Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Patra Niaga Gandeng Aparat Cegah Intervensi Pengadaan BBM yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, —
PT Pertamina Patra Niaga menggandeng dengan aparat penegak hukum untuk mengantisipasi gangguan dan intervensi pihak tertentu dalam proses pengadaan serta pendistribusian energi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengadaan minyak mentah, BBM, dan LPG berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Untuk mengantisipasi adanya gangguan dan intervensi dari pihak-pihak tertentu dalam proses pengadaan minyak mentah, BBM, LPG, termasuk proses pendistribusiannya, Pertamina Patra Niaga mengambil langkah-langkah strategis dan antisipatif,” kata Roberth dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertamina Patra Niaga, menurut Roberth, terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kepolisian untuk mencegah tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan.
Ia menegaskan Pertamina Patra Niaga menerapkan prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Fairness (TARIF) dalam proses bisnis, baik operasional maupun pengadaan.
“Untuk memastikan tidak adanya pelanggaran code of conduct atau conflict of interest,” ujarnya.
(asa)




