Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tito Karnavian Tinjau Tanggul Terdampak Banjir Susulan di Pidie Jaya yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, —
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera meninjau sejumlah tanggul sungai yang terdampak banjir susulan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (3/11).
Peninjauan dilakukan di antaranya di tanggul Sungai Krueng Meureudu, Desa Dayah Usen, dan tanggul Sungai Alue Keutapang. Tito juga melihat kondisi lahan sawah yang rusak akibat banjir dan kini telah ditanami jagung di Desa Beuringen.
Tito mengatakan, banjir susulan menjadi salah satu kendala dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera. Sejumlah infrastruktur yang telah diperbaiki kembali terdampak, sementara permukiman yang sebelumnya dibersihkan kembali dipenuhi lumpur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Di daerah Aceh, Sumatera Utara bagian barat, selain bagian timur, Sumatera Barat, itu curah hujan masih tinggi terus. Bahkan di musim kemarau kemarin tetap juga tinggi, sehingga mengakibatkan banjir lagi, banjir lagi,” ujar Tito dalam rilisnya.
Ia menegaskan perlunya pembangunan tanggul dan pengerukan sungai untuk mengurangi risiko banjir. Berdasarkan catatan Satgas, sebanyak 137 sungai di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami sedimentasi akibat bencana November 2025.
“Pengerukan enggak hanya kita serahkan kepada PU (Kementerian Pekerjaan Umum), TNI. Tapi juga di antaranya melalui mekanisme kerja sama dengan pihak ketiga. Enggak apa-apa, win-win solution,” jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Tito juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak banjir.
(asa)




