Friday, August 28, 2026
17.7 C
Indonesia

KPK Dalami Pengumpulan Fee Proyek DJKA, Eks Pejabat Kemenhub Dipanggil – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Dalami Pengumpulan Fee Proyek DJKA, Eks Pejabat Kemenhub Dipanggil yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan praktik pengumpulan fee atau imbalan dari sejumlah proyek di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pendalaman dilakukan saat memeriksa mantan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api sekaligus mantan Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub yakni Danto Restyawan sebagai saksi pada Kamis (25/6/2026).

“Saksi hadir. Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dugaan pengumpulan fee proyek,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (28/6/2026).

Budi menjelaskan, pendalaman tersebut merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan suap dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Dalam perkara ini, KPK menduga terjadi pengondisian pemenang pada sejumlah proyek di lingkungan DJKA yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. “Ada pengumpulan yang dilakukan di DJKA, kemudian didistribusikan melalui perantara dan sebagainya,” katanya.

Menurut Budi, uang yang terkumpul tersebut diduga tidak hanya mengalir kepada pihak-pihak di DJKA, tetapi juga kepada pejabat Kemenhub di luar DJKA hingga anggota DPR RI.

“Bahkan dalam perkara DJKA ini ada juga tersangka dari DPR RI, seperti saudara SDW (Sudewo) yang saat ini sedang berproses di persidangan,” ujarnya.

Kasus ini semula terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah pada 11 April 2023. Instansi tersebut kini bernama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang.

Dalam perkara ini, KPK awalnya menetapkan 10 orang sebagai tersangka terkait dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan 21 tersangka, termasuk anggota Komisi V DPR RI periode 2019-2024 Sudewo. Dari jumlah tersebut, sebagian telah ditahan. Selain itu, dua perusahaan juga telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi.

Perkara tersebut mencakup proyek jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso, pembangunan jalur kereta api di Makassar, empat proyek konstruksi jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan, Cianjur, serta proyek perbaikan perlintasan sebidang di Jawa dan Sumatera.

KPK menduga terjadi pengaturan pemenang proyek melalui rekayasa proses pengadaan, mulai dari tahap administrasi hingga penetapan pemenang tender.

(ven/haa)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Periksa Kepala Kantor Imigrasi Denpasar, KPK Sita Uang Rp6 Miiar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Periksa Kepala...

Pemkab Kebumen Sambut Rencana Karangsambung Jadi Lokasi IUGS-UNESCO 2027

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemkab Kebumen...

Siap Jalan 2027, OJK Pastikan Posisi Kunci Bursa Mineral Sudah Terisi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siap Jalan...

Es Raksasa Jatuh Bikin Gempa M5,2

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Es Raksasa...

Topik Terbaru

Periksa Kepala Kantor Imigrasi Denpasar, KPK Sita Uang Rp6 Miiar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Periksa Kepala...

Pemkab Kebumen Sambut Rencana Karangsambung Jadi Lokasi IUGS-UNESCO 2027

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemkab Kebumen...

Siap Jalan 2027, OJK Pastikan Posisi Kunci Bursa Mineral Sudah Terisi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siap Jalan...

Es Raksasa Jatuh Bikin Gempa M5,2

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Es Raksasa...

Tokoh Dayak Panglima Jilah Tegaskan Ladang Adat Bukan Pemicu Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tokoh Dayak...

Menteri UMKM soal Progres Diskon Biaya Admin Shopee Cs: Tinggal 5%

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menteri UMKM...

Merapat! CT Siap Bagi-Bagi Tips di Educational Class Bank Mega

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Merapat! CT...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories