Monday, June 29, 2026
19.2 C
Indonesia

Demi Listrik RI Menyala, Bahlil Alihkan Batu Bara Ekspor Buat Domestik – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Demi Listrik RI Menyala, Bahlil Alihkan Batu Bara Ekspor Buat Domestik yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan bahwa pemerintah mengalihkan alokasi batu bara yang sedianya untuk ekspor namun dialihkan untuk domestik. Hal ini demi listrik tetap menyala imbas kurangnya stok batu bara.

Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau ketersediaan stok batu bara agar pasokan listrik kepada masyarakat tidak terganggu. Ia menegaskan pemerintah telah mengalihkan sejumlah muatan kapal pengangkut batu bara agar mengutamakan pemenuhan kebutuhan domestik terlebih dahulu sebelum melakukan pengiriman ke luar negeri.

“Saya katakan bahwa ada beberapa kapal (batu bara) yang harusnya kita ekspor, kita prioritaskan dulu dalam negeri. Itu maksudnya ya,”ujarnya saat ditemui usai Konferensi Pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Sebelumnya, Bahlil sempat mengakui bahwa pemerintah sempat menghentikan ekspor batu bara untuk memastikan pasokan bagi pembangkit listrik PT PLN (Persero) tetap aman.

Langkah itu diambil setelah pasokan batu bara untuk pembangkit mengalami kendala yang menyebabkan sejumlah wilayah di Indonesia sempat mengalami pemadaman listrik bergilir. Adapun penghentian ekspor dilakukan untuk memastikan kebutuhan batu bara dalam negeri melalui skema Domestic Market Obligation (DMO) dapat terpenuhi.

Semula, Bahlil menceritakan bahwa pihaknya melakukan rapat bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BIN Muhammad Herindra, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Tedy Indrajaya dan juga PLN.

“Kita bedah, apa masalah yang sedang terjadi. Karena ini pernah terjadi di tahun 2022 di mana kita melarang ekspor batu bara, saya mempertanyakan ada apa sih ini?” ujar Bahlil beberapa waktu lalu.

Bahlil menjelaskan, kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PT PLN (Persero) maupun swasta mencapai 154 juta ton per tahun. Sementara itu, dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026, alokasi pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri ditetapkan sebesar 180 juta ton.

“Yang sudah menyatakan kesediaannya 160-170 juta ton, dan yang sudah kontrak 134 juta ton, terakhir sudah 141 juta ton artinya 1 Januari sampai Juni dari 154 juta itu tinggal 13 juta ton. Masa batu bara habis di bulan 6, ini ilmu abuleke apalagi, kayanya kita jujur jujur aja, berati ada sesuatu,” terang Bahlil.

Setelah dilakukan pengecekan, Bahlil mengungkapkan bahwa persoalannya terletak pada spesifikasi batu bara. Pembangkit listrik membutuhkan batu bara berkalori menengah dengan nilai di atas 5.000 kkal.

“Ini lah yang dibutuhkan, kalau pemerintah itu tugasnya memberikan DMO, teknisnya ya kamu perusahaan, jangan air udah dileher baru teriak, karena seperti itu maka atas arahan bapak Presiden tidak ingin kejadian lagi, sekarang kan udah jalan normal ini sekarang. Dari beberapa yang harus ekspor keluar kita tahan, kebutuhan dalam negeri dulu,” tegas Bahlil.

Saat ini pemerintah sudah membentuk Tim Pengadaan Energi Primer yang melibatkan BPKP, Irjen ESDM, PLN dan Dirjen Minerba. “Pengadaannya harus transparan dan saya minta aparat penegak hukum awasi supaya jangan kelakuan begini setiap tahun muncul terus,” ungkap Bahlil.

(pgr/pgr)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Detik-Detik Anwar Ibrahim Bertemu Yusril Ihza Mahendra di Malaysia – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Detik-Detik Anwar...

Purbaya Bakal Guyur Lagi Dana Rp381 T ke Bank hingga Desember

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Bakal...

Anak Punk Tewas Ditusuk Temannya di Bekasi, Pelaku Ditangkap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anak Punk...

Golkar Panggil Anggota DPRD TTU yang Diduga Terkait Kematian dr Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Golkar Panggil...

Potret Neraka Bocor Eropa, Ramai Warga Basah-basahan di Tengah Kota – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Neraka...

Topik Terbaru

Detik-Detik Anwar Ibrahim Bertemu Yusril Ihza Mahendra di Malaysia – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Detik-Detik Anwar...

Purbaya Bakal Guyur Lagi Dana Rp381 T ke Bank hingga Desember

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Bakal...

Anak Punk Tewas Ditusuk Temannya di Bekasi, Pelaku Ditangkap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anak Punk...

Golkar Panggil Anggota DPRD TTU yang Diduga Terkait Kematian dr Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Golkar Panggil...

Potret Neraka Bocor Eropa, Ramai Warga Basah-basahan di Tengah Kota – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Neraka...

Penumpang GoCar Bakal Didenda Rp3.000 Jika Cancel, Ini Ketentuannya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penumpang GoCar...

Truk Tabrak Motor di Bekasi, Diduga Terobos Lampu Merah dan Rem Blong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Truk Tabrak...

Ini Kabar Gembira bagi Pekerja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ini Kabar...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories