Sunday, October 25, 2026
21 C
Indonesia

Siapa Pemenang Perang Timur Tengah, Amerika atau Iran?

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siapa Pemenang Perang Timur Tengah, Amerika atau Iran? yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Lembaga think tank Center for Strategic and International Studies (CSIS) menilai konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran tidak menghasilkan pemenang mutlak. Meski Washington unggul secara militer, Teheran dinilai mampu mencetak keuntungan strategis di luar medan perang.

Dalam analisisnya, pakar keamanan CSIS Daniel Byman menyebut keberhasilan AS dan Israel terlihat jelas dari sisi taktis. Serangan udara intensif berhasil melemahkan kemampuan militer Iran secara signifikan, termasuk merusak fasilitas produksi senjata, menekan serangan rudal hingga sekitar 90%, serta menargetkan elite militer Teheran.

Namun, capaian tersebut belum cukup untuk memenuhi tujuan besar AS. Termasuk menghentikan program nuklir Iran dan mendorong perubahan rezim.

“Iran memang terpukul, tetapi tidak kalah secara strategis,” tulis Byman dalam analisisnya, dikutip Rabu (8/4/2026).

CSIS menilai strategi Iran sejak awal bukan untuk memenangkan perang secara konvensional, melainkan bertahan dan meningkatkan biaya konflik bagi lawan. Pendekatan ini dinilai berhasil dijalankan Teheran.

Salah satu dampak paling signifikan adalah gangguan di Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga energi global. Kenaikan harga minyak, gas, dan komoditas penting lainnya memberi tekanan besar pada ekonomi global, termasuk sekutu AS.

Di dalam negeri AS sendiri, lonjakan harga energi menjadi beban politik bagi Presiden Donald Trump. Sementara di tingkat global, kondisi ini meningkatkan risiko resesi dan memperburuk persepsi terhadap Washington.

CSIS juga menyoroti dampak jangka panjang terhadap posisi geopolitik AS. Penggunaan amunisi canggih dalam jumlah besar dinilai menguras stok militer, sehingga berpotensi melemahkan kesiapan AS di kawasan lain seperti Eropa dan Asia.

Selain itu, tekanan ekonomi global akibat perang berisiko memicu sentimen anti-AS di berbagai negara. Hal ini dapat menyulitkan Washington dalam membangun koalisi menghadapi rival strategis seperti China dan Rusia.

Meski demikian, Iran juga tidak lepas dari kerugian besar. Kemampuan militernya terdegradasi, jaringan proksinya melemah, dan posisinya di kawasan berpotensi tergerus akibat memburuknya hubungan dengan negara-negara Teluk.

CSIS menyimpulkan bahwa konflik ini menghasilkan paradoks: AS unggul secara militer di medan perang, tetapi Iran berhasil menciptakan tekanan strategis yang luas.

Dengan demikian, menurut CSIS, perang ini bukan soal siapa yang menang atau kalah secara mutlak. Melainkan bagaimana kedua pihak menanggung konsekuensi besar, baik secara militer, ekonomi, maupun geopolitik.

(sef/sef)

Sumber

Sedang Hangat

Kebijakan Pertanian Tunjukkan Hasil, Daya Beli Petani Lampung Melonjak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebijakan Pertanian...

PKS Mau Bahas Polemik Ijazah Gibran di DPR, PDIP Siap Menyambut

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKS Mau...

Menkes Budi Soroti Bahaya Polusi PM2.5 di Palangka Raya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menkes Budi...

Jelang Nataru, Pemerintah Beri Diskon untuk 4 Moda Transportasi Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jelang Nataru,...

Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tingkatkan Ruang Aman bagi Siswa

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Setahun Sekolah...

Topik Terbaru

Kebijakan Pertanian Tunjukkan Hasil, Daya Beli Petani Lampung Melonjak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebijakan Pertanian...

PKS Mau Bahas Polemik Ijazah Gibran di DPR, PDIP Siap Menyambut

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKS Mau...

Menkes Budi Soroti Bahaya Polusi PM2.5 di Palangka Raya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menkes Budi...

Jelang Nataru, Pemerintah Beri Diskon untuk 4 Moda Transportasi Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jelang Nataru,...

Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tingkatkan Ruang Aman bagi Siswa

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Setahun Sekolah...

243 Individu dan 14 Korporasi Jadi Tersangka Biang Kerok Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 243 Individu...

Jangan Lewatkan Promo Transmart Full Day Sale, Sepeda Cuma Rp1 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jangan Lewatkan...

SBY, Menko Polkam hingga Kapolri Hadiri Pemakaman Mantan Panglima TNI Widodo AS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai SBY, Menko...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories