Tuesday, June 9, 2026
26 C
Indonesia

Perang Saudara Arab Pecah! Ibu Kota Diberondong Mortir-Warga Lari

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perang Saudara Arab Pecah! Ibu Kota Diberondong Mortir-Warga Lari yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Pertempuran sengit meletus antara pasukan pemerintah dan kelompok milisi sekutu oposisi di ibu kota Somalia yaitu Mogadishu. Bentrokan bersenjata ini merusak berbagai fasilitas properti warga. Kejadian mencekam tersebut juga memaksa sebagian warga sipil untuk melarikan diri dari rumah mereka.

Mengutip The Guardian, ketegangan ini dimulai pada Rabu pekan lalu. Para pemimpin oposisi yang bergabung dengan milisi mulai membangun posisi pertahanan. Mereka mendirikan basis militer di wilayah kekuasaan klan mereka di dalam kota.

Jalan Maka al-Mukarama, yang menjadi jalur utama kota, langsung berubah menjadi medan perang. Menjelang matahari terbenam tembakan mortir mulai mendarat di pemukiman padat penduduk.

Serangan mortir juga menghantam pasar Bakara yang merupakan pusat bisnis terbesar di Somalia. Rekaman video di media sosial menunjukkan asap hitam tebal membubung tinggi di atas langit kota.

Krisis politik baru ini dipicu oleh kebijakan Presiden Hassan Sheikh Mohamud pada pertengahan Mei lalu. Mohamud mengumumkan perpanjangan masa jabatannya selama satu tahun ke depan. Padahal masa jabatan presiden seharusnya berakhir pada 15 Mei yang lalu.

Pihak oposisi dan para pemimpin regional langsung menolak keputusan tersebut. Mereka juga berencana menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada hari Kamis.

Mantan Presiden Sharif Sheikh Ahmed menyatakan bahwa pasukan pemerintah telah menargetkan rumah kediamannya. Pemimpin yang berkuasa dari tahun 2009 hingga 2012 ini menuduh pemerintahan Mohamud melakukan tindakan ilegal.

“Pasukan pemerintah mengepung dan menyerang rumah saya. Saya tidak pernah takut dengan serangan agresif mereka dan saya akan melawan balik,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Di tempat terpisah mantan Perdana Menteri Hassan Ali Khaire juga melayangkan tuduhan serius kepada pasukan pemerintah melalui media sosial X. Khaire menuduh tentara menggunakan senjata berat termasuk senjata anti-tank dan pesawat tanpa awak di area padat penduduk.

“Pemerintah telah mengarahkan serangan militer yang gencar dan membabi buta yang bertujuan untuk membunuh saya dan Ahmed,” tuturnya

Adegan kekerasan ini mengingatkan kembali pada bentrokan serupa yang terjadi pada tahun 2021 yang lalu. Saat itu tanggal pemilihan umum terlewati tanpa adanya pemungutan suara yang jelas.

Seorang warga di distrik Howl Wadaag bernama Kowsar Abdi Ibrahim memberikan kesaksian mengenai kengerian pertempuran tersebut.

“Saya belum pernah melihat pertempuran seperti ini dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2021 memang ada pertempuran juga tetapi ini jauh lebih sengit daripada yang diperkirakan siapa pun,” katanya.

Saat pertempuran mereda pada hari Kamis Ibrahim memilih mengungsi bersama neneknya ke distrik tetangga. Ibrahim menambahkan keterangan mengenai situasi pergerakan pasukan militer di lapangan.

“Masih ada pergerakan pasukan. Jadi meskipun suara tembakan berhenti bukan berarti pertempuran telah berakhir.”

Warga lain dari distrik Howl Wadaag bernama Bashir Mohamed juga mengaku telah meninggalkan rumahnya yang berada di zona konflik. Mohamed menceritakan kebingungan warga di medan perang akibat seragam yang sama.

“Anda tidak tahu siapa adalah siapa. Kedua belah pihak sama-sama mengenakan pakaian militer dan kekerasan bisa terjadi kembali kapan saja,” ungkapnya

Somalia sendiri telah mengalami konflik panjang dan pertempuran antar klan tanpa adanya pemerintah pusat yang kuat sejak jatuhnya penguasa otokratis Mohamed Siad Barre pada tahun 1991. Negara anggota Liga Arab ini juga terus berjuang melawan pemberontakan yang dipimpin oleh kelompok al-Shabaab selama hampir dua dekade. Kelompok pemberontak tersebut diketahui memiliki hubungan erat dengan jaringan al-Qaida.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres mengatakan kekerasan terbaru ini telah menimbulkan korban jiwa. Pertempuran juga melukai warga sipil serta merusak infrastruktur penting kota.

“Sekretaris Jenderal sangat mengutuk semua tindakan kekerasan dan hasutan untuk melakukan kekerasan yang dilakukan demi keuntungan politik. Saya mengimbau semua pihak untuk menahan diri secara maksimal. Seluruh kelompok harus melindungi warga sipil dan menyelesaikan perbedaan politik melalui dialog,” imbuhnya.

(tps/tps)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

New York Tiba-Tiba Lockdown, Ada Apa? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai New York...

Prabowo Lantik Said Iqbal & Nanik S. Deyang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Lantik...

Jutaan Ulat Bulu ‘Serang’ Jantung Raksasa Eropa, Warga Mulai Frustasi! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jutaan Ulat...

Denda Rp78 M Dipenuhi, Purbaya Buka Sendiri Segel Toko Tiffany & Co – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Denda Rp78...

Beruang Masuk Kota, 94 Sekolah Terpaksa Tutup Mendadak – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Beruang Masuk...

Topik Terbaru

New York Tiba-Tiba Lockdown, Ada Apa? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai New York...

Prabowo Lantik Said Iqbal & Nanik S. Deyang – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Lantik...

Jutaan Ulat Bulu ‘Serang’ Jantung Raksasa Eropa, Warga Mulai Frustasi! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jutaan Ulat...

Denda Rp78 M Dipenuhi, Purbaya Buka Sendiri Segel Toko Tiffany & Co – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Denda Rp78...

Beruang Masuk Kota, 94 Sekolah Terpaksa Tutup Mendadak – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Beruang Masuk...

Petani Sawit Blak-blakan Sebut Pengusaha Sering Tak Taati Harga TBS – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Petani Sawit...

Potret Prabowo Lantik Bos BGN – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Prabowo...

Harapan Pramono ke STY yang Jadi Pelatih Baru Persija

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harapan Pramono...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories