Friday, September 11, 2026
18.2 C
Indonesia

KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total melakukan penggeledahan pada 15 lokasi terkait kasus pemerasan Bupati Pemalang non aktif, Anom Widiyantoro (AWI). Penggeledahan dilakukan pada pekan lalu.

Jubir KPK Budi Prasetyo menyebut penggeledahan berlangsung sejak Raby (5/8) hingga Sabtu (8/8). Lokasi penggeledahan yaitu sepuluh rumah yang berlokasi di Pemalang, dua rumah di Tegal, dua rumah di Pekalongan, serta satu rumah di Semarang.

“Bahwa sejak hari Rabu hingga Sabtu (5-8/8), Penyidik melakukan serangkaian kegiatan penggeledahan di lima belas lokasi rumah para pihak yang diduga terkait dengan perkara dimaksud,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo mengutip detikcom, Minggu (9/8).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyidik KPK dalam penggeledahan tersebut menyita sejumlah dokumen. Ada juga CCTV di pada hotel di Magelang yang disita KPK.





“Penyidik melakukan penyitaan atas beberapa dokumen diantaranya dokumen terkait proyek yang sedang dan akan dilaksanakan di Dinas PUPR Kabupaten Pemalang, serta barang bukti elektronik berupa handphone dan file elektronik,” kata dia.

“Selain itu, Tim Penyidik juga melakukan penyitaan rekaman CCTV di sebuah hotel yang berlokasi di Magelang,” tambahnya.

Diketahui, KPK telah menetapkan Anom sebagai tersangka pemerasan setelah terjaring OTT. KPK menangkap Anom di sebuah hotel di Jakarta.

“Ini rangkaian yang di Jakarta, Bupati yang di hotel itu ya betul itu diamankan di hotel, tapi nanti pihak-pihak yang bersama Bupati ini sedang didalami karena kalau tadi kita sudah sampaikan itu ada 21 orang yang ikut diamankan ya,” kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di KPK, Jakarta, Kamis (30/7).

KPK juga menemukan uang di dalam mobil Anom yang dibawa ke Jakarta. KPK membuka peluang mengembangkan perkara ini ke arah gratifikasi.

“Kami juga menemukan uang-uang lain yang juga ada di mobil yang dibawa Bupati ke Jakarta. Kemudian ada uang yang kita temukan juga di rumah media, rumah pemenangan Bupati pada saat pilkada,” kata dia.

Dalam OTT ini, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp2,7 miliar, yaitu:

-Uang tunai di rumah Mohamad Haris sejumlah Rp300 juta;
-Uang tunai di ‘rumah media’ sejumlah Rp80 juta;
-Buku rekening atas nama Mohamad Haris yang diduga sebagai rekening penampung sejumlah Rp670 juta. Uang tersebut saat ini sudah dicairkan dari rekening Mohamad Haris dan telah diamankan oleh KPK;
-Satu buah koper di dalam mobil milik Anom Widiyantoro yang berisi uang tunai sejumlah Rp451 juta, yang diamankan di Jakarta.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)


Sumber

Sedang Hangat

Mahasiswi Tewas di Hotel Jakbar, Sempat Dicekoki Ekstasi saat Karaoke

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mahasiswi Tewas...

Gara-gara Uang Rp10 M Hilang dari Sofa, Presiden Ini Mau Dimakzulkan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gara-gara Uang...

BI Taksir Penjualan Eceran Menanjak Agustus 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BI Taksir...

Rekaman Kokpit Ungkap Fakta Mengejutkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rekaman Kokpit...

Sering Buat Onar, Tetangga RI Tak Segan Deportasi Massal WN Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sering Buat...

Topik Terbaru

Mahasiswi Tewas di Hotel Jakbar, Sempat Dicekoki Ekstasi saat Karaoke

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mahasiswi Tewas...

Gara-gara Uang Rp10 M Hilang dari Sofa, Presiden Ini Mau Dimakzulkan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gara-gara Uang...

BI Taksir Penjualan Eceran Menanjak Agustus 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BI Taksir...

Rekaman Kokpit Ungkap Fakta Mengejutkan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rekaman Kokpit...

Sering Buat Onar, Tetangga RI Tak Segan Deportasi Massal WN Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sering Buat...

Srikandi Demokrat Dorong Kader Perempuan Kerja Nyata untuk Masyarakat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Srikandi Demokrat...

Jaksa Ungkap Surat Yaqut ke Menteri Saudi soal Kuota Haji Tambahan 50:50

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jaksa Ungkap...

Luhut Targetkan Uji Coba Rekening Bansos Kuartal I 2027

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Luhut Targetkan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories