Sunday, October 11, 2026
18.2 C
Indonesia

Adidas Seret White Fox ke Pengadilan soal Desain Empat Garis

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Adidas Seret White Fox ke Pengadilan soal Desain Empat Garis yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Adidas menggugat White Fox Boutique, merek fesyen daring asal Australia, atas pakaian berdesain empat garis. Adidas menilai desain itu mirip secara menyesatkan dengan merek dagang tiga garis miliknya.

Gugatan diajukan ke Pengadilan Federal Australia pada 18 September, dikutip CNN dari laporan afiliasinya di Australia, 7News, Jumat (9/10).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam berkas gugatan yang dilihat 7News, Adidas menyebut telah berulang kali meminta White Fox yang berbasis di Sydney menghentikan penjualan pakaian tersebut sepanjang 2026. Menurut Adidas, semua permintaan itu ditolak.

White Fox berdiri pada 2013 dan populer di kalangan remaja serta anak muda usia 20-an di Australia, Amerika Serikat, dan Inggris. Akun Instagram-nya memiliki lebih dari 2,7 juta pengikut.



Dalam sidang di Sydney, Jumat (9/10), pengacara Adidas, Patrick Flynn, menuding White Fox sudah berbulan-bulan memasang empat garis pada produknya.

Flynn juga mempersoalkan materi promosi White Fox yang kerap memadukan pakaiannya dengan sepatu Adidas asli. Ia menunjukkan foto kampanye seorang influencer yang mengenakan busana White Fox dan sepatu Adidas untuk menggambarkan potensi kebingungan konsumen.

“Ada niat untuk menumpang reputasi kami,” kata Flynn.

Selain soal pelanggaran merek dagang, Adidas menuntut ganti rugi karena menurut pengacaranya, White Fox menciptakan asosiasi di benak konsumen.

White Fox membantah

Pengacara White Fox membantah semua tuduhan. Mereka berargumen label fast fashion lain, seperti Princess Polly, Glassons, dan Shein, juga memakai tampilan empat garis.

“Jelas Adidas punya reputasi,” ujar pengacara White Fox, Ed Heerey, di persidangan.

“Slogan mereka sendiri adalah merek dengan tiga garis. Penekanan pada tiga,” tambahnya.

Menurut catatan pemerintah Australia, Adidas telah memegang merek dagang desain tiga garis di Australia sejak 1957.

Pada 2013, Adidas juga berhasil menggugat Pacific Brands, perusahaan barang konsumsi dan pakaian asal Australia, karena menjual sepatu berdesain empat garis.

Hakim Ian Jackman menjadwalkan sidang perkara ini pada awal 2027.

(fea)

Sumber

Sedang Hangat

Polda Bali Gagalkan Penyelundupan 22 Penyu Hijau di Serangan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda Bali...

Pramono Pastikan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas Bank Jakarta-PAM Jaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pramono Pastikan...

Warga Terjebak Banjir Bandang di Padang, BPBD Terjunkan Tim Evakuasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Terjebak...

Detik-Detik Pendemo Ditangkap-Diseret Paksa Polisi Jelang Demo Besar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Detik-Detik Pendemo...

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Hanya Sampai Jam 9

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Kunjungan...

Topik Terbaru

Polda Bali Gagalkan Penyelundupan 22 Penyu Hijau di Serangan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda Bali...

Pramono Pastikan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas Bank Jakarta-PAM Jaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pramono Pastikan...

Warga Terjebak Banjir Bandang di Padang, BPBD Terjunkan Tim Evakuasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Terjebak...

Detik-Detik Pendemo Ditangkap-Diseret Paksa Polisi Jelang Demo Besar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Detik-Detik Pendemo...

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Hanya Sampai Jam 9

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Kunjungan...

Netflix Bakal PHK 5 Persen Karyawan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Netflix Bakal...

Polisi India Kejar-Tangkap Demonstran, New Delhi Sampai Lockdown – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi India...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories