Friday, October 16, 2026
31.4 C
Indonesia

Karhutla di OKI Sumsel Meluas, Puluhan Hektare Sawah Ludes Terbakar

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di OKI Sumsel Meluas, Puluhan Hektare Sawah Ludes Terbakar yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, semakin parah. Jumlah hotspot melonjak drastis dari 166 titik menjadi 639 titik pada Kamis (15/10).

Tak hanya lahan kosong, puluhan hektar persawahan milik warga di Desa Bubusan, Kecamatan Jejawi, juga ludes dilalap api.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabut asap pekat pun mulai menyelimuti wilayah tersebut hingga menjangkau Kabupaten Ogan Ilir dan Kota Palembang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga berbondong-bondong datang ke lokasi kebakaran untuk memutus rantai api agar tidak semakin meluas.





Sebagian warga terpaksa membabat dan memanen padi yang belum waktunya panen agar tidak ikut hangus.Petugas BPBD OKI, TNI, Polri, serta tim Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Satgas Jejawi bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya, termasuk pompa jinjing.

Warga menyebut api sudah menyala sejak 10 hari lalu. Bermula dari Kecamatan SP Padang, api terus merembet sejauh 10 kilometer hingga ke
Desa Bubusan.

“Kita babat ini untuk mengurangi titik api, untuk nyekat api. Ini sudah lebih dari satu hektar yang terbakar. Titik apinya dari ulu sana, dari Desa Lebak. Sudah tidak terhitung lagi berapa hektare. Ada yang sudah panen, ada yang belum panen. Api sudah sepuluh hari yang lalu, dari kapal batas, mungkin jaraknya sepuluh kilo, api terus geser ke sini,” kata Pasti, warga Desa Bubusan.

Camat Jejawi, Harpen Indarsyah, mengatakan saat ini ada dua desa yang terdampak karhutla.

“Saat ini ada dua desa di Desa Batun Baru 3 titik dan Desa Bubusan 2 titik. Untuk penanganan dua titik di Bubusan itu kita dibantu BPBD kabupaten, Satgas Jejawi, MPA, dibantu kepolisian. Ini sebenarnya bukan lahan gambut, tapi lahan mineral milik petani,” ujar Harpen.

Menurut Harpen, upaya pemadaman terkendala krisis air dan jarak pandang.

“Kami langsung ke lapangan memadamkan api dengan peralatan yang ada, bila ada sumber air kita langsung penyemprotan dengan pompa jinjing. Namun sumber air benar-benar habis, anak sungai kering. Heli water bombing sulit masuk karena jarak pandang terbatas akibat kabut asap,” katanya.

Warga berharap hujan segera turun agar kebakaran bisa teratasi. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan di tengah kemarau panjang.

(hnf/fra)

Sumber

Sedang Hangat

Bahlil Tiba-Tiba Rapat dengan Dasco, Kapolri-Danantara, Ada Apa? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bahlil Tiba-Tiba...

Perkuat Penanganan Karhutla, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perkuat Penanganan...

Asing Bakal Cabut Berjamaah Jika RI Turun ke Standalone Market

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Asing Bakal...

Potret Mencekam Usai Penembakan SD, Empat Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Mencekam...

Amarah Petugas SPBU Meledak Depan Gubernur Bali: Saya Bukan Robot Pak!

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Amarah Petugas...

Topik Terbaru

Bahlil Tiba-Tiba Rapat dengan Dasco, Kapolri-Danantara, Ada Apa? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bahlil Tiba-Tiba...

Perkuat Penanganan Karhutla, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perkuat Penanganan...

Asing Bakal Cabut Berjamaah Jika RI Turun ke Standalone Market

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Asing Bakal...

Potret Mencekam Usai Penembakan SD, Empat Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Mencekam...

Amarah Petugas SPBU Meledak Depan Gubernur Bali: Saya Bukan Robot Pak!

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Amarah Petugas...

Seluruh Sekolah di Sumut Terapkan PJJ hingga 21 Oktober Imbas Asap Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Seluruh Sekolah...

BEI Bakal Minta Klarifikasi MSCI soal Usulan Turunkan Status Bursa RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BEI Bakal...

Infrastruktur Arab Porak Poranda, Senjata Iran Bikin AS Mati Kutu! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Infrastruktur Arab...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories