Monday, September 7, 2026
18.9 C
Indonesia

Gubernur Mirza Imbau Masyarakat Lampung Tetap Tenang dan Waspada – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gubernur Mirza Imbau Masyarakat Lampung Tetap Tenang dan Waspada yang sedang hangat diperbincangkan.




Bandar Lampung, – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi resmi sebagai respons atas aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kembali mengalami erupsi.

Dalam monitoring bersama Pangdam XXI Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan para pejabat Kepolisian Daerah Lampung, BMKG, dan sejumlah kepala OPD terkait, Minggu (6/9/2026), Gubernur Mirza mendengarkan update kondisi terkini dari Pusdalops BPBD, BMKG, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup.

Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai terjadi sekitar pukul 24.00 WIB pada Jumat (4/9/2026). Aktivitas tersebut berlanjut pada Sabtu (5/9/2026), sepanjang pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Pada Minggu (6/9/2026) pukul 00.04 WIB, aktivitas erupsi sempat berhenti, namun kembali terpantau pada periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.

Gubernur Mirza mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung karena aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan adanya aktivitas erupsi yang memerlukan pemantauan secara berkelanjutan.

“Yang paling penting masyarakat tetap tenang, tetapi juga waspada. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan memastikan informasi yang diterima masyarakat adalah informasi yang akurat,” ujar Gubernur Mirza seperti dikutip siaran pers Pemprov Lampung.

Dari pemantauan visual, Gunung Anak Krakatau terpantau tertutup kabut dan asap kawah tidak teramati. Kondisi cuaca berawan dengan angin lemah dari arah timur laut dan barat laut. Abu vulkanik terpantau bergerak ke arah barat daya dan sedikit ke arah barat laut, yang dipengaruhi kondisi angin pada periode sebelumnya.

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau dalam radius 3-5 kilometer serta mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya apabila terdapat paparan abu vulkanik. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan juga diimbau menggunakan masker atau pelindung pernapasan.

Selain itu, masyarakat diminta menutup pintu, jendela, ventilasi, maupun celah masuk udara lainnya untuk mengurangi masuknya abu vulkanik ke dalam rumah. Apabila mengalami gangguan kesehatan atau keluhan akibat paparan abu vulkanik, masyarakat diimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik karena pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan menyampaikan perkembangan situasi secara berkala.

“Masyarakat tidak perlu panik. Ikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi,” kata Mirza.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian dalam konteks pemantauan gunung api aktif di Indonesia. Selain Gunung Anak Krakatau, sejumlah gunung api aktif lainnya yang juga menjadi bagian dari pemantauan antara lain Gunung Semeru, Gunung Lewotobi Laki-laki, dan Gunung Sinabung.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui BPBD akan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pembaruan informasi dilakukan secara berkala, termasuk melalui grup informasi pada pukul 18.00 WIB dan Instagram Story @bpbdlampung.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, membatasi aktivitas di kawasan yang berpotensi terdampak abu vulkanik, serta mengikuti perkembangan informasi hanya dari sumber resmi pemerintah dan instansi yang berwenang.

(miq/miq)

Sumber

Sedang Hangat

875 Penumpang Gagal Terbang Gegara Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 875 Penumpang...

SMA-SMK di Banten Berlakukan PJJ 3 Hari Buntut Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai SMA-SMK di...

Taspen dan OJK Luncurkan Bulan Dana Pensiun Indonesia Tiap Juli

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Taspen dan...

Mendagri Imbau Pemda Terdampak Waspadai Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Imbau...

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Water Mist...

Topik Terbaru

875 Penumpang Gagal Terbang Gegara Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 875 Penumpang...

SMA-SMK di Banten Berlakukan PJJ 3 Hari Buntut Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai SMA-SMK di...

Taspen dan OJK Luncurkan Bulan Dana Pensiun Indonesia Tiap Juli

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Taspen dan...

Mendagri Imbau Pemda Terdampak Waspadai Erupsi Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Imbau...

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Water Mist...

Garuda Indonesia Batalkan Semua Rute Penerbangan Jakarta sampai Besok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Garuda Indonesia...

Kejar Pencuri Ikan Lintas Negara, KKP Kerjasama Malaysia Cs – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejar Pencuri...

Antusias Tinggi, LPS Bakal Gelar Lagi Financial Festival Tahun Depan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Antusias Tinggi,...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories