot yang Serang Pesawat Menuju Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Australia Investigasi...

Bobby Nasution Mantap Pilih Gerindra usai Dipecat PDIP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bobby Nasution...

Topik Terbaru

Gus Ipul Ajak Ribuan RT/RW di Makassar Jadi Agen Perlinsos

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

KKP Amankan KM Maulana 23 Terkait Dugaan Penganiayaan ABK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KKP Amankan...

BGN Ungkap Modus Pungli Menyasar Dapur MBG – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BGN Ungkap...

Australia Investigasi Co-Pilot yang Serang Pesawat Menuju Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Australia Investigasi...

Bobby Nasution Mantap Pilih Gerindra usai Dipecat PDIP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bobby Nasution...

Kualitas Udara di Palembang Level Sangat Berbahaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kualitas Udara...

Tambahan 6 Golongan Gratis Naik Transum di DKI Bakal Berlaku 1 Januari 2027

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tambahan 6...

NTT Resmi Punya Kawasan Konservasi Laut Belu Seluas 12.326 Ha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai NTT Resmi...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories