Thursday, October 29, 2026
27.5 C
Indonesia

OJK Wanti-wanti PFII Tak Senggol Dana Nasabah Domestik

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai OJK Wanti-wanti PFII Tak Senggol Dana Nasabah Domestik yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bakal pelaku usaha di Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) untuk tidak menghimpun atau mengelola dana dari masyarakat di luar kawasan atau pasar domestik.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyatakan pembatasan ini mengacu pada praktik PFII terbaik di global agar kehadiran kawasan finansial khusus tersebut tidak menyedot likuiditas nasional.

“Sesuai best practice di berbagai dunia, pelaku usaha di sana tidak bisa menarik atau mengelola dana di Indonesia (domestik). Karena kalau itu dibolehkan, nanti saling makan,” ujar Dian dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi XI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat pada Rabu (8/7).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dian mengkhawatirkan tanpa aturan tegas, dana dari perbankan nasional justru akan bermigrasi ke PFII demi mengejar fasilitas dan insentif perpajakan. Ia menegaskan PFII akan menerapkan prinsip out-in, yakni murni menarik modal asing untuk pembiayaan pembangunan dalam negeri.



“Bukan mengambil dana dari domestik lalu dipindahkan ke sana,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa kawasan ini akan didasari oleh konsep universal banking atau bank universal untuk memfasilitasi layanan satu pintu (one-stop service). Lewat konsep ini, satu entitas bank dapat menjalankan berbagai fungsi jasa keuangan sekaligus tanpa sekat sektor konvensional.

[Gambas:Youtube]

“Bank bisa melakukan commercial bank, investment bank, termasuk asuransi, bahkan kalau nanti ada izin kripto bisa masuk di situ,” papar Dian.

Pendekatan ini diambil demi simplifikasi regulasi agar pelaku usaha tidak perlu mengurus banyak perizinan terpisah untuk setiap produk yang berbeda. Langkah ini juga dipersiapkan untuk mendongkrak sektor keuangan nasional seperti pasar modal dan asuransi yang selama ini dinilai stagnan karena masih sangat bergantung pada perbankan konvensional (bank driven economy).

Mengenai pengawasan, Dian menyebut operasional di PFII akan diatur secara khusus (enclave). OJK menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pemerintah dan DPR terkait opsi pembentukan lembaga pengawas baru atau OJK khusus kawasan tersebut.

“Apakah ini akan jadi OJK khusus atau lembaga tersendiri, kami serahkan kepada pemerintah dan DPR. Tapi yang paling penting, koordinasinya harus tetap berjalan,” pungkas Dian.

(fln/ins)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Bisa Jadi Bencana Ekonomi RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bisa Jadi...

2.000 Lebih Dapur MBG Sudah Ditutup Permanen, Ini Biang Keroknya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2.000 Lebih...

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Suarakan Gagasan Demi Indonesia Emas 2045

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wamendagri Bima...

Bayi Meninggal Usai 10 Hari Tak Dapat Asupan Makan di Bulukumba Sulsel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bayi Meninggal...

Pengumuman The Fed Hari Ini Pilih Tahan Suku Bunga demi Jaga Inflasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pengumuman The...

Topik Terbaru

Bisa Jadi Bencana Ekonomi RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bisa Jadi...

2.000 Lebih Dapur MBG Sudah Ditutup Permanen, Ini Biang Keroknya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2.000 Lebih...

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Suarakan Gagasan Demi Indonesia Emas 2045

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wamendagri Bima...

Bayi Meninggal Usai 10 Hari Tak Dapat Asupan Makan di Bulukumba Sulsel

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bayi Meninggal...

Pengumuman The Fed Hari Ini Pilih Tahan Suku Bunga demi Jaga Inflasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pengumuman The...

Ketua Komisi III DPR Apresiasi Pengamanan Persuasif Polri Saat Aksi Mahasiswa

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketua Komisi...

200 Ribu UMKM Dapat Bantuan Presiden

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 200 Ribu...

Gempa M6,0 di Papua Nugini, Guncangan Terasa Hingga Merauke-Jayapura

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gempa M6,0...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories