Saturday, July 4, 2026
28.1 C
Indonesia

200 Ribu Warga Kongo Terusir Imbas Ulah Kelompok Bersenjata


Jakarta,

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan 200.000 warga Kongo terusir dari rumah mereka sendiri, usai kelompok bersenjata yang didukung Rwanda, M23, menguasai Kota Uvira di Provinsi Kivu Selatan.

Dalam laporan PBB disebutkan M25 memaksa masuk Kota Uvira di pada Selasa (9/12). Peristiwa ini membuat warga ramai-ramai terpaksa meninggalkan rumah mereka, demikian dikutip Al Jazeera.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok M23 kembali berperang dengan Pasukan Republik Kongo sejak Senin. Imbas insiden ini, 72 orang dilaporkan tewas.

Sejak perang bergejolak, M23 berhasil merebut beberapa benteng pertahanan termasuk Uvira yang mereka sebut kemenangan besar. Uvira merupakan pangkalan militer dan jadi semacam benteng posisi pemerintah.

Kota tersebut juga jadi lokasi strategis karena berbatasan dengan Burundi, dan tentara Burundi mendukung Kongo selama dua tahun terakhir.

Kontributor Al Jazeera di Kongo, Alain Uaykani, melaporkan Uvira sepi dari tentara nasional.

“Tak ada tentara Kongo yang tampak karena sebagian besar mereka naik perahu kemarin menyeberang ke provinsi Tanganyika,” kata Uaykani.

Dia kemudian bercerita, “Sebagian besar mereka masih dalam perjalanan menuju ke sana.”

Tentara Kongo, kata Uaykani, sempat menjarah kantor gubernur saat meninggalkan Uvira. Salah satu perwira senior militer Kongo membenarkan bahwa tentara melarikan diri dari serangan pemberontak menuju ke selatan.

Pemberontakan ini terjadi usai Presiden Kongo dan Presiden Rwanda yang dianggap penyokong M23 menandatangani kesepakatan gencatan senjata di Washington, Amerika Serikat.

Perjanjian tersebut tak mencakup pemberontak tetapi mewajibkan Rwanda menghentikan dukungan ke kelompok bersenjata.

(isa/dna)


Sumber

Sedang Hangat

Polda Metro Tak Masalah Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi: Kami Siap Hadir

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda Metro...

Anugerah Adinata Syariah, Ajang Prestise Ekonomi Syariah Lintas Sektor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anugerah Adinata...

Usai Beruang Lumpuhkan Kota, Jepang Gelar Simulasi Darurat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usai Beruang...

Satpam hingga Admin Jadi Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Satpam hingga...

China Mendadak Bangun Hong Kong Baru di Dekat RI Bernilai Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Mendadak...

Topik Terbaru

Polda Metro Tak Masalah Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi: Kami Siap Hadir

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda Metro...

Anugerah Adinata Syariah, Ajang Prestise Ekonomi Syariah Lintas Sektor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anugerah Adinata...

Usai Beruang Lumpuhkan Kota, Jepang Gelar Simulasi Darurat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usai Beruang...

Satpam hingga Admin Jadi Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Satpam hingga...

China Mendadak Bangun Hong Kong Baru di Dekat RI Bernilai Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Mendadak...

Buntut Panjang OTT Bupati Kuansing hingga Menhut Raja Juli Buka Suara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Buntut Panjang...

Mana yang Lebih Cocok Saat Ini?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mana yang...

Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru Kekerasan Anak Daycare Little Aresha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Tetapkan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories