Saturday, August 22, 2026
25.6 C
Indonesia

Kenapa Susanti Pindah ke Malaysia?


Jakarta,

Serial Upin & Ipin telah meraih popularitas internasional sejak debutnya pada 2007. Serial animasi asal Malaysia ini mengisahkan kehidupan duo bocah botak, baik di rumah dan di sekolah mereka yang bernama Tadika Mesra.

Serial ini juga memperkenalkan Susanti yang merupakan murid asal Indonesia di Tadika Mesra. Susanti menjadi salah satu karakter pendukung yang selalu menjadi sorotan, terutama bagi penggemar di Indonesia.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa alasan Susanti pindah ke Malaysia?

Susanti pertama kali muncul pada musim ketiga dalam episode bertajuk Berpuasa Bersama Kawan baru. Ia datang sebagai murid baru di Tadika Mesra dan langsung menarik perhatian karena berasal dari Indonesia.

Alasan utama Susanti pindah ke Malaysia adalah karena faktor pekerjaan ayahnya. Ayah Susanti merupakan seorang insinyur asal Jakarta yang mendapatkan kontrak kerja di Malaysia, sehingga ia harus memboyong keluarganya dan menyekolahkan Susanti di Tadika Mesra.


Pada Musim 16 dalam episode bertajuk Temanku Susanti, karakter ini sempat diceritakan akan kembali ke Indonesia karena kontrak kerja ayahnya telah berakhir.

Kabar itu sempat membuat Cikgu Melati dan teman-teman di Tadika Mesra merasa sedih setelah Susanti memberikan surat pengunduran diri dari sekolah.

Namun, plot tersebut berakhir bahagia. Ayah Susanti ternyata mendapatkan perpanjangan kontrak kerja, sehingga mereka batal pindah dan Susanti tetap bisa melanjutkan petualangannya bersama Upin, Ipin, dan kawan-kawan di Kampung Durian Runtuh maupun Tadika Mesra.

Secara teknis, kehadiran Susanti bukan tanpa alasan. Dalam buku Bila Atok Ranggi Berbicara karya Haji Burhanuddin Md. Radz (pendiri Les’ Copaque), dijelaskan bahwa Susanti diciptakan sebagai bentuk apresiasi atas populernya Upin & Ipin di Indonesia.

Susanti pertama kali muncul pada musim ketiga Upin & Ipin dalam episode bertajuk Berpuasa Bersama Kawan baru. (dok. Les’ Copaque Production via YouTube)

“Ketika Upin & Ipin semakin populer di Indonesia, Atok (Haji Burhanuddin Md. Radz) ingin menghadirkan karakter anak Indonesia sebagai teman mereka. Namun, Atok ingin karakter tersebut berasal dari keluarga ekspatriat, bukan dari latar belakang Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI),” tulis Haji Burhanuddin Md. Radz dalam bukunya tersebut.

Proses pencarian pengisi suara Susanti sempat mengalami kendala. Tim produksi sempat kesulitan mencari staf asal Indonesia dan hampir menggunakan jasa Kak Su, petugas kebersihan kantor.

Namun, demi menjaga kualitas bagi penggemar Indonesia, akhirnya staf internal dipilih dengan bimbingan pelafalan dari Kak Su. Saat ini, karakter Susanti sudah disuarakan oleh orang Indonesia asli.

Susanti dikenal dengan rambut pendek dengan jepit bunga, mahir teknologi, dan tetap menggunakan bahasa Indonesia yang mudah dimengerti oleh teman-temannya meski tinggal di Malaysia.

(gis/end)


Sumber

Sedang Hangat

Atasi Karhutla, Pemerintah Jalankan 5 Langkah Penting Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Atasi Karhutla,...

Pramono Minta Motif Matel Diduga Gesek Nomor Rangka di GBK Didalami

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pramono Minta...

Akses Mudah ke BNI wondrX 2026, Naik KRL hingga Shuttle Gratis

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Akses Mudah...

Intip Tambang Terbesar Ke-2 Dunia di RI, di Atas Ketinggian 4.000 MDPL

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Intip Tambang...

Menanti Bekal Regulasi PT DSI Awasi 50 Pelabuhan Ekspor RI – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menanti Bekal...

Topik Terbaru

Atasi Karhutla, Pemerintah Jalankan 5 Langkah Penting Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Atasi Karhutla,...

Pramono Minta Motif Matel Diduga Gesek Nomor Rangka di GBK Didalami

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pramono Minta...

Akses Mudah ke BNI wondrX 2026, Naik KRL hingga Shuttle Gratis

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Akses Mudah...

Intip Tambang Terbesar Ke-2 Dunia di RI, di Atas Ketinggian 4.000 MDPL

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Intip Tambang...

Menanti Bekal Regulasi PT DSI Awasi 50 Pelabuhan Ekspor RI – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menanti Bekal...

Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Penanganan Karhutla – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Terbang...

Pemprov DKI Usul Rusun Terintegrasi Sekolah-Pasar-Transportasi Publik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemprov DKI...

Ketua DPD Minta Badan Restorasi Gambut Diperkuat Tangani Karhutla Kalimantan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketua DPD...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories