Wednesday, August 26, 2026
19 C
Indonesia

Perang Saudara Menggila, Milisi Bantai 18 Polisi & 11 Tentara – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perang Saudara Menggila, Milisi Bantai 18 Polisi & 11 Tentara yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Militer Pakistan mengonfirmasi bahwa kelompok pemberontak bersenjata telah mengeksekusi mati 18 personel kepolisian yang diculik serta membunuh 11 tentara dalam sebuah serangan penyergapan terpisah di wilayah barat daya Pakistan pada Rabu (8/7/2026). Rentetan aksi teror mematikan di provinsi bergejolak tersebut menjadi eskalasi kekerasan terbaru yang menargetkan aparat keamanan serta warga sipil secara agresif.

Mengutip laporan The Associated Press, Kamis (9/7/2026), juru bicara militer Pakistan, Letnan Jenderal Ahmad Sharif Chaudhry, mengumumkan bahwa rentetan serangan berdarah sejak hari Senin telah mendongkrak total angka kematian menjadi 42 orang. Dalam konferensi pers yang ditayangkan televisi nasional, Chaudhry menyatakan bahwa 18 polisi yang tewas tersebut dieksekusi setelah sempat disandera sejak Senin malam ketika puluhan militan menyerbu pos polisi di distrik Ziarat, Balochistan.

Sementara itu, 11 tentara yang gugur pada Rabu tersebut tewas seketika setelah kendaraan militer yang mereka tumpangi dijebak dan ditembaki secara membabi buta oleh kelompok pemberontak di sebuah jalur jalan raya Balochistan. Menanggapi situasi darurat ini, Chaudhry menegaskan bahwa pasukan keamanan Pakistan berhasil meluncurkan operasi balasan kilat dan sukses menembak mati 54 orang anggota pemberontak dalam kurun waktu yang sama.

“Kami akan memburu kalian, kami akan menyakiti kalian,” tegas Chaudhry dalam pernyataannya yang disiarkan secara nasional.

“Kami akan menghadapi setiap teroris, fasilitator mereka, mereka yang menampung mereka, mereka yang memelihara mereka, dan mereka yang menyediakan pangkalan bagi mereka, di mana pun mereka berada,” lanjut Chaudhry menambahkan.

Pihak otoritas menuding dalang di balik pembantaian belasan polisi sandera tersebut adalah kelompok separatis terlarang Tentara Pembebasan Balochistan (BLA), atau yang oleh pemerintah secara resmi dilabeli sebagai kelompok “Fitna al-Khawarij”.

Pakistan juga menuduh bahwa jaringan terorisme ini mendapatkan sokongan dana dan logistik dari pihak intelijen India serta dituding memanfaatkan wilayah perbatasan Afghanistan sebagai basis perlindungan mereka.

Provinsi Balochistan sendiri merupakan wilayah terluas namun paling jarang penduduknya di Pakistan, yang selama puluhan tahun menjadi episentrum konflik separatis dan basis kuat bagi kelompok Taliban Pakistan (TTP).

Gerakan militansi TTP dinilai kian berani melancarkan agresi setelah Taliban Afghanistan kembali berkuasa di Kabul pada 2021, yang memicu militer Pakistan berulang kali meluncurkan serangan udara lintas batas ke dalam teritorial Afghanistan guna menghancurkan kamp persembunyian teroris.

 

(luc/luc)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Merek Besar AS Mulai Redup di China, Nike hingga Ford Tak Selaris Dulu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Merek Besar...

72 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Polri Usut Kebakaran di 9 Wilayah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 72 Orang...

5 Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalimantan, 1 Izin Dibekukan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5 Perusahaan...

Polisi Beber Kronologi Penangkapan Revaldo di Kasus Narkoba

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Beber...

Program Nasional 14 PLTS 100 GWP Dibangun di Enam Provinsi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Program Nasional...

Topik Terbaru

Merek Besar AS Mulai Redup di China, Nike hingga Ford Tak Selaris Dulu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Merek Besar...

72 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Polri Usut Kebakaran di 9 Wilayah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 72 Orang...

5 Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalimantan, 1 Izin Dibekukan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5 Perusahaan...

Polisi Beber Kronologi Penangkapan Revaldo di Kasus Narkoba

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Beber...

Program Nasional 14 PLTS 100 GWP Dibangun di Enam Provinsi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Program Nasional...

Sebut Bencana di Aceh-NTT Cepat Ditangani, Prabowo Sungguh-Sungguh – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sebut Bencana...

Satu PT Jadi Tersangka Karhutla Kalbar, 1 Lagi Dibidik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Satu PT...

Dokumen Warga Hilang Pascagempa, Dukcapil Buka Layanan Gratis

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dokumen Warga...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories