Saturday, July 11, 2026
17.6 C
Indonesia

Sumatra Bakal Punya Rel KA dari Lampung Tembus Aceh, Begini Rencananya

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sumatra Bakal Punya Rel KA dari Lampung Tembus Aceh, Begini Rencananya yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – PT Kereta Api Indonesia (Persero) membocorkan rencana besar pengembangan jaringan kereta api di Pulau Sumatra, yang ditargetkan dapat menghubungkan Bandar Lampung hingga Banda Aceh. Proyek tersebut menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk memperkuat konektivitas antardaerah di Sumatra yang saat ini masih terpisah-pisah.

Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin mengatakan, pengembangan jaringan kereta lintas Sumatra menjadi salah satu prioritas jangka panjang perusahaan bersama pemerintah.

“Berdasarkan arahan dari Pak Presiden, itu untuk melakukan pengembangan jaringan di Pulau Sumatra, yaitu bagaimana kita menghubungkan antara Banda Aceh dengan Bandar Lampung,” kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Minggu (14/6/2026).

Adapun saat ini jalur kereta api di Sumatra masih belum tersambung secara utuh, dari ujung utara hingga selatan pulau. Operasional kereta masih berjalan dalam beberapa segmen yang terpisah sehingga belum membentuk satu koridor terintegrasi.

“Kalau kita lihat yang existing sekarang itu hanya sepotong-sepotong dari Bandar Lampung itu sampai Palembang gitu ya. Kemudian dari Bandar Lampung itu sampai Lubuk Linggau. Kemudian dari Medan juga sedikit ya. Dari Padang juga sedikit,” ujarnya.

Berdasarkan roadmap pengembangan yang dipaparkannya, tahap awal akan difokuskan pada penyambungan jalur di wilayah Sumatra bagian utara. Prioritas pertama adalah menghubungkan Banda Aceh dengan Besitang, Sumatra Utara, yang selama ini masih terputus.

“Nah prioritas kita yang pertama itu adalah menghubungkan antara Banda Aceh dengan Besitang, itu totalnya sekitar 478 km. Ini DED (Detail Engineering Design)-nya kita lagi bikin ya,” ungkap Bobby.

Dalam dokumen pengembangan jaringan yang dipaparkannya juga, proyek Banda Aceh-Besitang menjadi bagian dari program reaktivasi jalur mati di Sumatra. Jalur tersebut mencakup lintasan Banda Aceh-Sigli sepanjang sekitar 80 kilometer (km) dan Sigli-Bireuen-Lhokseumawe-Besitang sepanjang kurang lebih 398 km, sehingga total mencapai sekitar 478 km.

Selain Aceh dan Sumatra Utara, KAI juga menyiapkan reaktivasi sejumlah jalur lama di Sumatra Barat. Di antaranya ruas Naras-Sungai Limau, Kayu Tanam-Padang Panjang-Bukittinggi-Limbanang, Muarakalaban-Sawahlunto, Padangpanjang-Batubalik, Batubalik-Solok, hingga Solok-Muarakalaban. Total jalur yang direncanakan direaktivasi di Sumatra Barat mencapai sekitar 248,5 km.

Tak hanya menghidupkan kembali jalur lama, KAI juga memasukkan sejumlah pembangunan jalur baru yang telah tercantum dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS). Beberapa koridor yang direncanakan antara lain Rantau Prapat-Dumai, Duri-Pekanbaru, Pekanbaru-Rengat, Rengat-Jambi, Kertapati-Tarahan-Bakauheni, hingga Lubuklinggau-Bengkulu dengan total panjang sekitar 1.110 km.

Untuk mendukung logistik nasional, KAI juga menyiapkan pengembangan jalur angkutan batu bara Tanjung Enim Baru-Tarahan II. Proyek ini mencakup pembangunan jalur baru dan peningkatan kapasitas lintasan eksisting dengan total panjang sekitar 313 km.

KAI memperkirakan biaya pembangunan jalur kereta api baru di Sumatra mencapai sekitar Rp20 miliar per kilometer untuk jalur tunggal (single track). Sementara untuk mewujudkan jaringan kereta api yang tersambung dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung, kebutuhan investasinya mencapai US$25 miliar atau sekitar Rp350 triliun.

“Kalau totalnya itu (pembangunan jaringan rel) Sumatra, itu bisa sekitar US$20 sampai dengan US$25 miliar atau sekitar Rp350 triliun dari ujung ke ujung,” tutur Bobby.

(wur/wur)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

5.300 Perusahaan Jepang Bangkrut, Rekor Tertinggi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5.300 Perusahaan...

Menlu RI Bertemu Menlu Iran Saat Hadiri Upacara Pemakaman Ali Khamenei

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menlu RI...

Agrinas Palma Perkuat Pengelolaan Perkebunan, Kelola Aset 4,11 Juta Ha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Agrinas Palma...

Pemkab Belum Cabut Status Darurat Pascakebakaran TPA Jatiwaringin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemkab Belum...

Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Putin Tolak...

Topik Terbaru

5.300 Perusahaan Jepang Bangkrut, Rekor Tertinggi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5.300 Perusahaan...

Menlu RI Bertemu Menlu Iran Saat Hadiri Upacara Pemakaman Ali Khamenei

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menlu RI...

Agrinas Palma Perkuat Pengelolaan Perkebunan, Kelola Aset 4,11 Juta Ha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Agrinas Palma...

Pemkab Belum Cabut Status Darurat Pascakebakaran TPA Jatiwaringin

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemkab Belum...

Putin Tolak Nego Damai dengan Ukraina, Rencanakan Eskalasi Besar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Putin Tolak...

TASPEN Salurkan Manfaat JKK & JKM Rp1,08 M ke Keluarga ASN di Riau – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai TASPEN Salurkan...

Tak Akan Aman dari Kami

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Akan...

Pramono Tepati Janji Kampanye, 5 Mobil Klinik Hewan Keliling Resmi Beroperasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pramono Tepati...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories