Thursday, July 30, 2026
19.5 C
Indonesia

Asia Siaga Perang Baru, Manuver 2 Tetangga Bermusuhan Mulai Memanas – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Asia Siaga Perang Baru, Manuver 2 Tetangga Bermusuhan Mulai Memanas yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Kementerian Pertahanan Taiwan mengumumkan bakal menguji coba pemindahan jalur produksi senjata dan mengalihfungsikan pabrik-pabrik sipil untuk kebutuhan militer dalam latihan perang tahunan bulan depan. Langkah simulasi ini digelar guna memastikan kelangsungan operasi tempur jika pusat-pusat pasokan militer dihantam serangan China.

Mengutip laporan Reuters, Selasa (28/7/2026), simulasi tersebut menjadi bagian dari latihan perang tahunan Han Kuang yang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 14 Agustus mendatang. Latihan ini mengasumsikan skenario di mana China memanfaatkan latihan militer rutin untuk menyembunyikan persiapan invasi penuh, sehingga memaksa angkatan bersenjata Taiwan segera meningkatkan kesiapsiagaan tempur.

“Latihan ini mengasumsikan pasukan China menggunakan latihan militer gabungan tahunan rutin sebagai kedok untuk pelatihan pendaratan skala besar, menyembunyikan rencana menyerang Taiwan sembari menyelesaikan persiapan penyerangan akhir,” jelas Kepala Divisi Operasi Gabungan Kemhan Taiwan, Mayor Jenderal Lu Wen-yuan.

Uji coba ini difokuskan untuk menilai kemampuan Taiwan dalam memencarkan produksi industri pertahanan sembari tetap mempertahankan output komoditas vital militer. Pemerintah Taipei khawatir China akan berupaya melumpuhkan pusat komando, pelabuhan, lokasi logistik, dan fasilitas industri pertahanan pada tahap awal penyerangan.

Secara teknis, latihan ini akan mensimulasikan pemindahan lokasi 202nd Arsenal milik Biro Persenjataan di ibu kota Taipei dalam kondisi darurat perang. Pemerintah juga akan mengerahkan dan mengonsolidasikan pabrik-pabrik sipil yang bertanggung jawab atas perakitan seluruh sistem persenjataan setelah perintah darurat dikeluarkan.

Selain pemindahan industri pertahanan, latihan Han Kuang akan menguji kemampuan Taiwan dalam menjaga jalur pelayaran tetap terbuka serta melindungi pengiriman pasokan barang kritis. Angkatan Laut dan Penjaga Pantai Taiwan akan menggelar latihan gabungan menggunakan pasukan, peralatan, dan amunisi jarak dekat untuk uji coba meriam, serangan pantai, penegakan hukum maritim, hingga pengawalan kargo vital.

Latihan skala besar ini digelar di tengah lonjakan tajam aktivitas kapal penjaga pantai China di sekitar perairan Taiwan. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran di Taipei bahwa Beijing dapat meningkatkan tekanan di lepas pantai Pasifik dan mengancam rute pasokan logistik pulau tersebut.

“Amerika Serikat menghargai kemitraan Taiwan dalam keamanan dan keselamatan maritim, serta mendukung kontribusi bermakna Taiwan dalam isu-isu global termasuk pertukaran penegakan hukum maritim dan kerja sama internasional,” tulis pernyataan resmi American Institute in Taiwan (AIT).

Kedutaan de facto AS di Taiwan tersebut membuat pengungkapan publik yang jarang terjadi mengenai koordinasi antara penjaga pantai AS dan Taiwan. AIT turut mengunggah foto yang memperlihatkan kapal penjaga pantai Taiwan berlayar dalam formasi bersama kapal U.S. Coast Guard Cutter Midgett.

Adapun untuk pertama kalinya dalam sejarah, Taiwan juga akan secara sengaja memperlambat kecepatan internet seluler di seluruh wilayah selama 10 hari masa latihan perang. Langkah eksperimen ini bertujuan untuk menguji bagaimana warga sipil berkomunikasi jika terjadi kelangkaan pita daya (bandwidth) dalam situasi darurat bencana maupun invasi militer China.

Pemerintah Taiwan secara tegas menolak klaim kedaulatan Beijing atas wilayahnya dan menyatakan hanya rakyat Taiwan yang berhak menentukan masa depan mereka. Di sisi lain, China terus mengklaim pulau yang diperintah secara demokratis tersebut sebagai bagian dari wilayah teritorialnya.

(tps/luc)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Waka Komisi III DPR Dorong Polri-KP2MI Ambil Langkah Luar Biasa Berantas TPPO

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Waka Komisi...

Apindo Bidik Industri MRO Jadi Mesin Baru Cetak Lapangan Kerja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Apindo Bidik...

Restitusi Pajak Migas-Non Migas 2025 Melejit, Tembus Rp105,83 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Restitusi Pajak...

Pencurian Pecah Kaca Gasak Rp1,2 M di Jakbar, Total 3 Pelaku Ditangkap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pencurian Pecah...

Jadi, Apakah Kapal Lewat Selat Hormuz Harus Bayar? Ini Update Barunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jadi, Apakah...

Topik Terbaru

Waka Komisi III DPR Dorong Polri-KP2MI Ambil Langkah Luar Biasa Berantas TPPO

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Waka Komisi...

Apindo Bidik Industri MRO Jadi Mesin Baru Cetak Lapangan Kerja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Apindo Bidik...

Restitusi Pajak Migas-Non Migas 2025 Melejit, Tembus Rp105,83 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Restitusi Pajak...

Pencurian Pecah Kaca Gasak Rp1,2 M di Jakbar, Total 3 Pelaku Ditangkap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pencurian Pecah...

Jadi, Apakah Kapal Lewat Selat Hormuz Harus Bayar? Ini Update Barunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jadi, Apakah...

Kata Pramono MRT Bak di Tokyo Usai Bisa Tap In-Tap Out Kartu Kredit

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kata Pramono...

Laba bank bjb Tumbuh 58,8%, Aset Sentuh Rp228,2 Triliun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Laba bank...

Ajukan Eksepsi, Eks Bos PT DSI Minta Buka Seluruh Dokumen Perusahaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ajukan Eksepsi,...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories