Wednesday, June 10, 2026
19.8 C
Indonesia

Pakar Hukum TOTO WIDYANTO SH Desak KPK dan Kejati Proaktif Awasi dan Periksa Tender APBD Sumut yang Diduga Sarat KKN

Publikpos.com – MEDAN – Proses tender proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang tengah berjalan melalui sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) menuai sorotan tajam. Dugaan kuat adanya praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) hingga monopoli memicu desakan agar aparat penegak hukum segera mengambil tindakan preventif dan represif.

Pakar dan praktisi hukum di Medan, TOTO WIDYANTO SH dari Kantor Hukum Legal Guardian Lawfirm secara tegas meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara untuk bersikap proaktif dan responsif dalam mengawasi seluruh tahapan pengadaan barang dan jasa yang sedang berlangsung saat ini.

“Aparat penegak hukum, baik KPK maupun Kejati, tidak boleh hanya menunggu laporan masuk. Harus ada pengawasan melekat karena di lapangan santer beredar kabar dugaan monopoli dan praktik ‘jualan proyek’ dengan patokan fee hingga 20 persen,” tegas TOTO WIDYANTO SH

Lebih lanjut, ia menyoroti buruknya tata kelola dan transparansi pada proses tender di LPSE saat ini. Terdapat banyak keluhan dari berbagai penyedia jasa yang merasa dirugikan oleh keputusan Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Pemprovsu.

Menurutnya, banyak perusahaan yang secara administrasi dan teknis benar-benar lulus kualifikasi justru digugurkan secara semena-mena.

“Alasan yang digunakan Pokja untuk menggugurkan peserta tender sering kali sangat mengada-ada dan tidak substansial. Ini menunjukkan indikasi bahwa Pokja dengan sengaja mengesampingkan aturan baku, kode etik, dan peraturan perundang-undangan mengenai pengadaan barang dan jasa demi memenangkan pihak-pihak tertentu yang sudah dikondisikan sejak awal,” ungkapnya.

Praktik kotor ini dinilai sangat mencederai prinsip persaingan usaha yang sehat dan berpotensi besar merugikan keuangan daerah. Apabila pemenang tender ditentukan berdasarkan kesanggupan membayar fee 20 persen, dapat dipastikan kualitas pengerjaan proyek, baik itu konstruksi maupun pengadaan lainnya, akan sangat buruk dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Oleh karena itu, kehadiran instansi pengawas dan penegak hukum di tengah proses tender ini dinilai sangat krusial. Langkah proaktif dari KPK dan Kejati diharapkan mampu memutus mata rantai oknum-oknum yang mencoba merampok uang rakyat melalui modus pengaturan lelang di tubuh Pemprovsu.

sud

Sedang Hangat

Usai Sawit, Siap-Siap Kejaksaan Bakal Usut Perusahaan Batu Bara Nakal! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usai Sawit,...

Iran Sandera Ekonomi Dunia, Bola Panas di Tangan Trump – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Iran Sandera...

Ratusan Warga Dievakuasi Akibat Gelombang 11 Meter, Status Darurat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ratusan Warga...

Krisis Makin dalam di Lautan, Ini Bukti Terbarunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Makin...

Topik Terbaru

Usai Sawit, Siap-Siap Kejaksaan Bakal Usut Perusahaan Batu Bara Nakal! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usai Sawit,...

Iran Sandera Ekonomi Dunia, Bola Panas di Tangan Trump – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Iran Sandera...

Ratusan Warga Dievakuasi Akibat Gelombang 11 Meter, Status Darurat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ratusan Warga...

Krisis Makin dalam di Lautan, Ini Bukti Terbarunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Makin...

Memalukan! Donald Trump Kena Tampar Warga Sendiri di Momen Istimewa – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Memalukan! Donald...

Alam Bukan Lahan Kosong! Potret Warga Demo Hutan Mau Jadi Lahan Parkir – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alam Bukan...

Purbaya Rancang Defisit APBN 2027 di Level 1,8-2,4% PDB – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Rancang...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories