Friday, October 9, 2026
18.5 C
Indonesia

Mentan Akan Tindak Tegas Dua Produsen Minyak Goreng Pelanggar HET


Jakarta, —

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan temuan pelanggaran Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng yang dilakukan oleh dua produsen menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Saat ini, pemerintah tengah menelusuri terduga pelaku, dan akan menindak tegas.

Mentan Amran menyatakan, dua perusahaan tersebut terindikasi menjual minyak goreng di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Ada dua perusahaan yang kami temukan menaikkan harga di atas HET. Kami minta ditelusuri sampai ke produsennya, sampai ke pabriknya. Ini bukan lagi imbauan, tapi penindakan,” kata Amran di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (22/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amran menjelaskan, minyak goreng yang seharusnya dijual sesuai ketentuan justru dilepas ke pasar dengan harga jauh lebih tinggi. Padahal, pasokan nasional dalam kondisi sangat mencukupi dan Indonesia merupakan salah satu produsen minyak goreng terbesar di dunia.

“Harusnya Rp15.700, tapi dijual Rp18.000. Itu tidak boleh dan tidak ada alasan,” ucapnya.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah telah mengerahkan Satgas Pangan untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dari hilir hingga hulu. Penelusuran difokuskan pada produsen dan pihak yang diduga memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk meraup keuntungan berlebih.

“Yang kami kejar bukan pedagang kecil. Kami fokus ke produsennya dan siapa pun yang memanfaatkan situasi ini,” kata Amran.

Ia menambahkan, apabila terbukti melanggar ketentuan, produsen tersebut akan dikenai sanksi tegas, mulai dari proses pidana hingga pencabutan izin usaha.

Di sisi lain, pemerintah memastikan kondisi pangan nasional aman dan stabil hingga memasuki tahun depan. Stok beras nasional tercatat mencapai 3,53 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah tanpa impor, sementara pasokan minyak goreng, telur, dan ayam berada dalam kondisi normal di tingkat produsen.

“Stok cukup, bahkan lebih dari cukup. Tidak ada alasan menaikkan harga. Negara hadir untuk melindungi masyarakat,” pungkas Amran.

(rea/rir)


Sumber

Sedang Hangat

Sungai Cimanceuri Tercemar, DLHK Tangerang Selidiki 190 Perusahaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sungai Cimanceuri...

Panja RUU Pemilu Bahas E-Accounting, Nyoblos di Bilik tapi Hitung Elektronik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Panja RUU...

Bank Mega Gelar Travel Fair 2026, Tiket Pesawat Diskon Rp6,5 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bank Mega...

Potret Wali Kota Lindungi Siswa yang Demo Tuntut Pendidikan Lebih Baik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Wali...

Cari Sumber Cuan Baru, Fortu Digital Gaet Pengusaha Digital Printing

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cari Sumber...

Topik Terbaru

Sungai Cimanceuri Tercemar, DLHK Tangerang Selidiki 190 Perusahaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sungai Cimanceuri...

Panja RUU Pemilu Bahas E-Accounting, Nyoblos di Bilik tapi Hitung Elektronik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Panja RUU...

Bank Mega Gelar Travel Fair 2026, Tiket Pesawat Diskon Rp6,5 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bank Mega...

Potret Wali Kota Lindungi Siswa yang Demo Tuntut Pendidikan Lebih Baik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Wali...

Cari Sumber Cuan Baru, Fortu Digital Gaet Pengusaha Digital Printing

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cari Sumber...

Billboard di Tel Aviv Serukan Mamdani untuk ‘Pulang ke Gaza’

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Billboard di...

Kebakaran di Penjaringan Jakut, 36 Rumah dan Lapak Hangus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebakaran di...

Trump ‘Ganggu’ Mahasiswa Asing, Kena Rp1,25 M untuk Kerja – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump 'Ganggu'...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories