Sunday, August 23, 2026
24.3 C
Indonesia

Siapa Pemenang Perang Timur Tengah, Amerika atau Iran?

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siapa Pemenang Perang Timur Tengah, Amerika atau Iran? yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Lembaga think tank Center for Strategic and International Studies (CSIS) menilai konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran tidak menghasilkan pemenang mutlak. Meski Washington unggul secara militer, Teheran dinilai mampu mencetak keuntungan strategis di luar medan perang.

Dalam analisisnya, pakar keamanan CSIS Daniel Byman menyebut keberhasilan AS dan Israel terlihat jelas dari sisi taktis. Serangan udara intensif berhasil melemahkan kemampuan militer Iran secara signifikan, termasuk merusak fasilitas produksi senjata, menekan serangan rudal hingga sekitar 90%, serta menargetkan elite militer Teheran.

Namun, capaian tersebut belum cukup untuk memenuhi tujuan besar AS. Termasuk menghentikan program nuklir Iran dan mendorong perubahan rezim.

“Iran memang terpukul, tetapi tidak kalah secara strategis,” tulis Byman dalam analisisnya, dikutip Rabu (8/4/2026).

CSIS menilai strategi Iran sejak awal bukan untuk memenangkan perang secara konvensional, melainkan bertahan dan meningkatkan biaya konflik bagi lawan. Pendekatan ini dinilai berhasil dijalankan Teheran.

Salah satu dampak paling signifikan adalah gangguan di Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga energi global. Kenaikan harga minyak, gas, dan komoditas penting lainnya memberi tekanan besar pada ekonomi global, termasuk sekutu AS.

Di dalam negeri AS sendiri, lonjakan harga energi menjadi beban politik bagi Presiden Donald Trump. Sementara di tingkat global, kondisi ini meningkatkan risiko resesi dan memperburuk persepsi terhadap Washington.

CSIS juga menyoroti dampak jangka panjang terhadap posisi geopolitik AS. Penggunaan amunisi canggih dalam jumlah besar dinilai menguras stok militer, sehingga berpotensi melemahkan kesiapan AS di kawasan lain seperti Eropa dan Asia.

Selain itu, tekanan ekonomi global akibat perang berisiko memicu sentimen anti-AS di berbagai negara. Hal ini dapat menyulitkan Washington dalam membangun koalisi menghadapi rival strategis seperti China dan Rusia.

Meski demikian, Iran juga tidak lepas dari kerugian besar. Kemampuan militernya terdegradasi, jaringan proksinya melemah, dan posisinya di kawasan berpotensi tergerus akibat memburuknya hubungan dengan negara-negara Teluk.

CSIS menyimpulkan bahwa konflik ini menghasilkan paradoks: AS unggul secara militer di medan perang, tetapi Iran berhasil menciptakan tekanan strategis yang luas.

Dengan demikian, menurut CSIS, perang ini bukan soal siapa yang menang atau kalah secara mutlak. Melainkan bagaimana kedua pihak menanggung konsekuensi besar, baik secara militer, ekonomi, maupun geopolitik.

(sef/sef)

Sumber

Sedang Hangat

Api di Taman Nasional Way Kambas Padam, Seluruh Gajah Terpantau Aman

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Api di...

Australia Temukan Kasus Pertama Flu Burung H5N1 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Australia Temukan...

Cuma Hari Ini, Sepeda Listrik Rp3,6 Juta di Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cuma Hari...

Kapal Tanzania Bawa Sabu Cair 2,6 Ton Ditangkap di RI, 10 ABK Ditahan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapal Tanzania...

Pemprov NTB Bakal Bangun Lagi Ratusan Rumah Desa Adat Sade yang Hangus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemprov NTB...

Topik Terbaru

Api di Taman Nasional Way Kambas Padam, Seluruh Gajah Terpantau Aman

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Api di...

Australia Temukan Kasus Pertama Flu Burung H5N1 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Australia Temukan...

Cuma Hari Ini, Sepeda Listrik Rp3,6 Juta di Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cuma Hari...

Kapal Tanzania Bawa Sabu Cair 2,6 Ton Ditangkap di RI, 10 ABK Ditahan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapal Tanzania...

Pemprov NTB Bakal Bangun Lagi Ratusan Rumah Desa Adat Sade yang Hangus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemprov NTB...

Cari Solusi Lain Atasi Macet

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cari Solusi...

BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Anak & Remaja untuk Belajar Kelola Uang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BNI Hadirkan...

Daftar 5 Kebijakan yang Diambil Prabowo Tangani Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar 5...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories