Wednesday, October 21, 2026
20.4 C
Indonesia

Prabowo Setuju Usulan Luhut, Definisi Korupsi di RI Akan Diubah – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Setuju Usulan Luhut, Definisi Korupsi di RI Akan Diubah yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Presiden Prabowo Subianto menyutujui usulan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dalam kajian definisi korupsi. Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kajian itu mengubah penafsiran definisi korupsi dari menitikberatkan kerugian negara menjadi penyuapan.

“Tadi presiden juga setuju dengan kajian yang dibuat oleh tim dari DEN mengenai definisi korupsi. Karena itu penting untuk supaya masalah penanganan korupsi di Indonesia itu berstandar internasional,” katanya, usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Selasa (20/10/2026).

Luhut mengatakan bahwa definisi korupsi yang dilakukan DEN tidak lagi menitikberatkan pada kerugian negara, melainkan adalah bribery atau penyuapan. Hal itu merujuk pada United Nation Convention Againts Corruption (UNCAC) yang diratifikasi pada 20 tahun lalu.

Perubahan definisi ini penting agar penanganan korupsi di Indonesia dilakukan berdasarkan standar internasional. Sehingga, Danantara bisa mengeluarkan keputusan bisnis tanpa takut terjerat korupsi ada kerugian negara.

“Dimana definisi korupsi di UN Charter sudah diratifikasi oleh Indonesia 20 tahun yang lalu adalah bribery, penyuapan jadi tidak masalah menerapkan masalah kerugian negara dan ini memang memberatkan kepada seperti Danantara untuk membuat bisnis yang tentu setiap bisnis apapun pasti ada risikonya,” kata Luhut.

Luhut menerangkan bahwa dengan perubahan definisi itu, korupsi tidak lagi berbicara mengenai kerugian negara. Adapun selama ini Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mendefinisikan korupsi sebagai kerugian negara,” katanya.

“Jadi tidak bicara mengenai kerugian negara karena Indonesia satu-satunya negara yang menerapkan masalah kerugian negara,” tuturnya.

(emy/wur)

Sumber

Sedang Hangat

Anggota DPR Kritis Usai Diserang, Sengaja Ditabrak Dua Kali – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anggota DPR...

Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Selongsong hingga Sajam Disita

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Tembak...

Golkar Lahir Bukan Hanya untuk Jadikan Ketum Presiden atau Wapres

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Golkar Lahir...

Investasi di 2 Tahun Prabowo Tembus Rp3.923 T, Serap 5,48 Juta Pekerja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Investasi di...

Houthi Serang Kamp Militer Yaman, 53 Orang Dilaporkan Tewas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Houthi Serang...

Topik Terbaru

Anggota DPR Kritis Usai Diserang, Sengaja Ditabrak Dua Kali – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anggota DPR...

Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Selongsong hingga Sajam Disita

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Tembak...

Golkar Lahir Bukan Hanya untuk Jadikan Ketum Presiden atau Wapres

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Golkar Lahir...

Investasi di 2 Tahun Prabowo Tembus Rp3.923 T, Serap 5,48 Juta Pekerja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Investasi di...

Houthi Serang Kamp Militer Yaman, 53 Orang Dilaporkan Tewas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Houthi Serang...

Potret Demo Antipemerintah Kian Panas, Ibu Kota bak Medan Perang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Demo...

Luhut Sebut Indonesia Segera Mulai Hilirisasi Kratom dan Kemenyan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Luhut Sebut...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories