Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolda DIY Apresiasi Aksi Mahasiswa: Menunjukkan Kedewasaan Berdemokrasi yang sedang hangat diperbincangkan.
Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Irjen Langgeng Purnomo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen mahasiswa. Langgeng menilai mahasiswa menunjukkan komitmen dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kedamaian saat menyampaikan aspirasi.
Dalam keterangan yang diterima, aksi penyampaian aspirasi mahasiswa dilaksanakan pada hari Selasa (20/10). Sikap kooperatif dan kematangan berdemokrasi yang ditunjukkan mahasiswa di lapangan menjadi bukti nyata bahwa gagasan kritis akademis dapat disuarakan dengan kuat tanpa harus mengorbankan ketenteraman publik.
Tak hanya kepada mahasiswa, Kapolda DIY juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Pimpinan dan anggota DPRD DIY, Paguyuban Malioboro, dan seluruh elemen masyarakat Yogyakarta yang telah bersinergi aktif menjaga situasi kamtibmas di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan mahasiswa, yang telah menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Saluran komunikasi yang berjalan sehat antara korlap aksi dan petugas pelayanan di titik-titik krusial kemarin menjadi preseden positif yang sangat kami hargai, Terima kasih juga kepada Pemprov DIY, Pemkot Yogyakarta, DPRD DIY, Paguyuban Malioboro, dan seluruh elemen masyarakat Yogya, atas sinerginya” ujar Irjen Langgeng Purnomo di Mapolda DIY, Kamis (22/10/2026).
|
Foto: Polisi mengawal aksi mahasiswa di Yogyakarta (dok istimewa)
|
Di sisi lain, menyikapi adanya dinamika lapangan, Kapolda DIY mengimbau agar suasana kondusif yang dicontohkan mahasiswa UII, UMY, HMI MPO, forum BEM DIY, dan BEM Nusantara ke depan dapat dijadikan sebagai rujukan bersama bagi seluruh pihak.
“Penyampaian pendapat di muka umum adalah hak konstitusional yang dilindungi oleh undang-undang. Namun, perjuangan aspirasi itu akan berjalan jauh lebih efektif serta mendapat simpati luas dari masyarakat luas jika dilakukan dengan cara-cara yang santun, tertib, dan taat hukum. Mari kita bersama-sama membangun model aksi yang damai dan bermartabat,” tutur Kapolda DIY.
Sebagai wujud akuntabilitas institusi dalam menerapkan prinsip “Polisi Bersama Masyarakat”, Irjen Langgeng menegaskan pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh terkait pola pelayanan serta manajemen taktis di lapangan.
“Langkah evaluasi internal ini adalah komitmen nyata kami untuk terus berbenah secara berkelanjutan. Polda DIY ingin memastikan bahwa pelayanan terhadap ruang aspirasi publik ke depan harus semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap dinamika. Sinergi antara aparat yang mengayomi dan massa aksi yang tertib adalah kunci utama dalam merawat demokrasi kita,” pungkasnya.
Foto: Polisi mengawal aksi mahasiswa di Yogyakarta (dok istimewa) |
Halaman 2 dari 2
(isa/ygs)





