Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menhub Apresiasi Gojek, Berangkatkan 70 Mitra Driver Legend Umrah yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, —
Keberangkatan 70 Mitra Driver Legend Gojek untuk beribadah umrah pada 2 September mendatang mendapatkan apresiasi dari Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi.
Mitra Driver Legend adalah sebutan bagi mitra driver yang bertumbuh dan berkembang bersama Gojek sejak awal perusahaan berdiri pada 2010. Keberangkatan ini merupakan bagian dari Program Apresiasi Mitra (PAM) Gojek.
Secara khusus, apresiasi diberikan atas komitmen Gojek meningkatkan kesejahteraan mitra driver. Hal itu disampaikan Dudy pada kegiatan doa bersama jelang keberangkatan para Mitra Driver Legend, berbarengan dengan peringatan Maulid 2026 pada Jumat (28/8) di Kemang Timur, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami mengapresiasi komitmen Gojek yang menghadirkan Program Apresiasi Mitra dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh para mitra driver dan keluarganya,” kata Dudy.
Ia menilai, program umrah ini memberi dampak nyata bagi mitra driver. Dudy berharap inisiatif serupa dapat jadi inspirasi, agar kesejahteraan mitra driver semakin meningkat.
“Pemerintah sangat mendorong peningkatan kesejahteraan Mitra Driver melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri. Semoga inisiatif seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menghadirkan program serupa, yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan Mitra Driver,” ujarnya.
Kesempatan berangkat ke Tanah Suci ini memiliki makna personal bagi driver dan keluarga. Bambang Raminto, salah satu Mitra Driver Legend yang bergabung sejak 2010 menyatakan syukur atas perjalanan umrah ini.
“Enggak terbayang sih sebenarnya dari awal saya bisa sampai di titik ini ya, kurang lebih kurang 6 hari lagi bisa ke Baitullah ya, rumahnya Allah. Saya gak bisa ngucapin apa-apa selain terima kasih yang sebesar-besarnya,” kata Bambang.
Mitra Driver Legend lain, Maryono, mengungkapkan hal senada. Ia mengaku tak sanggup menahan haru membayangkan akan berada di Tanah Suci dalam beberapa hari ke depan.
“Sampai malam ini pun saya udah terbayang-bayang. Kayaknya udah nyampe sana aja, aduh, di sana itu mau ngapain, minta apa. Saya yang udah terbayang masya Allah, subhanallah, saya umur 50 tahun, mau mimpi aja susah saya mau ke sana. Tapi alhamdulillah dengan adanya Gojek, saya bisa berangkat ke sana,” tutur Maryono.
Tak hanya perjalanan umrah, PAM Gojek telah menghadirkan berbagai manfaat, mulai dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, Bonus Hari Raya (BHR), beasiswa pendidikan anak, perlengkapan sekolah, poin Swadaya, kuota internet, hingga berbagai penghargaan yang mengapresiasi perjalanan dan kontribusi para mitra driver.
(rea/rir)




