Friday, October 23, 2026
19.4 C
Indonesia

Selama Ini Filosofi Ekonomi RI Tak Sesuai UUD 1945

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Selama Ini Filosofi Ekonomi RI Tak Sesuai UUD 1945 yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan filosofi ekonomi Indonesia selama ini tidak berjalan sesuai dengan Konstitusi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Ia menyatakan bahwa Indonesia harus berani mengoreksi diri dan kembali ke jalan yang benar.

“Selama ini, maaf, kita harus berani koreksi diri selama ini filosofi ekonomi kita tidak sesuai dengan UUD NRI 1945. Saya katakan kita harus berani, sekarang saatnya kita berani katakanlah apa adanya,” kata Prabowo dalam sambutannya di Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah 2026 di JIExpo, Jakarta, Kamis (22/10).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengatakan kekayaan alam Indonesia yang melimpah selama ini hanya dinikmati oleh segelintir orang saja.

Ia menyatakan bahwa elite di Indonesia selama ini juga kurang waspada bahwa kekayaan Indonesia mengalami kebocoran luar biasa.





Prabowo pun mengaku di bawah kepemimpinannya, ia akan membawa Indonesia kembali ke Pasal 33 dan Pasal 34 UUD NRI 1945.

“Sekarang ekonomi selama ini hanya dinikmati oleh kurang dari satu persen di atas,” ujarnya.

Prabowo pun menyatakan sebagai presiden ia akan lebih waspada agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Seluruh pihak, termasuk rakyat Indonesia harus percaya bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar.

Prabowo mengatakan banyak tantangan yang dihadapi Indonesia untuk menjadi negara yang kuat.

Ia menyebut banyak pihak yang enggan melihat Indonesia menjadi negara yang maju, bahkan sejak awal Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya dulu.

“Saya enggak mau sebutlah pihak-pihak mana yang enggak suka, karena Indonesia ingin menjadi sahabat dari semua negara,” ujarnya.

Ia mencontohkan misalnya di kasus kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia belakangan.

Prabowo menyebut ada negara yang mengolok-olok Indonesia buntut karhutla tersebut.

Padahal, perusahaan-perusahaan negara tersebut yang menjadi biang kerok karhutla itu turut beroperasi dan disebut menjadi biang kerok karhutla.

“Kebakaran hutan ternyata ada indikasi-indikasi banyak perusahaan asing yang ikut harus tanggung jawab, dikasih konsesi, sudah belasan tahun, ada yang melanggar tiga sampai empat kali melanggar, ada yang belasan kali, 19 kali melanggar,” ucap dia.

Namun, Prabowo masih enggan menyebut rinci negara yang ia maksud itu. Ia hanya mengatakan pada waktunya nanti akan mengumumkan perusahaan yang ia maksud dalam pernyataannya itu.

(mnf/isn)

Sumber

Sedang Hangat

El Nino Ternyata Bisa Ganggu Penyaluran BBM, Kok Bisa?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai El Nino...

Awas Diam-Diam Dijual! Nyaris 16.000 Pulau di RI Belum Bersertifikat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Awas Diam-Diam...

Polisi Ungkap Jaringan Pencurian Suku Cadang Mesin Kapal di Banten

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Ungkap...

Wacana Dinas PUPR Dipecah, Pemprov Banten Antisipasi Dampak Anggaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wacana Dinas...

Pelabuhan Merak Beroperasi Normal usai Insiden KMP Batumandi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelabuhan Merak...

Topik Terbaru

El Nino Ternyata Bisa Ganggu Penyaluran BBM, Kok Bisa?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai El Nino...

Awas Diam-Diam Dijual! Nyaris 16.000 Pulau di RI Belum Bersertifikat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Awas Diam-Diam...

Polisi Ungkap Jaringan Pencurian Suku Cadang Mesin Kapal di Banten

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Ungkap...

Wacana Dinas PUPR Dipecah, Pemprov Banten Antisipasi Dampak Anggaran

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wacana Dinas...

Pelabuhan Merak Beroperasi Normal usai Insiden KMP Batumandi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelabuhan Merak...

China-Djibouti Sentil Kekuatan Asing soal Konflik Laut Merah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China-Djibouti Sentil...

Gus Ipul Ajak SDM PKH dan Operator Data Se-Jombang Jadi Agen Perlinsos

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories