Wednesday, September 23, 2026
19.3 C
Indonesia

Geramnya Bos Bea Cukai-Tunjuk Langsung Surga Balpres Ilegal Masuk RI – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geramnya Bos Bea Cukai-Tunjuk Langsung Surga Balpres Ilegal Masuk RI yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta,  – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) mengungkapkan penyebab masih banyaknya kasus penyelundupan barang ilegal yang masuk ke Indonesia, terutama yang melewati jalur-jalur penting.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama mengatakan kawasan perairan Selat Malaka dan perbatasan di Kalimantan kerap dijadikan jalur masuk barang impor ilegal karena pengawasan di jalur tersebut masih ada keterbatasan sarana, prasarana, dan jumlah personel penjaga perbatasan.

“Kenapa balpres nggak selesai-selesai? Ini karena pintu masuk barang-barang ilegal itu di Indonesia itu tentu masih banyak yang perlu menjadi atensi, seperti di perairan Selat Malaka, maupun di perbatasan Kalimantan akibat keterbatasan sarana dan prasarana yang ada,” kata Djaka dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bea Cukai, Selasa (22/9/2026).

Selain itu, faktor tingginya permintaan dari masyarakat domestik turut menjadi penyebab masih mudahnya barang-barang terlarang masuk Indonesai. Apalagi, pasar Indonesia cukup menjanjikan bagi pengimpor barang ilegal.

“Kebutuhan ataupun keinginan masyarakat masih ingin menggunakan ataupun memakai balpres ini masih ada, bahkan masih tinggi, sehingga teorinya kita main kucing-kucingan itu selama kebutuhan dari masyarakat ada, itu pasti akan terjadi,” terang Djaka.

Pihaknya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan demi mencegah masuknya barang ilegal maupun barang yang dibatasi ke Indonesia dengan memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada.

“Kita berusaha maksimal untuk melakukan pencegahan terhadap khususnya barang-barang ilegal ataupun barang-barang yang dibatasi ke wilayah Indonesia,” ujar Djaka.

Sebagai informasi, Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang impor ilegal baru-baru ini. Adapun salah satunya yakni impor pakaian bekas.

Sebanyak 1.435 balpres pakaian bekas berhasil disita dari beberapa lokasi. Adapun rincian pakaian bekas tersebut yakni 430 balpres yang masuk melalui perairan Gosong Bunga-Bunga, Serdang Berdagai, Sumatra Utara dengan nilainya mencapai Rp 3,4 miliar.

Kemudian sebanyak 9 kontainer yang berisikan pakaian bekas sebanyak 1.005 balpres senilai Rp 8,04 miliar berhasil disita oleh petugas Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.




Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama saat menyampaikan pemaparan dalam Konferensi Pers Penindakan Impor Ilegal Beras, Garam, dan Balpres di Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (/Tri Susilo) Foto: Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama saat menyampaikan pemaparan dalam Konferensi Pers Penindakan Impor Ilegal Beras, Garam, dan Balpres di Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta, Selasa (22/9/2026). (/Tri Susilo)

(dce)

Sumber

Sedang Hangat

Kasus Influenza A dan ISPA Jatim Naik, Wagub Minta RS Siaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus Influenza...

Tim Penyelam Tembus Kamar KM Virgo yang Tenggelam, Temukan Banyak Jasad

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tim Penyelam...

KKP Sita 1.048 Ton Udang Impor Diduga Tak Sesuai Peruntukan di Jatim

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KKP Sita...

Siap-Siap! Pemilikan Tanah di RI Bakal Diatur Batas Maksimum-Minimum – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siap-Siap! Pemilikan...

Pakar Sebut Perpres Timah Bisa Jadi Landasan Harvey Moeis Cs Ajukan PK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakar Sebut...

Topik Terbaru

Kasus Influenza A dan ISPA Jatim Naik, Wagub Minta RS Siaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus Influenza...

Tim Penyelam Tembus Kamar KM Virgo yang Tenggelam, Temukan Banyak Jasad

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tim Penyelam...

KKP Sita 1.048 Ton Udang Impor Diduga Tak Sesuai Peruntukan di Jatim

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KKP Sita...

Siap-Siap! Pemilikan Tanah di RI Bakal Diatur Batas Maksimum-Minimum – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siap-Siap! Pemilikan...

Pakar Sebut Perpres Timah Bisa Jadi Landasan Harvey Moeis Cs Ajukan PK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pakar Sebut...

Ribuan Warga Hadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi di Mapolres Rokan Hilir

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ribuan Warga...

Pertamina Patra Niaga Gandeng Aparat Cegah Intervensi Pengadaan BBM

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Patra...

Alert! AS & Inggris Tembak Torpedo Mematikan Lewat Drone Laut – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alert! AS...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories